Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Sejumlah Menteri Bergeser KILAT, SUYUDI ARIO SETO MENUJU KURSI KAPOLRI Ziarah Nasional HUT Ke-81 TNI: Merawat Ingatan, Menjaga Semangat Pengabdian MENABUR BUNGA, MENGINGAT SEJARAH: PELAJARAN 30 SEPTEMBER UNTUK GENERASI BANGSA

Home / TNI-POLRI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Ziarah Nasional HUT Ke-81 TNI: Merawat Ingatan, Menjaga Semangat Pengabdian

JAMBI — Di tengah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bhakti, Kota Jambi, Rabu (30/9/2026).

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memimpin Ziarah Nasional yang diikuti prajurit TNI, pegawai negeri sipil, anggota Persit Kartika Chandra Kirana, para veteran, serta sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi.

Kapolda Jambi, Kajati Jambi, Kepala BNN Provinsi Jambi, Kepala Pengadilan Agama Jambi, jajaran Korem 042/Gapu dan Polda Jambi, serta Ketua DPD PEPABRI Provinsi Jambi Kolonel (Purn) Bunadi turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Prosesi diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, doa, dan penghormatan terakhir. Setelah upacara, peserta melakukan tabur bunga di pusara para pahlawan.

Bagi Danrem 042/Gapu, ziarah bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Di tempat para pahlawan dimakamkan, generasi penerus diajak kembali melihat perjalanan bangsa dan mengingat bahwa kemerdekaan serta kedaulatan Indonesia dibangun melalui pengorbanan.

Baca :  Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Komsos di Desa Marga Mulya

“Kita hadir di tempat ini untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mewarisi semangat perjuangan, patriotisme dan pengabdian mereka,” ujar Brigjen Nyamin.

Ia mengingatkan, tugas generasi sekarang adalah meneruskan perjuangan tersebut dengan menjaga keutuhan NKRI dan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

Pesan itu menjadi semakin relevan ketika makna patriotisme tidak hanya ditempatkan dalam konteks peperangan. Pada masa damai, patriotisme dapat diwujudkan melalui disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian terhadap masyarakat, serta kesediaan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok.

Karena itu, mengenang pahlawan seharusnya tidak berhenti pada tabur bunga. Ingatan sejarah perlu diterjemahkan menjadi sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan anjangsana kepada para warakawuri. Rombongan menyerahkan bantuan sembako dan tali asih sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga besar TNI yang selama ini turut menopang perjalanan pengabdian para prajurit.

Baca :  Babinsa Koramil 415-02/Mersam Bagikan Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat HUT RI ke-81

Anjangsana tersebut memiliki makna tersendiri. Pengabdian seorang prajurit tidak berdiri sendiri. Di belakangnya ada keluarga yang ikut menjalani suka duka, termasuk ketika seorang prajurit harus meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas negara.

Karena itu, perhatian kepada warakawuri bukan hanya persoalan bantuan materi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan upaya menjaga ikatan kekeluargaan.

Peringatan HUT ke-81 TNI sendiri diwarnai berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Puspen TNI menyebut rangkaian peringatan tahun ini mencakup kegiatan sosial, olahraga, kesehatan, bakti kepada masyarakat, hingga anjangsana kepada purnawirawan dan warakawuri. Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung 5 Oktober 2026 di Monumen Nasional, Jakarta.

Hal itu menunjukkan bahwa peringatan hari ulang tahun TNI tidak semata-mata berbicara mengenai kekuatan pertahanan. Ada pesan yang lebih luas tentang kedekatan dengan rakyat dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca :  Babinsa Olak Kemang Beri Motivasi Anak-anak Usai Mengaji, Tanamkan Karakter dan Semangat Belajar

Dari makam para pahlawan, pesan itu terasa sederhana tetapi penting: sejarah tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwariskan dalam bentuk nilai.

Generasi sekarang mungkin tidak lagi menghadapi medan perjuangan seperti para pahlawan pada masa lalu. Namun, tantangan bangsa tetap ada dalam bentuk yang berbeda—perpecahan, intoleransi, disinformasi, kepentingan kelompok, hingga melemahnya kepedulian sosial.

Dalam situasi seperti itu, semangat persatuan dan pengabdian justru semakin dibutuhkan.

Ziarah Nasional di TMP Satria Bhakti akhirnya bukan hanya tentang melihat kembali masa lalu. Ia juga menjadi ruang untuk meneguhkan komitmen masa kini dan masa depan: menjaga persatuan, memperkuat sinergi antarkomponen bangsa, serta memastikan pengorbanan para pahlawan tidak berhenti sebagai kenangan. (**)

Sumber: Penrem 042/Gapu

Editor: Firdaus

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Kesdam I/Bukit Barisan Gelar Visitasi Kesehatan di Lima Panti Asuhan Binaan

TNI-POLRI

Babinsa Simpang IV Sipin dan Warga Gotong Royong Siapkan Lokasi KDKMP

TNI-POLRI

Meriah, Warga Tambaksari Gelar Lomba Agustusan dan Pembagian Hadiah

TNI-POLRI

Babinsa Pasar Sambangi Toko Sepatu Jelang Tahun Ajaran Baru, Dukung UMKM di Wilayah Binaan

TNI-POLRI

Koptu Winarno Perkuat Silaturahmi, Warga Desa Suka Makmur Merasa Terbantu

TNI-POLRI

Bukan Sekadar Bangun Desa, Satgas TMMD Juga Bangun Kebersamaan dengan Warga

TNI-POLRI

Babinsa Kelurahan Murni Dampingi Lurah Anjangsana ke Warga yang Tertimpa Musibah

TNI-POLRI

Jelang Idulfitri, Harga Sembako di Jambi Naik, Babinsa Lakukan Pemantauan Pasar