TANJAB BARAT — Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Brigjen TNI Nyamin mengikuti sekaligus menerima paparan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar di Kantor Bupati Tanjab Barat, Rabu (26/8/2026).
Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi dalam menghadapi potensi serta penanganan Karhutla, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Dalam rakor, BPBD Kabupaten Tanjab Barat memaparkan perkembangan situasi Karhutla, kondisi di sejumlah wilayah serta langkah penanganan yang telah dilakukan bersama unsur terkait.
Danrem 042/Gapu menekankan pentingnya keterpaduan langkah seluruh unsur dalam menghadapi Karhutla. Menurutnya, penanganan tidak boleh hanya dilakukan setelah kebakaran terjadi, tetapi harus lebih mengutamakan pencegahan, pemantauan dan deteksi dini.
“Sinergi dan kecepatan dalam merespons setiap potensi Karhutla menjadi kunci. Seluruh unsur harus terus meningkatkan koordinasi, memperkuat pemantauan wilayah dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan titik api,” ujar Brigjen TNI Nyamin.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni dan seluruh unsur terkait. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat, efektif dan terpadu.
Rakor juga membahas berbagai langkah antisipasi untuk mencegah kebakaran meluas, termasuk kesiapan personel, peralatan serta sarana dan prasarana pendukung di lapangan.
Selain kesiapsiagaan aparat, upaya pencegahan melalui edukasi dan pelibatan masyarakat juga dinilai penting. Kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan menjadi salah satu faktor penting dalam menekan potensi Karhutla.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, para PJU Polda Jambi, Kasiops Korem 042/Gapu, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, Sekretaris BPBD Provinsi Jambi serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Melalui rakor tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan dan kecepatan respons dalam menghadapi Karhutla. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah kebakaran meluas sekaligus melindungi masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanjab Barat.
(Penrem 042/Gapu)










