KOTA JAMBI – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kota Baru menggelar Festival Anak Sholeh (FAS) 2026 di Masjid Darussalam, RT 16, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari jenjang PAUD hingga Sekolah Dasar se-Kecamatan Kota Baru ini menjadi bagian dari upaya membina generasi penerus yang berakhlak mulia dan berkarakter luhur.
Festival Anak Sholeh dibuka oleh perwakilan Kecamatan Kota Baru, Desi selaku Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Kota Baru. Hadir pula mewakili Lurah Kenali Asam, Jaya Mardiansyah selaku Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum, Ketua RT 16 dan Ketua RT 03 Kelurahan Kenali Asam, Sekretaris DPD LDII Kota Jambi H. Wahyudi, SE, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Ketua PC LDII Kecamatan Kota Baru, Hanifuddin Budi Satrio, A.Md., mengatakan Festival Anak Sholeh bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang alim-fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
“Festival Anak Sholeh ini bukan sekadar ajang perlombaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar kami dalam menyiapkan generasi penerus yang alim-fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Pembinaan tersebut kami laksanakan dengan menanamkan nilai-nilai Islam yang diformulasikan dalam 29 Karakter Luhur LDII, agar menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembinaan karakter tersebut meliputi nilai-nilai kejujuran, amanah, kerukunan, kekompakan, kerja sama, disiplin, kemandirian, kepedulian sosial, rajin, tekun, hemat, serta berbagai sikap positif lainnya yang diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan.
Menurut Hanifuddin, tujuan utama Festival Anak Sholeh bukanlah mengejar prestasi semata, melainkan menjadi sarana evaluasi terhadap hasil pembinaan yang selama ini telah diberikan kepada generasi penerus.
“Kami tidak mengejar menang atau kalah. Festival ini menjadi evaluasi sejauh mana materi pembinaan telah dipahami anak-anak serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pembinaan generasi penerus,” katanya.
Selain menjadi ajang evaluasi, Festival Anak Sholeh juga menjadi media untuk menumbuhkan rasa percaya diri, sportivitas, serta semangat belajar agama Islam sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak didorong untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antarpeserta.
LDII berharap Festival Anak Sholeh dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam membina generasi penerus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, akhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Sumber: Rosyid










