DPD PEPABRI Jambi Gelar Rakor Persiapan HUT ke-67, Matangkan Rangkaian Kegiatan Danrem 042/Gapu Ikuti Penanaman Serentak Bawang Putih, Perkuat Percepatan Swasembada Nasional SIWO PWI Jambi Gelar PORWADA 2026, Jaring Atlet untuk PORWANAS Lampung Dukung HPN dan Porwanas 2027, Muzani: Hati Saya Masih Wartawan Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla, Perkuat Sinergi Penanganan Kebakaran di Jambi

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:31 WIB

Tapir Masuk Kampung, Nurani Jangan Ikut Tersesat

SRIWIJAYADAILY – Peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung, menjadi tamparan keras bagi upaya pelestarian satwa liar di Indonesia. Seekor tapir yang sempat viral karena berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera seharusnya menjadi prioritas penyelamatan. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Satwa dilindungi itu dikejar, dibunuh, disembelih, dipotong-potong, bahkan dagingnya dibagikan kepada warga dan sebagian dimasak untuk dikonsumsi.

Peristiwa ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian satwa liar. Kehadiran tapir di permukiman bukan berarti satwa itu menjadi ancaman atau boleh diburu. Justru, kemunculannya bisa menjadi pertanda habitat alaminya terganggu atau satwa tersebut tersesat keluar dari kawasan hutan.

Baca :  Babinsa Telanaipura Pastikan Bantuan Beras dan Minyak Tepat Sasaran

Perkembangan terbaru menunjukkan aparat bergerak cepat. Polres Mesuji telah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tapir tersebut. Polisi juga masih memburu dua pelaku lain yang telah ditetapkan sebagai buronan. Dari lokasi kejadian, petugas menyita barang bukti berupa tombak, golok, potongan tubuh tapir, hingga sisa olahan daging yang telah dimasak.

Hasil penyelidikan sementara menyebut motif para pelaku bukan untuk diperjualbelikan, melainkan dikonsumsi bersama. Fakta ini justru semakin memprihatinkan. Di tengah berbagai kampanye konservasi yang terus dilakukan, masih ada anggapan bahwa satwa liar yang masuk ke kampung adalah “rezeki” yang boleh diburu dan dimakan.

Baca :  Babinsa dan Lurah Perkuat Sinergi Lewat Komsos, Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Keamanan Lingkungan

Kasus di Mesuji membuktikan bahwa konservasi tidak cukup hanya mengandalkan aturan. Penegakan hukum memang penting untuk memberikan efek jera, tetapi edukasi kepada masyarakat jauh lebih penting agar kejadian serupa tidak terus berulang. Warga perlu memahami bahwa ketika menemukan satwa liar dilindungi, tindakan yang benar adalah segera melaporkannya kepada BKSDA atau aparat setempat agar satwa dapat dievakuasi dan dikembalikan ke habitatnya.

Baca :  Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Kukuhkan Pencak Silat Militer Wilayah Korem 042/Gapu

Tragedi ini hendaknya menjadi pelajaran bagi semua pihak. Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan hayati yang luar biasa. Namun, kekayaan itu tidak akan bertahan jika kesadaran untuk melindunginya masih kalah oleh kepentingan sesaat.

Pada akhirnya, ukuran kemajuan sebuah bangsa bukan hanya ditentukan oleh pembangunan jalan, gedung, atau pertumbuhan ekonomi. Bangsa yang beradab juga diukur dari bagaimana masyarakatnya memperlakukan makhluk hidup lain dan menjaga warisan alam untuk generasi yang akan datang. Semoga tragedi tapir di Mesuji menjadi yang terakhir, bukan sekadar viral beberapa hari lalu kemudian dilupakan.

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa Kelurahan Mudung Laut Bantu Sulap Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

TNI-POLRI

Sinergi Babinsa dan Pemerintah Desa Rambahan Perkuat Fondasi Kemanunggalan TNI-Rakyat

TNI-POLRI

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Pererat Sinergi dengan Forkopimda Kabupaten Bungo Lewat Silaturahmi Penuh Keakraban

TNI-POLRI

Babinsa Pasar Jambi Sambangi Warga, Perkuat Komsos dan Silaturahmi

TNI-POLRI

Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno Tutup Usia, TNI AD Berduka

TNI-POLRI

Warga Jambi Diimbau Tak Tergiur Janji Lolos Seleksi TNI Lewat Jalur Cepat

TNI-POLRI

Koramil 415-12/Pasar Ajak Warga Bersihkan Bantaran Sungai Batanghari

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Pertemuan Komite SMPN 10 Jambi, Perkuat Sinergi Pendidikan