Pasar Jambi, SRIWIJAYADAILY — Intensitas curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah wilayah Kota Jambi, terutama Kecamatan Pasar Jambi yang berada di kawasan rendah dan dekat aliran sungai.
Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi dini, Babinsa Kelurahan Beringin Koramil 415-12/Pasar, Kodim 0415/Jambi, Sertu Suhardi, melakukan pemantauan langsung di wilayah rawan banjir, Kamis (25/12/2025). Fokus kegiatan berada di Stasiun Pompa Asam, Jalan Sultan Taha RT 18, salah satu titik vital pengendalian aliran air di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan ini, Babinsa berkoordinasi dengan petugas stasiun pompa terkait kondisi ketinggian air Sungai Batanghari. Hasil pengukuran menunjukkan ketinggian air masih berada pada batas aman dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.
“Kami melakukan pemantauan langsung sebagai langkah deteksi dini. Hal ini penting agar apabila terjadi peningkatan debit air, langkah penanganan dapat segera dilakukan dan masyarakat dapat diberikan peringatan lebih awal,” ujar Sertu Suhardi.
Selain pemantauan, Babinsa aktif memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir, khususnya bagi yang bermukim di bantaran sungai. Edukasi terkait kesiapsiagaan dan langkah darurat disampaikan untuk menghindari kepanikan bila terjadi bencana secara tiba-tiba.
Sertu Suhardi menambahkan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan instansi terkait, seperti BPBD dan pemerintah setempat, guna memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung bila situasi darurat terjadi.
“Kesiapsiagaan merupakan kunci utama menghadapi bencana. Dengan pemantauan rutin dan koordinasi yang baik, risiko kerugian maupun korban jiwa dapat diminimalkan,” tegasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI AD yang bertujuan melindungi masyarakat serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Dengan pemantauan dan kesiapsiagaan berkelanjutan, wilayah Kelurahan Beringin diharapkan tetap aman, sehingga masyarakat dapat merasa lebih tenang dan siap menghadapi kemungkinan terburuk akibat cuaca ekstrem. (Pendim Jambi)










