Jambi Selatan, SriwijayaDaily.com – Forum RT barangkali terdengar sederhana, namun di tingkat kelurahan inilah denyut persoalan warga sehari-hari bermula: sampah yang tak terangkut, jalan lingkungan rusak, keamanan malam yang longgar, hingga persoalan bantuan sosial. Karena itu, pelantikan Ketua Forum RT Kecamatan Jambi Selatan, Kamis 27 November 2025, menjadi lebih dari sekadar prosesi administratif. Ia adalah panggung untuk melihat apakah komunikasi akar rumput dan pemerintah masih berjalan apa adanya atau hanya sebatas slogan.
Acara yang digelar di Aula Kantor Camat Jambi Selatan dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan itu menghadirkan Danramil 415-10/Jambi Selatan, Kapten Inf Rilman. Kehadiran unsur TNI ini tidak sekadar memenuhi undangan seremonial, tetapi menjadi penanda bahwa dinamika kewilayahan tidak bisa dilepaskan dari pembinaan teritorial yang bertumpu pada kedekatan dengan masyarakat.
Rilman menegaskan bahwa pelantikan bukan hanya proses serah terima jabatan, melainkan momen penyelarasan langkah. “Kegiatan seperti ini penting sebagai upaya perkenalan dengan ketua forum RT yang baru, sehingga memudahkan koordinasi dalam mendukung tugas-tugas pembinaan teritorial,” ujarnya. Di balik pernyataan itu, tersirat harapan agar forum RT tidak berjalan sebagai organisasi yang hanya aktif ketika rapat, tetapi benar-benar menjadi kanal aspirasi yang hidup.
Camat Jambi Selatan Drs. Darmawansyah, Ketua Forum RT Kota Jambi Datuk A. Hamid Bai, para lurah, dan Ketua LPM Kecamatan turut hadir. Namun sorotan publik tetap tertuju pada efektivitas forum ini nantinya: apakah mampu menjadi penyambung suara warga atau justru kembali terjebak dalam birokrasi yang kaku.
Dorongan semangat diberikan kepada ketua forum RT yang baru agar bekerja bukan sekadar menjalankan protokol, tetapi menghadirkan inovasi, menggerakkan kolaborasi antar-RT, dan berani menyelesaikan persoalan masyarakat tanpa menunggu perintah dari atas.
Di penutup kegiatan, Danramil kembali menekankan pentingnya membangun komunikasi yang solid. “Kami berharap setiap RT bisa saling mendukung dan membangun sinergi dengan pemerintah agar program-program masyarakat berjalan lancar dan tepat sasaran,” katanya. Pesan yang sederhana tetapi merangkum satu kritik halus: koordinasi hanya akan berarti jika seluruh elemen benar-benar bekerja, bukan sekadar hadir dalam acara pelantikan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan Forum RT sebagai ujung tombak pembangunan di Kecamatan Jambi Selatan. Yang menjadi pertanyaan: seberapa cepat forum ini mampu bergerak sebelum momentum pelantikan kembali tenggelam dalam rutinitas harian.**










