SRIWIJAYADAILY.COM – Suasana ceria tampak di halaman SMP Negeri 5 Natar, Desa Candimas, Kecamatan Natar, Jumat (26/9/2025) pagi. Para siswa berbaris rapi sambil menunggu giliran menerima paket makanan bergizi. Wajah-wajah muda itu tersenyum lepas, seolah melupakan sejenak padatnya pelajaran di kelas.
Di tengah keceriaan itu, hadir sosok Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han). Dengan ramah, ia menyapa para pelajar satu per satu, bahkan sempat bercengkerama ringan. “Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Kalian adalah harapan bangsa,” ujarnya memberi semangat.
Kunjungan Pangdam ini bukan sekadar acara seremonial. Ia datang untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah program nasional yang digagas pemerintah dan TNI untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Di SMPN 5 Natar, kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan video conference yang dipimpin Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dari Jakarta. Dalam kesempatan itu, para Pangdam di seluruh Indonesia ikut serta secara virtual, termasuk Mayjen Kristomei Sianturi.
Pangdam menekankan pentingnya program MBG bagi tumbuh kembang anak bangsa. Menurutnya, gizi yang cukup tidak hanya menunjang kesehatan, tetapi juga meningkatkan konsentrasi belajar. “Dengan gizi yang baik, mereka akan tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Bagi para siswa SMPN 5 Natar, program ini jelas membawa kegembiraan. Paket makanan yang mereka terima bukan sekadar hidangan, tetapi juga wujud perhatian negara terhadap masa depan mereka.
Salah satu siswa kelas VIII, Rani (13), mengaku sangat senang dengan adanya program MBG. “Biasanya kalau jam belajar siang suka lapar, sekarang lebih semangat karena ada makanan sehat. Rasanya enak dan bikin kenyang,” ujarnya sambil tersenyum malu-malu.
Seorang guru, juga merasakan dampak positifnya. Ia melihat anak-anak kini lebih bersemangat saat belajar. “Dulu kalau jam terakhir banyak yang mengantuk atau lesu, sekarang mereka lebih fokus. Program ini nyata manfaatnya,” tuturnya.
Bagi orang tua, program ini menjadi angin segar. Tidak sedikit yang mengaku terbantu, karena kebutuhan gizi anak-anak mereka mendapat dukungan tambahan dari pemerintah. “Kami senang sekali. Anak-anak bisa makan sehat di sekolah, dan ini pasti berpengaruh pada prestasi mereka,” ujar salah seorang wali murid.
Kehadiran Pangdam XXI/Radin Inten di sekolah itu memberi warna tersendiri. Selain meninjau program, ia juga memberikan motivasi langsung kepada para pelajar dan tenaga pendidik. Interaksi sederhana—berjabat tangan, menanyakan cita-cita, hingga memberi nasihat—menciptakan suasana akrab yang sulit dilupakan.
Melalui program MBG, TNI berharap manfaat yang dirasakan peserta didik dapat berkelanjutan dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung. Sebab, generasi muda yang sehat dan kuat adalah kunci keberlanjutan bangsa.**










