Piala AFF 2026: Garuda Siap Menggebrak, Indonesia Bidik Awal Sempurna Hadapi Kamboja Hari Pertama Dibuka, Youdhi Prayogo Resmi Ambil Formulir Bacalon Ketua PERTINA Kota Jambi Babinsa Beliung Ajak Pedagang Jaga Kebersihan, Perkuat Silaturahmi Lewat Komunikasi Sosial Babinsa Pasar Jalin Koordinasi dengan SMP Muhammadiyah, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda Babinsa Jambi Selatan Dampingi Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau

Home / TNI-POLRI

Senin, 10 Maret 2025 - 14:01 WIB

Korem 044/Gapo Kawal Target Bulog Serap 160 Ribu Ton Gabah Sumsel

Palembang – Korem 044/Gapo siap mengawal target Perum Bulog dalam penyerapan 160 ribu ton gabah di wilayah Sumatera Selatan. Hal ini disampaikan Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto dalam Rapat Konsolidasi Penyerapan Gabah yang digelar di Aula Makorem 044/Gapo, Senin (10/3/2025).

Rapat ini juga menjadi momen penandatanganan kerja sama antara Bulog dan mitranya untuk optimalisasi pengadaan gabah dan beras dalam negeri tahun 2025. Kegiatan diawali dengan video conference bersama Direktur Utama Perum Bulog, Novi Helmy Prasetya, dengan tema “Swasembada Pangan Sebagai Perwujudan Asta Cita Presiden Indonesia”.

Baca :  Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Pengabdian Seorang Prajurit untuk Republik Berakhir

Danrem 044/Gapo menegaskan bahwa dalam tiga bulan ke depan, tepatnya hingga akhir April 2025, Perum Bulog menargetkan penyerapan 3 juta ton gabah secara nasional. Dari jumlah tersebut, Kanwil Bulog Sumsel-Babel mendapat target 160 ribu ton.

“Korem 044/Gapo siap mengawal program ini agar target dapat tercapai,” tegas Brigjen TNI Adri Koesdyanto.

Baca :  Ngopi Bareng Seklur, Babinsa Perkuat Sinergi dan Kamtibmas

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat cadangan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Cadangan beras nasional harus kuat. Kami mengajak seluruh mitra untuk mengisi gudang Bulog dengan beras dalam negeri. Harga gabah kering tidak boleh di bawah Rp6.500 per kilogram, dan harga beras di pasaran Rp12.000 per kilogram,” ujar Prihasto.

Sementara itu, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Aminton Manurung menegaskan bahwa target ini harus tercapai dalam tujuh minggu ke depan, dengan batas waktu hingga minggu keempat April 2025.

Baca :  Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat Jambi

“Pangdam sudah mengeluarkan surat perintah kepada jajaran untuk melaksanakan pendampingan. Target serapan gabah di Kodam II/Sriwijaya tidak boleh gagal,” tegas Kasdam.

Dengan sinergi antara TNI, Bulog, dan mitra strategis lainnya, diharapkan target penyerapan gabah ini dapat berjalan lancar, sehingga ketahanan pangan nasional semakin kuat.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

TMMD Wujudkan Akses Air Bersih untuk SMA Al Islamiah

TNI-POLRI

Babinsa Turun Tangan Perbaiki Drainase Bersama Warga

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Komsos di Desa Marga Mulya

TNI-POLRI

Babinsa Talang Banjar Monitoring Apel Gelar Operasi Keselamatan 2026 di Polresta Jambi

TNI-POLRI

Gotong Royong Babinsa dan Warga Tempino: Kebersamaan yang Tak Lekang oleh Waktu

TNI-POLRI

Babinsa Sungai Asam Perkuat Sinergitas Tiga Pilar Lewat Musyawarah

TNI-POLRI

Babinsa dan BKTM Dukung Petani Hidroponik di Lahan Sempit Jambi Timur

TNI-POLRI

Toko Bangunan Jadi Sasaran Komsos, Babinsa Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Bangunan di Sungai Asam