TNI AD Tegaskan Babinsa Tidak Miliki Kewenangan Urusan Pajak, Sinergi dengan DJP Sebatas Koordinasi Babinsa Pematang Sulur Hadiri Mediasi Sengketa Tanah Waris, Dorong Penyelesaian Lewat Musyawarah Babinsa Koramil 415-12/Pasar Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Lewat Komsos Babinsa Koramil 415-12/Pasar Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha Lewat Komsos Babinsa Olak Kemang Perkuat Sinergi dengan LPM Demi Kondusivitas Wilayah

Home / Politik

Selasa, 27 Agustus 2024 - 15:37 WIB

Simpatisan dan Kader Golkar Kota Jambi Gelar Aksi Tolak Keputusan Rekomendasi DPP Golkar

Kota Jambi – Ketegangan mencuat di internal Partai Golkar Kota Jambi terkait Pilwako Jambi 2024. Pada Selasa (27/08/2024), simpatisan dan sejumlah kader Golkar Kota Jambi menggelar aksi unjuk rasa di markas DPD I Golkar Kota Jambi untuk menolak keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan pasangan Maulana-Diza sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

Keputusan DPP Golkar ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan kader lokal. Mereka merasa bahwa DPP telah mengabaikan kontribusi besar yang diberikan oleh Ketua DPD Golkar Kota Jambi, Budi Setiawan.

Baca :  Tiga Pilar Kelurahan Beringin Gelar Patroli Gabungan, Babinsa Tekankan Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Budi, yang sudah lama dikenal sebagai tokoh penting di Golkar, baru saja berhasil membawa partai ini meraih kemenangan signifikan di Pemilu Legislatif 2024, dengan mengantongi 8 kursi di DPRD Kota Jambi. Kemenangan ini adalah yang pertama bagi Golkar Kota Jambi dalam dua dekade terakhir.

Namun, alih-alih mendukung Budi Setiawan sebagai calon wali kota dari internal partai, DPP Golkar justru memberikan rekomendasi kepada Maulana, seorang tokoh yang bukan kader Golkar. Keputusan ini dinilai oleh simpatisan dan kader Golkar Kota Jambi sebagai bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan Budi Setiawan.

Baca :  Pertahanan Argentina Akhirnya Runtuh, Ferran Torres Cetak Gol Penentu dan Antar Spanyol Juara Dunia

Dalam orasi yang disampaikan selama aksi unjuk rasa, massa dengan tegas menyatakan bahwa mereka menolak rekomendasi yang diberikan kepada Maulana dan meminta DPP Golkar untuk mengembalikan rekomendasi tersebut kepada Budi Setiawan.

“Kami menolak rekomendasi Golkar yang diberikan kepada Maulana. Kami menuntut DPP mengembalikan rekomendasi tersebut kepada Budi Setiawan, yang merupakan kader sejati Golkar dan telah berjuang keras untuk kemenangan partai ini di Kota Jambi,” tegas salah satu orator dalam aksi tersebut.

Baca :  Babinsa Olak Kemang Hadiri Pemakaman Warga, Wujud Kepedulian dan Kedekatan TNI dengan Masyarakat

Setelah melakukan aksi di markas DPD Golkar Kota Jambi, para simpatisan dan kader Golkar berencana melanjutkan aksi mereka ke kantor DPD Golkar Provinsi Jambi untuk menyuarakan tuntutan mereka dengan harapan mendapatkan perhatian lebih dari pimpinan partai di tingkat provinsi.

Situasi ini menunjukkan adanya potensi perpecahan dalam tubuh Golkar di tingkat lokal, terutama menjelang kontestasi Pilwako Jambi 2024.

Keputusan akhir dari DPP Golkar terhadap tuntutan ini akan sangat menentukan apakah partai dapat mempertahankan soliditasnya di Kota Jambi atau tidak.**

Share :

Baca Juga

Politik

Direktur Media Haris-Sani Musri Nauli, Hantar Haris-Sani Daftar ke Nasdem dan PKS

Politik

Budi Setiawan Berbaur dengan Lintas Komunitas, Siap Hibahkan diri untuk Kota Jambi

Politik

Cek Endra Imbau para Kader dan Simpatisan Partai Golkar agar Menangkan Budi Setiawan pada Pilwako  Jambi

Politik

Langkah Budi Setiawan Kian Mantap Menatap Pilwako Jambi 2024

Politik

Pimpin Rapat Pemenangan Budi Setiawan, Jauhari Tekankan Pentingnya Budi Pekerti dan Politik Santun

Politik

Demokrat Kota Jambi : Budi Setiawan yang Pertama Mungkin Ini Kode

Politik

Budi Setiawan Berharap PPP Bersama Golkar Memenangkan Dirinya di Pilwako Jambi 2024

Politik

Perbedaan Surat Rekomendasi dan Surat Keputusan dalam Pencalonan Kepala Daerah