Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Senin, 22 November 2021 - 12:44 WIB

Komitmen dan Dedikasi Bersama untuk Lindungi Anak-Anak dari Bahaya Korupsi

SRIWIJAYADAILY

Masa depan yang lebih baik untuk setiap anak Indonesia selayaknya menjadi tujuan para orang tua dan seluruh eksponen bangsa. Anak-anak perlu dilindungi dari ragam persoalan bangsa yang dapat mengancam masa depannya kelak.

Pandangan ini dikemukakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam momentum peringatan Hari Anak Sedunia tanggal 20 November 2021 di Jakarta. Menurut Firli, tema besar “”A Better Future for Every Child” sudah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya para orang tua atau keluarga semata.

“Seluruh elemen dan eksponen bangsa di republik ini, wajib turut serta menjadi bagian dari keluarga besar dengan memberikan kontribusi positif dalam proses ‘asah, asih dan asuh’ anak-anak Indonesia, generasi penerus masa depan bangsa agar mereka terbebas dari bahaya laten korupsi dan perilaku koruptif,” pesan Firli.

Baca :  Pesta Gol di Pakansari! Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1 pada Laga Perdana Piala AFF 2026

Ketua KPK juga menjelaskan, KPK memandang jalur pendidikan menjadi elemen vital dalam upaya membangun karakter serta integritas anak bangsa, agar semangat antikorupsi dapat terpatri. Atas dasar itulah, KPK memasukkan pendidikan sebagai salah satu “national interest” dalam Rencana Strategi tahun 2019-2024 dan Road Map KPK 2022-2045. Tak hanya itu, KPK juga menempatkan pendidikan sebagai bagian utama dalam Trisula pemberantasan korupsi yang menjadi core bussiness KPK.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Dengan menggunakan jejaring pendidikan formal maupun non formal mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Peguruan Tinggi, KPK telah memasukan unsur dan nilai-nilai pendidikan ANTIKORUPSI kepada generasi penerus bangsa ini sejak dini, remaja hingga dewasa untuk membentuk sekaligus menjaga karakter serta integritas setiap anak bangsa,” ungkap Firli.

Hingga saati ini KPK telah menyusun Konsep Pembangunan Budaya Antikorupsi Berbasis Keluarga, dengan berbagai program dan kegiatan seperti lain gerakan PAK ( Penyuluh Anti Korupsi) , API ( Agen Pembangun  Integritas) dan Paku Integritas (Penguatan Anti Korupsi Untuk Penyelenggara Negara Berintegritas). Selain itu, KPK juga menerbitkan buku dengan tema Membangun Gen Aksi dari Keluarga Jujur Keluarga Bahagia, Panduan Menumbuhkan Kejujuran kepada Anak Sejak Dini, serta Panduan Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi Berbasis Keluarga. Harapannya, seluruhnya dapat dijadikan acuan yang dapat diterapkan dalam setiap keluarga, untuk membentuk karakter kuat yang menjunjung tinggi integritas, nilai-nilai kejujuran dan kesederhanaan dalam setiap generasi.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Share :

Baca Juga

Nasional

Kodim 0419/Tanjab Ikuti Launching Ketahanan Pangan oleh Kasad Secara Virtual

Nasional

Cegah Banjir, Babinsa Gotong Royong Bersama Warga Gali Parit Jalan Penghubung

Nasional

Letkol Inf Beni Ajak Pelajar SMKN 1 Muaro Jambi Gelorakan Semangat Nasionalisme

Nasional

50 Pegawai dan TKK Bapenda Terima Sosialisasi Pemahaman Gratifikasi Dari Kajari Tanjung Jabung Barat

Nasional

Korem 042/Gapu Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif Raider 142/KJ dan Pengukuhan Keluarga Asuh TNI-Polri Jambi

Nasional

Resmi! Facebook Ganti Nama Menjadi Meta di Tengah Kontroversi

Nasional

Tingkatkan Sinergitas Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Melaksanakan Komsos Bersama Di Wilayah Binaan

Nasional

Tingkatkan Peran Di Desa Binaan, Babinsa Rutin Lakukan Komsos