Ridwan Agus: Persiapan HPN 2027 Harus Dilakukan Sejak Dini GAPERKASINDO Jambi Perkuat Organisasi, Targetkan DPD Terbentuk di Seluruh Kabupaten Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla di Tahura Batanghari, Tekankan Penanganan Terpadu dan Pencegahan Sambut HUT ke-81 TNI, Korem 042/Garuda Putih Gelar Bazar UMKM Murah Serentak Pangkogabwilhan I Paparkan Inovasi Pengelolaan Gambut, Perkuat Strategi Pencegahan Karhutla di Jambi

Home / Nasional

Selasa, 11 Juni 2024 - 05:52 WIB

Homeyo Papua Aman, KOOPS HABEMA Gelar Papua Pintar di Sekolah Lapangan Pogapa

Homeyo Papua Aman, KOOPS HABEMA Gelar Papua Pintar di Sekolah Lapangan Pogapa (PenKoopsHabema) 

Homeyo Papua Aman, KOOPS HABEMA Gelar Papua Pintar di Sekolah Lapangan Pogapa (PenKoopsHabema) 

HOMEYO – Setelah situasi aman pasca pengungsian yang berakhir pada tanggal 18 Mei 2024 yang lalu, warga masyarakat Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, kembali beraktivitas secara normal dalam situasi keamanan yang jauh kondusif. Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA yang telah menempatkan Aparat Satuan Tugas Teritorial (Satgaster) Kodim Persiapan Intan Jaya di lokasi, terus berusaha membantu kesulitan masyarakat Homeyo, khususnya dalam pelayanan dasar kebutuhan masyarakat, termasuk didalamnya sarana pendidikan bagi anak-anak.

Awalnya, sebelum terjadi aksi pembakaran oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap bangunan SDN Inpres Pogapa, Distrik Homeyo, pada hari Rabu 1/5/2024, anak-anak warga Homeyo dan sekitarnya menjalankan proses belajar mengajar di bangunan sekolah tersebut. Akibat aksi pembakaran oleh OPM tersebut, kini bangunan fisik SDN Inpres Pogapa telah rata dengan tanah, dan tersisa puing-puing material bangunan. Kondisi ini tentunya menyulitkan anak-anak dan para guru untuk menjalankan proses pembelajaran kurikulum pendidikan sekolah. Guna mengatasi kesulitan tersebut, Satgaster KOOPS HABEMA telah mengajak para warga untuk bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan sekolah, serta mendirikan Tenda TNI sebagai Sekolah Lapangan di lahan bekas bangunan SDN Inpres Pogapa yang dibakar oleh OPM.

Baca :  Perkuat Sinergitas, Dandim 0402/OKI-OI Sambut Silaturahmi Kapolres Ogan Ilir

Lebih lanjut, pada hari Senin, 10 Juni 2024, pagi hari Satgaster KOOPS HABEMA pimpinan Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan menggelar program “PAPUA PINTAR” di Sekolah Lapangan Homeyo, dengan melibatkan anak-anak warga Homeyo, yang didampingi para Orangtua, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, serta Pegawai Distrik. Program PAPUA PINTAR kali ini digelar dengan beberapa kegiatan, meliputi pembagian seragam dan buku sekolah, serta kegiatan pembelajaran dan permainan oleh para Prajurit Satgaster KOOPS HABEMA.

Baca :  Pangkogabwilhan I Paparkan Inovasi Pengelolaan Gambut, Perkuat Strategi Pencegahan Karhutla di Jambi

“Situasi aman Distrik Homeyo telah membangkitkan semangat masyarakat untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, diantaranya aktivitas pendidikan anak-anak di Sekolah Lapangan yang diinisiasi oleh KOOPS HABEMA melalui Program PAPUA PINTAR. Hal ini merupakan salah satu perwujudan upaya KOOPS HABEMA memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat Papua guna percepatan pembangunan di wilayah Papua,” ucap Komandan Satgas Media KOOPS HABEMA, Letkol Arh Yogi Nugroho, pasca dimulainya kegiatan pendidikan Sekolah Lapangan di Homeyo.

Baca :  Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla di Tahura Batanghari, Tekankan Penanganan Terpadu dan Pencegahan

Sumber : Pen KOOPS HABEMA)

Share :

Baca Juga

Nasional

Babinsa Kelurahan Selamat Aktif dalam Gotong Royong Perbaiki Fasilitas Umum

Nasional

Pangdivif 2 Kostrad Buka Latma Malindo TA. 2021

Nasional

Babinsa Ramil 03/Ma. Tembesi Hadiri Acara Lepas Sambut Kades terpilih Desa Pematang Lima Suku

Nasional

Babinsa Koramil Jambi Selatan Bantu Penyaluran Bansos Beras

Nasional

Sambut HUT Ke-59, Kodam XVII/Cenderawasih Gelar Doa Bersama Dengan Para Tokoh Agama

Nasional

Satgas Yonif 132/BS Bersama Horison Hotels Group Mendukung Kemajuan Pendidikan Di Papua

Nasional

Akun Resmi Twitter TNI AD Sudah Normal Kembali

Nasional

Panglima TNI Ungkap 5 Prajurit Diperiksa Terkait Tragedi Kanjuruhan