Babinsa dan Manggala Agni Perkuat Strategi Sosialisasi Cegah Karhutla Babinsa Gelar Komsos di Desa Pelempang, Perkuat Kedekatan dengan Warga Babinsa Ma Bulian Ikut Gerakan Tanam Nasional, Dorong Ketahanan Pangan di Batanghari Babinsa Lakukan Anjangsana, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kebersihan Lingkungan Babinsa Bantu Warga Pasang Plafon, Perkuat Semangat Gotong Royong di Jambi

Home / Sosial & Budaya

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:23 WIB

Kenduri Swarnabhumi 2024 Dimulai, Hendry Nursal Emban Tugas Direktur Festival untuk Kota Jambi

JAMBI – Kenduri Swarnabhumi 2024 di Provinsi Jambi resmi diluncurkan oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H, didampingi Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, Ph.D. Peluncuran Kenduri Swarnabhumi “menghubungkan kembali masyarakat dengan peradaban”, berlangsung di aula rumah dinas Gubernur Jambi, Rabu 5 Juni 2024.

Acara diawali penayangan video Kenduri Swarnabhumi tahun 2022-2023 di Provinsi Jambi. Saat itu, kegiatan berlangsung luar biasa dan sukses. Seperti disampaikan oleh Direktur Perfilman, Musik, dan Media Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, bahwa sebelumnya Jambi hampir tidak dikenal. Namun sekarang, dengan adanya Kenduri Swarnabhumi kini Jambi lebih dikenal di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Hari ini, kita telah melakukan peletakan batu pertama revitalisasi kawasan cagar budaya nasional (KCBN) MuaraJambi di kawasan candi Muaro Jambi. Kami dari awal menginginkan revitalisasi. Terima kasih atas inisiasi pak Dirjen dan pak Gubernur Jambi,” ujar Mahendra.

Lanjut Mahendra, saat ini sudah ada kegiatan-kegiatan kecil di kalangan masyarakat yang menunjukkan adanya komunikasi antar mereka dan peningkatan jumlah kunjungan ke ruang – ruang publik. Melalui Kenduri Swarnabhumi tahun ini, semoga semakin banyak tempat menjadi lebih ramai.

“Intinya kemendikbudristek berterima kasih karena ini ekosistem yang tidak mudah dibangun. Provinsi Jambi terbaik di Indonesia soal kerjasamanya. Semoga Kenduri Swarnabhumi 2024 semakin sukses,” tutup Mahendra.

Baca :  Babinsa Beliung Ikuti Senam Bersama Warga, Perkuat Silaturahmi dan Edukasi Kesehatan

Momen yang sama, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, Ph.D menjelaskan bahwa saat ini sedang melakukan upaya besar di Candi Muarojambi dan sungai Batanghari. Peradaban Sungai Batanghari tidak akan mungkin besar dan bertahan selama 700 tahun jika peradaban itu mengingkari kenyataan bahwa sungai merupakan sumber penghidupannya sehingga diperlukan saling menjaga potensi dan kelestarian Sungai Batanghari sebagai sumber peradaban manusia.

“Kalau benar mengalir ke hilir peradaban tersebut, maka bisa kita bayangkan betapa besarnya peradaban Sungai Batanghari dalam perkembangan kebudayaan melayu di Pulau Sumatera,” ujar Hilmar Farid.

“Terima kasih sekali kepada Pemerintah Daerah. Provinsi Jambi terbaik di Indonesia, harus bangga terhadap masyarakatnya. Dimasa yang akan datang, Kejayaan Jambi akan bangkit kembali,” kata Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H, menyampaikan bahwa untuk merubah budaya budaya negatif tidak mudah. Namun, Alhamdulillah saat ini sudah banyak perubahan di masyarakat Jambi.

“Diawali dengan ngopi-ngopi, itulah sejarah Kenduri kita mulai. Apa yang kita lihat hari ini, pertama adalah semangat mulai ada menjaga sungai. Sekarang sudah ada komunitas menjaga sungai Batanghari dari kalangan anak muda,” Tutur Al Haris.

Baca :  Babinsa Mersam Tanamkan Disiplin dan Nilai Moral Sejak Dini Lewat Pendampingan Siswa SD

Dijelaskan Al Haris, bahwa tantangan pasti ada, tidak mudah merubah budaya negatif seperti membuang sampah di sungai hingga para pelaku dompeng. Untuk itu, dirinya mengambil kebijakan memperbolehkan angkutan batubara melewati sungai Batanghari. Selama ini, berapa puluh dompeng ditemukan dan sekarang dengan adanya tongkang batubara melintasi sungai Batanghari, dompeng kalah karena alur terbentuk. Selain itu, masyarakat segan membuang sampah karena ramai sekali.

“Kalau ditabrak tongkang jembatan mudah kita perbaiki, tetapi kalau memperbaiki kebudayaan sulit,” tegas figur cerdas dan energik sebagai Gubernur Jambi tersebut.

Kenduri Swarnabhumi 2024 dimeriahkan 12 Festival:

Provinsi Jambi: Baswara Nuraga
Dharmasraya: Bulek Laman Tuo
Sungai Penuh: Lek Nagrol
Sarolangun: Biduk Sayak
Kerinci: Kamuhi Arah
Kota Jambi: Keris Siginjai
Batanghari: Suku Bathin IX
Muarojambi: Sedekah Bumi
Merangin: Biduk Gedang Selang Beangkut
Tebo: Seentak Galah Serengkuh Dayung Jilid III
Bungo: Sidang Balai Tanah Priuk
Tanjab Barat: Kenduri Malam Tari Inai

Direktur Festival Keris Siginjai, Hendry Nursal menyampaikan Kenduri swarnabhumi tahun ketiga diharapkan memberi sesuatu yang berbeda, lebih baik dari sebelumnya.

Baca :  Tiga Pilar Jelutung Gelar Patroli Malam, Tegakkan Aturan dan Jaga Kondusifitas Wilayah

“Event ini, tentu dengan tujuan lebih mengembangkan seni dan budaya Jambi, membuka pintu bagi mata Indonesia bahkan dunia,” Harapnya.

Namun, Hendry Nursal menuturkan bahwa tidak akan berhasil sebuah perhelatan besar, tanpa dukungan dari semua pihak.

“Iya Dukungan dari semua elemen dan lapisan masyarakat di Jambi Mari berikan dukungan, mari sukseskan.,” Ungkapnya.

“Setiap kita punya peran berbeda menyukseskannya, mari demi satu tujuan turut membangun Jambi, salah satunyo lewat seni dan budaya. Keberhasilan yang telah dicapai dua tahun sebelumnya, harus kita tingkatkan lagi tahun ini,” Pungkas Hendry.

Peluncuran Kenduri Swarnabhumi 2024 juga dihadiri oleh pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) diantaranya, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, kemudian Direktur Kepercayaan Masyarakat Adat, Syamsul Hadi dan Staf khusus Kemendikbudristek, Muhammad Haikal. Tamu undangan lainnya berasal dari Perwakilan Pemerintah Kabupaten/ Kota se Provinsi Jambi, Direktur Festival masing-masing daerah dan Kurator.

Prosesi peluncuran Kenduri Swarnabhumi 2024 ditandai dengan pemukulan kompangan. Kemudian dilanjutkan pembacaan piagam Batanghari, merupakan penghubung masa depan dan janji masa lampau. (Tim Media Festival Keris Siginjai)

Share :

Baca Juga

Daerah

Cilik Tapi Berprestasi: Falsya Queen Harumkan Jambi di Ajang Nasional PPRCN 2025

Daerah

Maria Gevariel Jaceline Terry, Siswi SDN 249 Rawa Jaya yang Harumkan Nama Merangin dengan Segudang Prestasi

Sosial & Budaya

Festival Keris Siginjai 2024: Perkenalkan Candi Solok Sipin Lewat Lomba Desain Motif Batik

Sosial & Budaya

Ayo Daftar Lomba Desain Motif Batik di Festival Keris Siginjai

Daerah

Penutupan Festival Batanghari 2024 di Taman Putri Pinang Masak Berlangsung Meriah 

Daerah

Duta Wastra Jambi 2025: Warisan Budaya Lokal Menuju Pentas Nasional

Sosial & Budaya

Kenduri Swarnabhumi 2024: Mendorong Kemandirian Masyarakat DAS Batanghari Mengangkat Kearifan Lokal

Sosial & Budaya

Kolaborasi Pemkot Jambi, TNI-Polri, dan Tim Kerja: Sukseskan Festival Keris Siginjai 2024