Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Selasa, 19 Maret 2024 - 21:31 WIB

Pangdam II/Swj Tegaskan Tugas Bantuan Bencana, TNI Garda Terdepan

SRIWIJAYADAILY PALEMBANG – Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil menegaskan bahwa selain mengantisipasi perkembangan Pasca pencoblosan Pilpres, jajarannya juga agar siap digerakkan untuk penanggulangan bencana karena TNI merupakan garda terdepan dan tulang punggung pada tugas bantuan ini.

Hal tersebut disampaikan Kasdam II/Swj Brigjen TNI Ruslan Effendy, S.I.P. saat memimpin upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 di Makodam II/Swj Palembang.

Dikutip dari keterangan tertulis Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M., Selasa (19/03) bahwa upacara bendera tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) dan Badan Pelaksana Kodam itu dibacakan amanat dari Pangdam II/Swj.

Baca :  Babinsa Kasang Jaya Aktif Bina Pemuda Cegah Kenakalan Remaja

Adapun penekanan Pangdam tidak hanya tentang perintah kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dalam mengantisipasi perkembangan Pemilu yang saat ini prosesnya masih berjalan, namun juga menekankan tugas-tugas satuan jajarannya dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah Sumbagsel, ujar Sapta.

Dikatakannya, terkait bencana alam yang terjadi di tahun ini diantaranya cuaca ekstrim, tanah longsor, karhutla dan gempa, Sumsel berada pada urutan kelima dari provinsi yang mengalami bencana.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Berkaca dari pengalaman bencana yang terjadi di Sumbagsel tahun lalu, Pangdam mengingatkan untuk wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu, perlu mengantisipasi terjadinya banjir dan tanah longsor,” kata mantan Kasubdismedonline Dispenad ini.

Kemudian, lanjut dia, potensi Karhutla di wilayah OKI, Bangka Tengah, Belitung Timur, Pesawaran Lampung dan wilayah lainnya, perlu disiapkan penanganan bencana tersebut.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

“Bukan hanya dalam rangka darurat bencana, namun lebih kepada upaya mitigasi baik berupa penanaman pohon, pembersihan aliran air/sungai, pengendalian sampah, pembuatan tanggul air dan penyiapan air bersih serta sosialisasi bencana kepada masyarakat secara dini,” urainya.

“Untuk mencegah banjir yang lebih besar, maka program optimasi lahan rawa yang merupakan kerjasama TNI AD dengan kementerian pertanian, yang harus selesai pada Juni 2024, bisa diselaraskan dengan upaya pengendalian air,” pungkas Lulusan Akmil 1996 ini.

Sumber : Pendam II/Swj

Share :

Baca Juga

Nasional

Tuntas Tepat Waktu, Program TMMD Ke-113 Di Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Secara Resmi Ditutup

Nasional

Kodim 1710/Mimika Sambut Tim Wasev Sterad, Perkuat Sinergi dan Evaluasi Program Bakti TNI

Nasional

Pangdam Cenderawasih Berkunjung Ke Jayawijaya, Ini yang Dilakukan

Nasional

Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Pengadaan Pesawat Garuda

Nasional

Catatan Akhir Tahun 2022, Pergerakan SMSI Untuk Pers Indonesia

Nasional

Kodim 0419/Tanjab Gelar Syukuran HUT TNI Ke-79, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Nasional

Polda Jambi Gelar Rakernis SDM 2025, Kapolda Tekankan Peran Vital Personel Polri

Nasional

Panglima TNI: TNI Gunakan Strategi Konkret Hadapi Ancaman Potensial