Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Selasa, 5 September 2023 - 18:38 WIB

TNI AD Luncurkan Aplikasi e-Stuntad dan e-Posyandu

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan akan nasib generasi penerus bangsa yang merupakan aset nasional di masa depan, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman meluncurkan Aplikasi e-Stuntad dan e-Posyandu, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Aplikasi ini untuk memudahkan prajurit TNI AD dan keluarganya, serta masyarakat Indonesia pada umumnya, dalam mengakses layanan kesehatan. Inisiatif ini juga dimaksudkan untuk terus menurunkan angka stunting.

Lewat aplikasi cerdas e-Stuntad, siapa pun dapat mendeteksi dengan mudah wilayah-wilayah yang angka stuntingnya masih terbilang tinggi. Data tersebut diperoleh dari laporan para babinsa yang mendata langsung kondisi di lapangan. Sedangkan aplikasi e-Posyandu merupakan aplikasi berbasis data pemantauan terkait informasi kondisi kesehatan ibu hamil dan balita, serta laporan tumbuh kembang balita yang dapat dilakukan secara real time dan interaktif (dua arah). Selain itu, aplikasi ini juga mampu menyediakan data lokasi Posyandu terdekat di wilayah tempat tinggal masyarakat yang mengakses aplikasi ini.

Selain peluncuran dua aplikasi tersebut, TNI Angkatan Darat juga akan menggelar Webinar Hibrid Motivator Laktasi, dan Workshop Manajemen Laktasi, guna semakin memaksimalkan upaya penurunan angka stunting. Ketiga kegiatan yang termasuk dalam Program Revitalisasi Posyandu oleh Persit Kartika Chandra Kirana ini juga ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dokter Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), khususnya dalam manajemen laktasi.

Baca :  Pesta Gol di Pakansari! Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1 pada Laga Perdana Piala AFF 2026

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengatakan bahwa, seluruh program dan kegiatan yang dilakukan TNI AD adalah sepenuhnya untuk membantu pemerintah dalam rangka menyejahterakan masyarakat. Khususnya untuk mencapai target angka stunting yang dicanangkan presiden di tahun 2024, yaitu 14 persen.

“Lewat aplikasi e-Stuntad ini, kita jadi mudah untuk mengetahui sebaran wilayah stunting. Kita jadi bisa mendeteksi, mengintervensi, dan memantau anak stunting. Jadi ini sangat bermanfaat. Selama ini, dari mulai saya selaku Kasad, hingga Danramil, sudah menjadi Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Sekarang kita libatkan ibu-ibu Persit di Posyandu yang ada di lingkungan militer untuk membantu BKKBN mengatasi stunting, juga kesehatan ibu dan balita,” terang Kasad, yang berharap temuan (data stunting) di e-Stuntad ini dapat digunakan oleh Posyandu umum yang ada di masyarakat.

Baca :  DRAMA 32 BESAR PIALA DUNIA 2026: Brasil Lolos, Paraguay dan Maroko Ciptakan Kejutan

Sementara Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada TNI AD, dan ia meyakini bahwa aplikasi ini akan menjadi best practice, baik dari sisi data maupun pelayanan. Ia juga mengapresiasi cakupan Posyandu yang dapat dijangkau lewat aplikasi ini. Dimana sekitar 600 Posyandu yang dikelola Persit, mampu membina dan mengakomodir Posyandu-Posyandu di wilayah sekitarnya, yang mencapai lebih dari 5.000 Posyandu.

“Aplikasi e-Stuntad di jajaran TNI AD ini sangat menginspirasi kita semua, karena datanya real time. Begitu datanya dimasukkan dari Posyandu Persit, datanya langsung terekam dengan baik di aplikasi ini. Menurut saya ini sangat luar biasa dan bermanfaat untuk menurunkan angka stunting menuju 14 persen,” tutur Hasto, yang mengaku terkejut aplikasi e-Stuntad bahkan bisa diakses dengan baik dari wilayah Miangas, yang merupakan salah satu daerah terisolir di Indonesia.

Sosialisasi e-Stuntad, e-Posyandu, serta webinar dan workshop laktasi juga diharapkan dapat memunculkan lebih banyak lagi motivator laktasi, yang bertugas meningkatkan rasa percaya diri para ibu agar berhasil menyusui dan mendorong pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif sampai usia bayi mencapai enam bulan hingga dua tahun dibarengi Makanan Pendamping (MPASI). Muaranya tentu saja untuk mencegah kasus stunting terjadi lagi, hingga tercapainya percepatan penurunan angka stunting di tanah air.

Baca :  Menuju Empat Besar: Siapa Paling Layak ke Semifinal Piala Dunia 2026?

Peluncuran aplikasi dan pelaksanaan webinar digelar secara offline yang dihadiri 300 orang dan secara online di 1.000 titik yang terdiri dari seluruh Fasilitas Kesehatan TNI AD, Persit di tingkat kepengurusan PG, PD dan PCBS, serta Posyandu binaan Persit di seluruh indonesia. Sementara workshop manajemen laktasi akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 September 2023 di RSPAD, bekerja sama dengan Satgas ASI IDAI. Pesertanya diperkirakan mencapai 60 orang, yang terdiri dari perwakilan dari Kostrad, Kopassus, dan Korem seluruh Indonesia, yang nantinya akan menjadi konselor ASI di tengah masyarakat.

Berbagai kegiatan serta kemudahan mengakses kedua aplikasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta semakin mempermudah akses layanan kesehatan, bukan hanya bagi prajurit TNI dan keluarganya, tapi juga masyarakat umum. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasad : Jaga Kehormatan TNI AD, Darmabaktikan Kemampuanmu Untuk Bangsa dan Negara!

Nasional

Dorong Kegiatan Olahraga Pemuda, Babinsa Dampingi Pembagian Bola Kaki dan Seragam di Jambi

Nasional

16 Jam Menuju Kampung Poom, Satgas TMMD Kodim 1709/Yawa Disambut Sukacita Oleh Warga

Nasional

Tak Hanya Fokus Pada Sasaran Fisik, TMMD Ke 114 Kodim 0417/Kerinci Juga Beri Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat

Nasional

Panglima TNI: Pembebasan Pilot Susi Air Phillip Mehrtens Berhasil Melalui Pendekatan Kemanusiaan

Nasional

Babinsa Kodim 0415/Jambi Gandeng Tomas Salurkan 7 Ton Beras Gratis Untuk Masyarakat Pedalaman

Nasional

Pangdam I/BB Cek Kesiapan Pengamanan Pembukaan F1H20 di Balige

Nasional

Bangga.. Out Standing Performance Untuk Satgas TNI AL KRI FKO-368 Dari Tim First Quarter Evaluation UNIFIL