Danrem 042/Gapu Hadiri Peresmian Museum Sriwijaya Dharmakirti, Wujud Dukungan TNI Lestarikan Warisan Budaya Bangsa Korem 042/Gapu Tegaskan Belum Ada Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Telanaipura Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Pererat Sinergi dengan Tokoh Agama Melalui Komsos di Masjid Miftahul Jannah Babinsa Koramil Pasar Hadiri Sosialisasi Kamtibmas, Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Babinsa Muara Bulian Dampingi Normalisasi Irigasi Sawah, Dukung Ketahanan Pangan di Desa Malapari

Home / Daerah

Senin, 18 Oktober 2021 - 00:55 WIB

Sebanyak Empat Rumah Warga Madiun Rusak Berat Akibat Angin Kencang

Jawa Timur – Sriwijayadaily.co.id

Angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, berdampak pada kerusakan rumah warga dengan tingkat sedang hingga berat. Fenomena yang melanda tiga kecamatan di kabupaten tersebut terjadi pada Minggu (17/10), pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 4 rumah rusak berat dan 19 lainnya mengalami tingkat rusak sedang. Korban jiwa terdampak sejumlah 24 KK. Selain dampak di sektor pemukiman, angin kencang mengakibakan antara lain kerusakan 1 unit lapak pedagang, 1 unit tiang listrik, tumbangnya 4 pohon serta gangguan jaringan listrik.

Baca :  Festival Anak Sholeh LDII Kota Baru Jadi Wadah Pembinaan Generasi Qurani dan Berkarakter Luhur

Gangguan jaringan listrik PLN teridentifikasi di Desa Randualas, Kecamatan Kare, Madiun.

Peristiwa angin kencang yang terjadi sore itu dirasakan warga beberapa desa, antara lain Desa Randualas, Bolo dan Kresek (Kecamatan Kare), Desa Bulu (Pilangkenceng) dan Sumberbendo (Saradan).

Baca :  DPP Seroja Provinsi Jambi Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Paska kejadian, BPBD Kabupaten Madiun berkoordinasi dengan institusi terkait dan pihak desa maupun kecamatan untuk pendataan dampak angin kencang.

BNPB mengimbau warga untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya angin kencang di saat hujan lebat terjadi. Ketika kondisi itu berlangsung, warga diharapkan untuk menghindari berlindung di sekitar baliho atau pepohonan.

Baca :  Ketum PWI Pusat Ajak Keluarga Besar PWI Provinsi Jambi Jaga Kekompakan

Di samping itu, warga maupun pemerintah daerah dapat memotong ranting-ranting pohon yang ada di sekitar tempat tinggal maupun ruang publik. Pemotongan ranting dapat membantu mengurangi beban pohon maupun terpaan angin kencang. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan dini dalam menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

Share :

Baca Juga

Daerah

Budi Setiawan : Kontingen Jambi Optimis Juara

Daerah

Tujuh Atlet Wushu Jambi Melaju ke Babak Final di Porwil XI Sumatera

Daerah

Azzahra Surbakti, Bintang Cilik Jambi yang Memukau di Panggung Fashion The Class of Titan 2025

Daerah

Santri Ponpes Tawakkal Jambi Ikuti Pelatihan Jurnalistik Islami, Siap Berdakwah Lewat Media Digital

Daerah

Pelonggaran Prokes, Inilah Aturan Baru Perjalanan Dalam dan Luar Negeri

Daerah

WIJATAX Dukung OJK dan Duta Literasi Keuangan Edukasi Mahasiswa Adiwangsa Jambi

Daerah

Bupati Tanjab Barat Lantik 43 Kades Hasil Pilkades Serentak 2022

Daerah

DPW LDII Jambi Dorong Ketahanan Pangan Lewat Sukses Kopi Kerinci