Babinsa dan Manggala Agni Perkuat Strategi Sosialisasi Cegah Karhutla Babinsa Gelar Komsos di Desa Pelempang, Perkuat Kedekatan dengan Warga Babinsa Ma Bulian Ikut Gerakan Tanam Nasional, Dorong Ketahanan Pangan di Batanghari Babinsa Lakukan Anjangsana, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kebersihan Lingkungan Babinsa Bantu Warga Pasang Plafon, Perkuat Semangat Gotong Royong di Jambi

Home / Daerah

Senin, 18 Oktober 2021 - 00:55 WIB

Sebanyak Empat Rumah Warga Madiun Rusak Berat Akibat Angin Kencang

Jawa Timur – Sriwijayadaily.co.id

Angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, berdampak pada kerusakan rumah warga dengan tingkat sedang hingga berat. Fenomena yang melanda tiga kecamatan di kabupaten tersebut terjadi pada Minggu (17/10), pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 4 rumah rusak berat dan 19 lainnya mengalami tingkat rusak sedang. Korban jiwa terdampak sejumlah 24 KK. Selain dampak di sektor pemukiman, angin kencang mengakibakan antara lain kerusakan 1 unit lapak pedagang, 1 unit tiang listrik, tumbangnya 4 pohon serta gangguan jaringan listrik.

Baca :  Kepedulian Tanpa Batas, Purnawirawan Jambi Bersatu Menjenguk Rekan Seperjuangan

Gangguan jaringan listrik PLN teridentifikasi di Desa Randualas, Kecamatan Kare, Madiun.

Peristiwa angin kencang yang terjadi sore itu dirasakan warga beberapa desa, antara lain Desa Randualas, Bolo dan Kresek (Kecamatan Kare), Desa Bulu (Pilangkenceng) dan Sumberbendo (Saradan).

Baca :  Inovasi Batik Tapis, Upaya Menjaga Tradisi Lampung Tetap Relevan

Paska kejadian, BPBD Kabupaten Madiun berkoordinasi dengan institusi terkait dan pihak desa maupun kecamatan untuk pendataan dampak angin kencang.

BNPB mengimbau warga untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya angin kencang di saat hujan lebat terjadi. Ketika kondisi itu berlangsung, warga diharapkan untuk menghindari berlindung di sekitar baliho atau pepohonan.

Baca :  Silaturahmi Idul Fitri 1447 H, LDII Jambi Perkuat Sinergi dengan Wakil Gubernur

Di samping itu, warga maupun pemerintah daerah dapat memotong ranting-ranting pohon yang ada di sekitar tempat tinggal maupun ruang publik. Pemotongan ranting dapat membantu mengurangi beban pohon maupun terpaan angin kencang. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan dini dalam menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

Share :

Baca Juga

Daerah

Haul ke-121 Sultan Thaha Syaifuddin di Tebo: Momentum Wisata Religi dan Penguatan Identitas Sejarah Jambi

Daerah

Stasiun Kendaraan Listrik Pertama Sudah Ada di Riau, Ini Keuntungannya

Daerah

Budi Setiawan Lantik Pengurus KONI Batanghari

Daerah

Pengurus SMSI Provinsi Jambi Periode 2022 -2027 Resmi Dilantik

Daerah

Taman Pemancingan KTU 456: Tempat Rekreasi Asri Milik Purnawirawan di Kumpeh Ulu

Daerah

HD Buka Kriya Sriwijaya Home Decoration 2021

Daerah

Senkom Kota Jambi Ikut Apel Operasi Patuh Siginjai 2025, Siap Dukung Tertib Lalu Lintas

Daerah

Bupati Tanjab Barat Lantik 43 Kades Hasil Pilkades Serentak 2022