Ketika Kritik Disebut “Antek Asing” dan “Londo Ireng” Tingkatkan Kemampuan Digital, Pusbekangad Gelar Bimtek Profesi Penerangan Danrem 042/Gapu: Pencegahan Jadi Kunci Utama Pengendalian Karhutla di Jambi Koperasi Fajar Pagi Desak Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan M dan Kades Betung dalam Kasus Penggelapan Hasil Sawit Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Rangkul Pemuda, Perkuat Kesadaran Jaga Kamtibmas

Home / Nasional

Senin, 5 September 2022 - 19:29 WIB

Bonceng Istri Hamil 6 Bulan, Pratu RW Diserempet dan Dikeroyok Preman

SRIWIJAYADAILY.CO.ID, JAKARTA – Pratu RW anggota Yonif MR 411/6/2 Kostrad mengalami luka-luka dan bengkak pada bagian wajah serta harus dirawat di RST Dr. Asmir Salatiga, setelah dikeroyok oleh lima pemuda bertato dan dalam pengaruh minuman keras di Pasar Blauran Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kamis, (1/9/2022).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna dalam keterangannya di Jakarta, Jumat,(2/9/2022) membenarkan terjadinya pengeroyokan terhadap Pratu RW oleh lima pemuda yang diduga preman tersebut.

Baca :  Babinsa Koramil Pasar Rutin Gelar Komsos, Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Asam

Kadispenad menyampaikan bahwa kejadian tersebut berawal saat Pratu RW yang membonceng istrinya sdri. D yang sedang hamil 6 bulan menuju Pasar Blauran diserempet kendaraan Pickup Suzuki Carry yang dikendarai sdr. Argo Wahyu Pamungkas beserta 4 orang temannya. Pratu RW sempat dibentak, namun yang bersangkutan tidak menghiraukan dan sesampainya di Pasar Blauran, Pratu RW dihentikan oleh sdr. Argo Wahyu Pamungkas serta melakukan pengeroyokan bersama keempat temannya tersebut.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Istri Pratu RW yang panik dan ketakutan melihat suaminya dikeroyok dan tersungkur di jalan, meminta pertolongan di WAG leting suaminya yang kemudian melakukan pencarian dan menemukan pelaku pengeroyokan kemudian membawanya ke Yonif MR 411/6/2 Kostrad dan selanjutnya dibawa ke RST Dr. Asmir Salatiga karena mengalami luka-luka. Setelah mendapatkan perawatan, pada Jumat (2/9/2022) satu orang pengeroyok (Argo Wahyu Pamungkas) dinyatakan meninggal dunia dan 4 orang lainnya masih menjalani pengobatan di RST Dr. Asmir Salatiga.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Kejadian ini sedang ditangani oleh Denpom IV/3 Salatiga yang berkoordinasi dengan pihak Polres Salatiga untuk proses lebih lanjut,” pungkas Tatang. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jelang Nataru, Pangdam II/Sriwijaya Bersama Forkopimda Sumsel Rakor Lintas Sektoral

Nasional

TMMD ke-121 di Muarojambi Membangun Harapan, Menggapai Kesejahteraan

Nasional

Kebahagiaan Jenderal Dudung Ditengah Keceriaan Masyarakat Papua

Nasional

Warga Desa Talang Silungko Bersama Satgas TMMD Bahu Membahu Cor Atap MCK Musholla

Nasional

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW Pos Kuller Bagi-Bagi Vitamin Dan Berikan Pelayanan Kesehatan

Nasional

Ketum PPM Berto Izaak Doko Sepakat dengan Jenderal Dudung: Anak Bangsa Jangan Mudah Terombang-Ambing Politik di Media Sosial

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Dampingi Panglima TNI, Berangkatkan Satgas Pamtas Yonif Raider 200/BN Dan Yonif 133/YS Ke Papua Dan Papua Barat

Nasional

Buka Rakernas PJSI 2024, Kasad: Bekerja dengan Hati Demi Raih Prestasi