SRIWIJAYADAILY.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten (Kodam XXI/RI) menggelar doa bersama di Masjid Al-Ikhlas Makodam XXI/RI, Jl. Teuku Umar, Penengahan, Bandar Lampung, Sabtu (4/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., dan diikuti oleh para prajurit dari tiga matra TNI di wilayah Provinsi Lampung, yaitu TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.
Rangkaian acara diawali dengan salat Zuhur berjamaah, dilanjutkan dengan tausiyah agama, dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Tajul Muslih, Pimpinan Pondok Pesantren Tanwirul Qulub.
Dalam tausiyahnya, KH. Tajul Muslih menekankan bahwa peringatan HUT ke-80 TNI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merenungkan kembali makna pengabdian, ketulusan, dan semangat juang yang menjadi jati diri prajurit.
“Delapan puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam rentang itu, TNI telah menunjukkan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang senantiasa setia kepada bangsa dan negara. TNI lahir dari rahim perjuangan rakyat Indonesia, dengan nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan pengorbanan yang melekat dalam diri setiap prajurit,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan TNI agar tetap kuat, profesional, dan dicintai rakyat, serta senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI.
“Kita juga berdoa untuk para pahlawan dan prajurit TNI yang telah gugur dalam tugas. Semoga Allah SWT menerima amal baktinya dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga di usia ke-80 ini, TNI semakin profesional, kuat, dan dicintai rakyat,” tambah KH. Tajul Muslih.
Sementara itu, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus pembinaan rohani bagi seluruh prajurit.
“Doa bersama ini adalah ungkapan syukur atas rahmat dan lindungan Allah SWT kepada TNI selama delapan dekade pengabdian. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi lintas matra, dan meneguhkan tekad untuk terus mengabdi kepada bangsa dan rakyat,” ujar Brigjen Andrian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 043/Gatam, Asren Kodam XXI/RI, para Asisten Kasdam XXI/RI, Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Korem 043/Gatam, para Dan/Kabalakdam XXI/RI, Dandim 0410/KBL, Pajasrek Brigif 4 Mar/BS, Kasibakti Dister Lanud PM Bun Yamin, serta Perwira Rohani Lanal Lampung.
Kehadiran unsur pimpinan dan prajurit dari tiga matra menambah kekhidmatan acara, sekaligus mencerminkan soliditas, kebersamaan, dan sinergi lintas matra dalam menjaga persatuan bangsa.
Doa bersama ini menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang TNI selama delapan dekade dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).**










