JAMBI – Kehadiran TNI di tengah masyarakat tak hanya soal pertahanan dan keamanan. Dalam diam, mereka turut menjadi penggerak kemanusiaan. Seperti yang dilakukan oleh Serka Zainal Arifin, Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Kodim 0415/Jambi, yang turun langsung mendampingi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Jambi dalam survei calon penerima program bedah rumah, Jumat (23/05/2025).
Dengan sepatu penuh debu dan langkah mantap, Serka Zainal menyusuri gang-gang sempit di Kecamatan Pelayangan, menyapa warga, dan mencatat kondisi rumah-rumah yang dinilai tidak layak huni. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk memastikan setiap warga negara, terutama yang kurang mampu, dapat menikmati hunian yang layak, aman, dan sehat.
“Kami dari TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan, tapi juga hadir untuk rakyat dalam segala aspek kehidupan. Bedah rumah adalah wujud kepedulian kita bersama,” ungkap Serka Zainal dengan mata yang teduh, menatap satu rumah semi permanen yang hampir roboh di sudut lorong.
Menurutnya, rumah tidak layak huni bukan sekadar bangunan rapuh, tetapi juga simbol dari ketidakadilan akses terhadap kehidupan yang layak. Maka dari itu, keterlibatan TNI dalam program ini bukan formalitas, melainkan panggilan hati.
Ia juga mengapresiasi langkah Perkim Kota Jambi serta dukungan dari aparat kelurahan dan warga yang bahu-membahu membantu proses survei ini.
“Sinergi inilah yang membuat program ini berjalan. Ini tentang kemanusiaan. Kami ingin warga yang selama ini hidup dalam kekurangan bisa bangkit dan punya tempat tinggal yang lebih baik,” lanjutnya.
Dengan survei yang dilakukan secara saksama, program bedah rumah diharapkan tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Lebih dari sekadar renovasi fisik, program ini adalah tentang mengembalikan harapan dan martabat hidup masyarakat yang selama ini terpinggirkan.**)










