Hadir di Tengah Warga, Babinsa Ikuti Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Babinsa Selamat Serap Aspirasi Warga Lewat Anjangsana, Perkuat Silaturahmi di Wilayah Binaan HUT ke-80 Persit, Danrem 042/Gapu Tekankan Hidup Sederhana dan Penguatan Akhlak Keluarga Korem 043/Gatam Siap Kawal Program Cetak Sawah untuk Ketahanan Pangan Pererat Sinergi, Danrem 043/Gatam Silaturahmi ke Kantor Wali Kota Metro

Home / Nasional

Rabu, 8 Maret 2023 - 07:51 WIB

TNI AL Bangun Dua Kapal Tunda Buatan Dalam Negeri

SRIWIJAYADAILY.CO.ID. TNI Angkatan Laut berkomitmen dalam menjalankan program pemerintah dengan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan mendorong kemandirian industri pertahanan, kali ini TNI AL membangun dua kapal tunda yang keseluruhannya memanfaatkan industri dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog Kasal) Laksamana Muda TNI Agus Santoso saat memimpin acara launching kapal harbour tug, bertempat di galangan PT Noahtu Shipyard, Jakarta Utara, Selasa (7/3).

Lebih lanjut, Aslog Kasal menyampaikan bahwa, kapal harbour tug buatan industri dalam negeri ini selain berfungsi sebagai kapal tunda juga sebagai kapal Search and Rescue (SAR) karena dilengkapi dengan fire fighting untuk membantu pemadaman dan evakuasi korban di laut.

Baca :  Babinsa Komsos dengan LAM Kelurahan Tengah, Perkuat Persatuan dan Keamanan Wilayah

“Kapal ini memiliki kemampuan bollard pull 35 ton, sudut pandang anjungan hingga 360˚, pemindahan kapal dan escorting services dengan menggunakan winch yang ada di haluan dan buritan, dilengkapi dengan sistem propulsi azimuth stern drive sehingga kapal dapat bermanuver 360˚ diam di tempat”, tegas Aslog Kasal.

Kapal tunda yang nanti akan beroperasi di Koarmada I dan Koarmada III ini, memiliki fungsi untuk memberikan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam membantu pergerakan manuver Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) saat proses keluar masuk pelabuhan. Kapal tersebut memiliki panjang 30 meter, dengan lebar 12 meter, tinggi 5,10 meter, kecepatan maksimal 12 knot dengan endurance hingga 5 hari, serta dilengkapi dengan akomodasi untuk 10 orang personel.

Baca :  Babinsa Pasar Jambi Jalin Komsos dengan Pengurus Gereja, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Dengan bertambahnya unsur KRI di Koarmada III yang saat ini sudah diperkuat kapal jenis angkut tank, bantu rumah sakit dan patroli sehingga dibutuhkan adanya kapal tunda. “Pembangunan dua kapal tunda tersebut guna peremajaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI AL”, ungkap Laksamana Muda TNI Agus Santoso.

Baca :  Senkom Mitra Polri Kota Jambi Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Semangat Pengabdian di Bulan Ramadan

Pada tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali baru-baru ini menegaskan bahwa, langkah tersebut diambil guna mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian, sekaligus sebagai wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), serta meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global.

Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Share :

Baca Juga

Nasional

TNI Akan Salurkan Kembali BLT-PKLW

Nasional

Serda Dedy Supandri Raih Juara I Kumite Pada Kejuaraan Forki V Prov Babel Tahun 2022

Nasional

Anggota TNI Meninggal Dunia Setelah Ditembak Kelompok Separatis OPM di Sinak

Nasional

Sertu Agus Harumkan Kodam III/Slw, Ciptakan Alat Khitan Laser Hingga Go International

Nasional

Pembangunan Rumah Layak Huni Program TMMD Bagi Ibu Komsiah Membawa Harapan Baru

Nasional

Kedatangan Pangdam II/Sriwijaya Di Tanjab Barat Disambut Wabup Bersama Unsur Forkopimda

Nasional

Wadan Seskoad Pimpin Seminar Binsat Pasis Seskoad

Nasional

Satgas TNI Gagalkan Penyelundupan Ganja 2 Kg di Perbatasan RI-PNG