Babinsa Kelurahan Murni Kawal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Babinsa Pasir Panjang Sambangi Pengrajin Mebel, Dukung Pengembangan UMKM Babinsa Koramil Muara Tembesi Hadiri Sosialisasi P4GN, Dukung Terwujudnya Kampung Bebas Narkoba Babinsa Koramil Sebapo Gelar Komsos, Pererat Kemanunggalan TNI dengan Warga Desa Marga Mulya Babinsa Koramil Pasar Rutin Gelar Komsos, Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Asam

Home / Nasional

Rabu, 8 Maret 2023 - 07:51 WIB

TNI AL Bangun Dua Kapal Tunda Buatan Dalam Negeri

SRIWIJAYADAILY.CO.ID. TNI Angkatan Laut berkomitmen dalam menjalankan program pemerintah dengan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan mendorong kemandirian industri pertahanan, kali ini TNI AL membangun dua kapal tunda yang keseluruhannya memanfaatkan industri dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog Kasal) Laksamana Muda TNI Agus Santoso saat memimpin acara launching kapal harbour tug, bertempat di galangan PT Noahtu Shipyard, Jakarta Utara, Selasa (7/3).

Lebih lanjut, Aslog Kasal menyampaikan bahwa, kapal harbour tug buatan industri dalam negeri ini selain berfungsi sebagai kapal tunda juga sebagai kapal Search and Rescue (SAR) karena dilengkapi dengan fire fighting untuk membantu pemadaman dan evakuasi korban di laut.

Baca :  Babinsa Tanjung Raden Hadiri Pelepasan Kapolsek Danau Teluk, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

“Kapal ini memiliki kemampuan bollard pull 35 ton, sudut pandang anjungan hingga 360˚, pemindahan kapal dan escorting services dengan menggunakan winch yang ada di haluan dan buritan, dilengkapi dengan sistem propulsi azimuth stern drive sehingga kapal dapat bermanuver 360˚ diam di tempat”, tegas Aslog Kasal.

Kapal tunda yang nanti akan beroperasi di Koarmada I dan Koarmada III ini, memiliki fungsi untuk memberikan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam membantu pergerakan manuver Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) saat proses keluar masuk pelabuhan. Kapal tersebut memiliki panjang 30 meter, dengan lebar 12 meter, tinggi 5,10 meter, kecepatan maksimal 12 knot dengan endurance hingga 5 hari, serta dilengkapi dengan akomodasi untuk 10 orang personel.

Baca :  Babinsa Gencarkan Patroli dan Sosialisasi, Cegah Karhutla di Muara Tembesi

Dengan bertambahnya unsur KRI di Koarmada III yang saat ini sudah diperkuat kapal jenis angkut tank, bantu rumah sakit dan patroli sehingga dibutuhkan adanya kapal tunda. “Pembangunan dua kapal tunda tersebut guna peremajaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI AL”, ungkap Laksamana Muda TNI Agus Santoso.

Baca :  Babinsa Kembang Tanjung Tanamkan Disiplin dan Karakter Siswa Sejak Dini

Pada tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali baru-baru ini menegaskan bahwa, langkah tersebut diambil guna mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian, sekaligus sebagai wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), serta meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global.

Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Share :

Baca Juga

Nasional

Dukung Program Ketahanan Pangan, Dandim 0419/Tanjab Bersama Forkopimda Tanjab Barat Tanam Padi Perdana Di Sungai Tiram

Nasional

TMMD Ke 117 Di Talang Silungko Segera Berakhir, Satgas Mulai Menyiapkan Kelengkapan Upacara Penutupan

Nasional

Batalyon Kavaleri 5/DPC Terima Kunker Tim Dalwasev Binsat Pusat Kesenjataan Kavaleri TNI AD

Nasional

Kodam II/Swj Gelar Apel Komandan Satuan Tersebar TA 2022

Nasional

Satukan Komitmen, TNI AD Gelar Bimtek Penilaian Sistek Info Kotama dan Balakpus

Nasional

Ratusan Prajurit Kodim 0415/Jambi Serbu Pasar Keramat Tinggi Muara Bulian, Ada Apa?

Nasional

Peduli Pelaku UMKM, Babinsa Koramil 10/Jambi Selatan Hadiri Pertemuan Anggota

Nasional

Kodim 1710/Mimika Gelar Tradisi Lepas Sambut Pejabat Dandim