Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota

Home / Nasional

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:57 WIB

Tim EOD TNI Tanggap Tangani Granat Tangan di Mbaiki Republik Afrika Tengah

MBAIKI – Tim EOD (Explosive Ordnance Disposal) Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-J Minusca Car telah berhasil melakukan penanganan yang sigap terhadap bahan peledak berupa granat tangan di sektor Temporary Operation Base (TOB) Mbaiki, Republik Afrika Tengah, pada Kamis lalu tanggal 14 Juni 2024.

Dalam operasi yang dipimpin oleh Ltd Czi Tito Riesa Azmighafa, S.Tr.(Han), tim berhasil menangani 5 buah granat tangan yang merupakan hasil dari Disarament, Demobilization, and Reintegration (DDR) oleh UN Minusca. Proses penanganan UXO (Unexploded Ordnance) ini dilaksanakan sesuai dengan Tasking Order yang diterima dari Staf U8 Minusca, dimana Tim EOD Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Engineering Company.

Baca :  Warga LDII Jambi Gotong Royong Siapkan Aula Serbaguna, Semangat Kebersamaan Jadi Teladan

Kegiatan disposal dimulai dengan tahap persiapan yang mencakup pengecekan kelengkapan personel dan materil, pengamanan area, serta informasi kepada warga sekitar. Selanjutnya, proses disposal dilaksanakan dengan aman dan terkoordinasi, berkat kerjasama dengan Tunisian Light Infantry Battalion yang membantu dalam koordinasi operasional.

Baca :  Babinsa dan Warga Payo Selincah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Cegah Banjir dan Jaga Kebersihan Lingkungan

“Laksanakan tugas sesuai prosedur, tetap utamakan faktor keselamatan, dan kami berterima kasih atas dukungan dari semua pihak yang terlibat,” kata Dansatgas Letkol Czi Ibnu Muntaha, M.Han, dalam arahannya.

Baca :  Garuda Tanpa Dignity

Operasi ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, memastikan bahwa area konflik bebas dari ancaman bahan peledak yang berbahaya bagi warga sipil dan personel militer di lapangan.**

Sumber : Pendam II/Srwijaya

Share :

Baca Juga

Nasional

Di Lanny Jaya Ada Pondok Pintar Bagi Anak Negeri

Nasional

Satgas TNI 711/Rks Tanam Jagung dan Cabai Di Perbatasan RI-PNG

Nasional

Jalin Kebersamaan Dengan Warga Binaan, Babinsa Bantu Petani Panen Cabai

Nasional

Personel Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Cari Warga Hilang Di Hutan

Nasional

Satgas Yonif 143/TWEJ Gandeng Puskesmas Ubrub Berikan Penyuluhan Bahaya TBC dan Pelayanan Kesehatan Di Perbatasan RI

Nasional

Menag: Keragamaan adalah Kekayaan Hari Toleransi Internasional

Nasional

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, Kodim 0404/Muara Enim Serahkan Kunci Bedah Rumah

Nasional

Peduli Sesama, Babinsa Koramil 05/Sengeti Ikut Donor Darah Pada Peringatan HUT Bhayangkara