Khairil Amri Nahkodai ISORI Jambi, Siap Kembangkan Organisasi hingga Daerah Sambut HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal, dan Pengobatan Gratis TNI AD Fair 2026, Alutsista dan Inovasi Jadi Magnet Pengunjung di Monas DPD PEPABRI Jambi Evaluasi dan Bubarkan Panitia HUT ke-67, Tekankan Tertib Administrasi dan Penguatan Pengabdian Purna Tugas Bukan Akhir Persaudaraan, Rekan Seperjuangan Datang Menjenguk Suhartono

Home / Daerah

Senin, 18 Oktober 2021 - 00:55 WIB

Sebanyak Empat Rumah Warga Madiun Rusak Berat Akibat Angin Kencang

Jawa Timur – Sriwijayadaily.co.id

Angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, berdampak pada kerusakan rumah warga dengan tingkat sedang hingga berat. Fenomena yang melanda tiga kecamatan di kabupaten tersebut terjadi pada Minggu (17/10), pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 4 rumah rusak berat dan 19 lainnya mengalami tingkat rusak sedang. Korban jiwa terdampak sejumlah 24 KK. Selain dampak di sektor pemukiman, angin kencang mengakibakan antara lain kerusakan 1 unit lapak pedagang, 1 unit tiang listrik, tumbangnya 4 pohon serta gangguan jaringan listrik.

Baca :  Peserta Porwada SIWO PWI Jambi Membeludak, Jaring Atlet untuk Porwanas 2027

Gangguan jaringan listrik PLN teridentifikasi di Desa Randualas, Kecamatan Kare, Madiun.

Peristiwa angin kencang yang terjadi sore itu dirasakan warga beberapa desa, antara lain Desa Randualas, Bolo dan Kresek (Kecamatan Kare), Desa Bulu (Pilangkenceng) dan Sumberbendo (Saradan).

Baca :  PPAD Muara Enim Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Sambut HUT Ke-23

Paska kejadian, BPBD Kabupaten Madiun berkoordinasi dengan institusi terkait dan pihak desa maupun kecamatan untuk pendataan dampak angin kencang.

BNPB mengimbau warga untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya angin kencang di saat hujan lebat terjadi. Ketika kondisi itu berlangsung, warga diharapkan untuk menghindari berlindung di sekitar baliho atau pepohonan.

Baca :  Ketua PWI Jambi Tegaskan Panitia Harus Gerak Cepat Siapkan Porwada 2026

Di samping itu, warga maupun pemerintah daerah dapat memotong ranting-ranting pohon yang ada di sekitar tempat tinggal maupun ruang publik. Pemotongan ranting dapat membantu mengurangi beban pohon maupun terpaan angin kencang. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan dini dalam menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

Share :

Baca Juga

Daerah

Festival Ranking 1 Kota Jambi 2025: Ajang Prestasi dan Kreativitas Anak

Daerah

Rakor Bidang Sosial Tingkat Kabupaten Muara Enim 2021 Fokus Bahas PMKS

Daerah

PERIP Jambi “NgoPI” Bareng Anggota DPR Bahas Peran Perempuan Melayu dalam Pesantren Ramah Santri

Daerah

Selamat HUT Kota Sejuk Yang Penuh Tumpukan Sampah

Daerah

120 Unit Nissan Terrano dari Berbagai Daerah Ramaikan Kopdar Merdeka ke-5 NTJ di Jambi

Daerah

Menikmati Senja: Rosyid Jurnalis dan Kebahagiaan Sederhana di Water Front City Kuala Tungkal

Daerah

Soal BBM Solar untuk Batu Bara, Budi: Pengusaha Pakai Minyak Industri

Daerah

H. Nurhamid Hadi Semangati Ratusan Pesilat di Pasanggiri Persinas ASAD Jambi 2025