Rocky Gerung Masuk Wantimpres Prabowo, Pengamat Kritis Kini Berada di Lingkar Istana Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Sejumlah Menteri Bergeser KILAT, SUYUDI ARIO SETO MENUJU KURSI KAPOLRI Ziarah Nasional HUT Ke-81 TNI: Merawat Ingatan, Menjaga Semangat Pengabdian

Home / Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Rocky Gerung Masuk Wantimpres Prabowo, Pengamat Kritis Kini Berada di Lingkar Istana

JAKARTA — Nama Rocky Gerung menjadi salah satu sorotan dalam pengangkatan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Dikenal luas sebagai pengamat yang kerap melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah dan kebijakan kekuasaan, Rocky kini mendapat posisi sebagai salah satu tokoh yang memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Masuknya Rocky ke dalam Wantimpres menjadi menarik karena mempertemukan sosok yang selama ini dikenal kritis terhadap kekuasaan dengan pusat pemerintahan.

Baca :  Babinsa Koramil 415-13/Mestong Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga Desa Sebapo

Kehadiran Rocky sekaligus memunculkan harapan agar Wantimpres tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan dukungan kepada Presiden, tetapi juga tempat berlangsungnya dialog dan koreksi terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Dalam komposisi baru tersebut, Pratikno dipercaya menjadi Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris.

Selain Rocky, sejumlah tokoh nasional juga masuk dalam jajaran Wantimpres, antara lain Sinta Nuriyah Wahid, M Quraish Shihab, Agum Gumelar, Chairul Tanjung, Said Aqil Siradj, Yahya Cholil Staquf, Budi Gunawan, Bambang Soesatyo, Soekarwo, Tahir, Ignasius Jonan, Margarito Kamis, dan Jusuf Hamka.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Bagi pemerintahan Prabowo, komposisi tersebut menjadi penting karena tantangan pemerintah ke depan semakin kompleks. Presiden membutuhkan masukan bukan hanya dari orang-orang yang sepemikiran, tetapi juga dari mereka yang mampu melihat persoalan dari sudut pandang berbeda.

Baca :  Semarak HUT Ke-1 Kodam XX/TIB, Korem 042/Gapu Gelar Beragam Lomba Olahraga

Rocky Gerung di Wantimpres menjadi simbol menarik: suara kritis tidak harus selalu berada di luar kekuasaan. Kritik, ketika ditempatkan dalam ruang dialog yang konstruktif, justru dapat menjadi bagian dari mekanisme koreksi pemerintahan.

Kini publik tinggal menunggu apakah Rocky akan tetap mempertahankan karakter kritisnya ketika berada di dalam lingkar kekuasaan, dan sejauh mana suara kritis tersebut benar-benar menjadi pertimbangan Presiden.

Sumber: Sekretariat Negara RI.

Editor: Firdaus

Share :

Baca Juga

Nasional

Program Bedah Rumah TMMD 115 Kodim 0415/Jambi Bantu Warga Kurang Mampu

Nasional

Babinsa Koramil Sengeti Dukung Kegiatan Lokakarya Se-Sumatera di Desa Binaan

Nasional

Kodim 0415/Jambi Gelar Patroli Malam: Perkuat Keamanan Kota di Akhir Pekan

Nasional

Tim Gabungan TNI-Polri Berhasil Evakuasi 15 Pekerja Yang Akan Dibunuh Kelompok Egianus Kogoya

Nasional

Suasana Harmonis Warga Bersama Satgas TNI 301/PKS Di Puncak Jaya

Nasional

Koramil Oksibil Temui Masyarakat Dalam Upaya Pencarian Korban Hanyut Di Sungai Digoel

Nasional

Pelaku Pembunuh Alm Danramil Aradide Sering Mendapat Bantuan Sembako, Kapendam Cenderawasih : Air Susu Dibalas Air Tuba

Nasional

Sinergitas Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Komsos Dengan Perangkat Kelurahan Semakin Solid