JAMBI – Pembangunan dan rehabilitasi SD Negeri 219 Kota Jambi terus berjalan. Hingga pekan ke-15 pelaksanaan, progres revitalisasi sekolah tersebut dilaporkan telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada November 2026.
Perkembangan itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Laporan Progres Revitalisasi SD Negeri 219 Kota Jambi yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyampaikan perkembangan pembangunan kepada para pemangku kepentingan sekaligus memperkuat pengawasan bersama.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kelurahan Kenali Besar, Plt. Kasi PMKS Hardilena, Babinsa, Kepala SD Negeri 219 Kota Jambi Sandra Lusiyana, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Usrial, para guru, serta wali murid.
Gudra Patrun, yang akrab disapa Uun, selaku perencana pembangunan, menjelaskan bahwa pekerjaan revitalisasi telah berlangsung selama 15 minggu dengan capaian progres sekitar 70 persen.
“Alhamdulillah, saat ini progres pembangunan sudah mencapai 70 persen. Kami bekerja secara profesional sesuai prosedur yang telah ditentukan dan menggunakan bahan-bahan berkualitas. Kami memperkirakan pekerjaan ini dapat diselesaikan pada November mendatang,” ujar Uun.
Ia menjelaskan, anggaran yang dikelola untuk pembangunan dan rehabilitasi SD Negeri 219 Kota Jambi mencapai Rp1,8 miliar. Dengan nilai anggaran tersebut, pihaknya berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana, dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan dan manfaatnya bagi kegiatan pendidikan.
Uun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan pembangunan. Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut hingga pekerjaan selesai.
“Kami mohon doa dan dukungan agar pekerjaan ini dapat selesai dengan baik dan menghasilkan bangunan yang berkualitas sehingga bisa dimanfaatkan oleh anak-anak yang bersekolah di SD Negeri 219. Semua ini merupakan hasil perjuangan dan dukungan kita bersama,” ungkapnya.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama 15 minggu pelaksanaan pekerjaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi pihak sekolah maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua P2SP Usrial menegaskan bahwa pengawasan dan pengendalian terus dilakukan terhadap setiap tahapan pekerjaan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.
“Semua pekerjaan kami awasi dan kami kontrol. Alhamdulillah, saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen. Terima kasih atas dukungan dan support dari Bapak dan Ibu semua,” kata Usrial.
Ia juga mengajak pihak sekolah, para guru, dan wali murid untuk turut memantau perkembangan pembangunan. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan pekerjaan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Negeri 219 Kota Jambi Sandra Lusiyana menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak terhadap program revitalisasi tersebut.
Menurut Sandra, kerja sama dan dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil sesuai harapan.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Tanpa dukungan Bapak dan Ibu semua, apa yang kita harapkan tentu tidak akan berjalan dengan lancar,” ungkap Sandra.
Melalui sosialisasi ini, perkembangan pembangunan diharapkan dapat diketahui secara terbuka oleh pihak sekolah, wali murid, dan masyarakat. Keterbukaan informasi tersebut juga diharapkan memperkuat koordinasi serta pengawasan terhadap pelaksanaan revitalisasi.
Dengan progres yang dilaporkan mencapai 70 persen, pembangunan dan rehabilitasi SD Negeri 219 Kota Jambi kini memasuki tahap lanjutan menuju target penyelesaian November 2026. Masyarakat tentu berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi dan ketentuan yang berlaku, sehingga fasilitas pendidikan yang dihasilkan aman, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar para siswa. (M. Rosyid)
Tim Sriwijaya Daily










