Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / Nasional

Selasa, 14 Maret 2023 - 08:57 WIB

Pusat Psikologi TNI Berikan Dukungan Psikologis Kepada Relawan Tragedi Plumpang

Pusat Psikologi TNI Berikan Dukungan Psikologis Kepada Relawan Tragedi Plumpang (Foto/Ist)

Pusat Psikologi TNI Berikan Dukungan Psikologis Kepada Relawan Tragedi Plumpang (Foto/Ist)

SRIWIJAYADAILY.CO.ID. Pusat Psikologi TNI menerjunkan Tim Psikososial untuk membantu mengatasi trauma yang dialami oleh para penyintas kebakaran Depo Pertamina Plumpang di lokasi pengungsi PMI Plumpang – Jakarta Utara.

Tim Psikososial dari Puspsi TNI mendukung dan memberikan bantuan penanggulangan akibat bencana, pengungsian dan bantuan kemanusiaan dengan mendirikan posko Layanan Psikologi yang standby 24 jam di PMI Jakarta Utara sajak tanggal 7 Maret lalu.

Posko Layanan Psikologi itu untuk melaksanakan kegiatan trauma healing dalam rangka membantu mereduksi beban psikologis baik yang dialami para penyintas agar mencapai kesejahteraan psikis yang lebih baik setelah mengalami trauma pasca bencana kebakaran dan kelelahan bagi relawan melaksanakan tugasnya.

Tidak hanya kepada penyintas tragedi Plumpang, Layanan psikologi juga diberikan kepada Relawan PMI karena mereka telah bertugas sejak awal pasca kejadian hingga para penyintas medapatkan tempat tinggal.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Hal tersebut memungkinkan munculnya burnout kepada para relawan, terutama mereka yang baru bergabung sebagai relawan PMI. Kelelahan dan stres dalam bekerja (burnout), bukanlah hal yang bisa disepelekan, karena dapat mempengaruhi produktivitas dan menurunnya motivasi dalam bekerja.

Burnout merupakan kondisi stres dimana pekerja merasa lelah secara fisik, mental dan emosional. Ada tiga tanda yang muncul karena burnout, pertama kelelahan fisik. Mereka selalu merasa kekurangan energi dan merasa lelah sepanjang waktu.

Kedua, ditandai dengan kelelahan emosional, perasaan tidak berdaya, merasa terperangkap di dalam pekerjaannya. Ketiga, kelelahan sikap atau mental. Mereka akan mulai merasa sinis dan negatif terhadap orang lain maupun pekerjaannya sehingga cenderung merugikan diri sendiri, pekerjaan, organisasi dan kehidupan.

Beberapa penyebab terjadinya burnout yaitu beban kerja yang menumpuk, tekanan pekerjaan yang tinggi dan atau karena kurang istirahat . Memikul terlalu banyak tanggung jawab pekerjaan dan tidak mendapat dukungan atau menjalin hubungan yang dekat dengan orang lain. Adapun tanda-tanda yang dialami apabila terjadinya burnout adalah mudah marah, menurunnya system kekebalan atau imunitas dalam tubuh dan tidak lagi produktif dalam bekerja.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Tim Psikososial Puspsi TNI memberikan intervensi psikologis kepada para relawan berupa tension release di akhir penugasan dengan kegiatan berupa Fun Game baik berupa permainan kelompok maupun permainan penyatuan. Peserta di dorong agar memahami esensi dari permainan (Debriefing) dan ditutup dengan selebrasi.

Hal ini bertujuan untuk mengembalikan moril para relawan. Relawan yang mengikuti tension release berjumlah kurang lebih 40 orang yang terdiri dari relawan baru, relawan senior dan jajaran pengurus PMI Jakarta Utara.

Tim Psikososial dari Pusat Psikologi TNI terdiri dari Mayor Ckm (K) Devita, M.Psi., Psikolog, sebagai Ketua Tim. Didukung oleh Kapten Laut (KH) M. C. Bayu Murti, M.Psi., Psikolog., Letda Kes Lutfie Adjie Misbah, S.Psi., Sertu Satria Manggala Putra, Serda Bek/W Kiki Meilani W. dan Serda Keu/W A. Ummul M. Jaynur Dwiputri.

Baca :  Cegah Kenakalan Remaja, Babinsa Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas

Testimoni dari petugas Tim Dukungan Psikososial PMI Jakarta Utara yang mengikuti program ini, Annita Andreyanny mengungkapkan kegiatan ini sangat membantu dalam mengembalikan mood para relawan. Suasana selama kegiatan berlangsung sangat cair sehingga dapat mengembalikan stabilitas emosi sekaligus terbangun kedekatan antara para relawan baru dan relawan senior.

Ungkapan senada disampaikan oleh Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan PMI Jakarta Utara bapak Hery Chaerul Iftiqar, bahwa kegiatan semacam ini baru pertama kali dilakukan di PMI Jakarta Utara dimana intervensi psikologis yang diberikan kepada relawan dapat dirasakan secara langsung.

Sumber : Puspen TNI

Share :

Baca Juga

Nasional

Meriahkan HUT TNI, Prajurit Korem Garuda Putih Gelar Bakti Kesehatan

Nasional

Satgas Pamtas Yonif 122/TS Gagalkan Upaya Penyelundupan Ganja dari Papua Nugini

Nasional

395 Prajurit, PNS dan Persit Jajaran Korem 044/Gapo Ikuti Baksos Donor Darah

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Kagumi Kekompakan Forkopimda Babel

Nasional

Ditbinmas Polda Jambi Gandeng Serambi Bersatu, Perkuat Edukasi Hukum dan Kamtibmas ke Masyarakat

Nasional

Ikut Sukseskan TMMD Di Desa Kembang Seri Baru, Mhs KKN Unja Gelar Berbagai Lomba

Nasional

Tumbuhkan Sikap Disiplin, Aparat TNI Beri Materi PBB Kepada Siswa SD Biak Numfor

Nasional

Danrem 042/Gapu Ajak Pelajar Menabung Sejak Dini