Tanjab Barat (sriwijayadaily) – Pembersihan aliran Sungai Parit 8 atau lebih dikenal sebagai Parit Cegat di Desa Kemuning, yang menjadi salah satu sasaran tambahan dalam program TMMD ke-124 Kodim 0419/Tanjab, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Jumat (16/5/2025), proses pembersihan telah mencapai 60 persen.
Program ini mendukung Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan dan pencegahan bencana banjir di wilayah permukiman warga.
Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bekerja sama membersihkan sungai dari tumpukan sampah, tanaman liar, dan sedimentasi yang menghambat aliran air. Meski menggunakan alat sederhana seperti cangkul, parang, dan sekop, semangat gotong royong antara TNI dan warga tetap kuat.
Pasiter Kodim 0419/Tanjab menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Sungai ini merupakan jalur air penting bagi warga. Dengan membersihkannya, kita membantu memperlancar aliran air dan mencegah potensi banjir,” ujarnya.
Diharapkan, pembersihan sungai dapat segera diselesaikan secara menyeluruh, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat Desa Kemuning.**)










