Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., mendampingi Pangdam XXI/RI Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., beserta rombongan dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama para alim ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (08/04/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0411/KM, Kelurahan Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, dengan tema “Bersama Rakyat dan Ulama TNI Kuat”. Tujuan utama dari acara ini adalah untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, serta memperkuat kebersamaan guna meningkatkan stabilitas keamanan (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.
Pangdam XXI/RI Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya, namun juga harus waspada terhadap upaya dari negara lain yang tidak ingin melihat Indonesia menjadi negara besar. Untuk itu, beliau menekankan pentingnya menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara melalui sistem pertahanan yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia.
“Dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah, negara membentuk sistem pertahanan yang diatur melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia. Tentara Nasional Indonesia memiliki tugas pokok untuk mempertahankan keadaan negara, melindungi segenap bangsa, serta menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Pangdam.
Pangdam juga menyampaikan komitmen Kodam XXI/RI dalam membangun Provinsi Lampung melalui sinergitas dengan Forkopimda, dengan pola pembangunan berbasis lima pilar: ketahanan pangan, konektivitas, SDM, mitigasi, dan pentahelix. Ia juga menegaskan bahwa tolak ukur keberhasilan adalah penurunan angka kriminalitas dan rasa aman masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, KH. Muali Irsyam S.Pd.I., Ketua LP Ma’arif PCNU dan tokoh agama Kabupaten Lampung Tengah, menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui kegiatan ini, beliau mengajak masyarakat Lampung Tengah untuk bahu-membahu dan bersatu padu dalam meningkatkan pengabdian demi memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Lampung Tengah.
Dr. H. Mustofa M.H., tokoh masyarakat, juga menambahkan bahwa acara halal bihalal ini adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi, serta memohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan. “Semoga pertemuan ini menjadi jalan untuk membersihkan hati dan meningkatkan kekeluargaan serta solidaritas di antara kita,” ujar Dr. Mustofa.
Dalam sambutannya, Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, S.H., M.H., mewakili Gubernur Lampung, menekankan pentingnya kolaborasi erat antara Pemprov Lampung dan TNI sebagai fondasi utama dalam menjaga kondusivitas dan keamanan, serta mendukung percepatan pembangunan, terutama dalam bidang ketahanan pangan dan infrastruktur.
“Gubernur Lampung sangat mengapresiasi peran aktif TNI dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan kultural dan pembangunan. Sinergi ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan, serta mitigasi lingkungan untuk mendukung visi ‘Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas’,” pungkasnya. (Hermansyah/red)










