Batanghari – Kehidupan desa yang dinamis dan berkeadilan tak lepas dari keberlangsungan musyawarah sebagai wadah demokrasi lokal. Musyawarah bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi fondasi partisipatif dalam merumuskan pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga.
Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Musyawarah Desa Senaning, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, yang digelar di kantor desa pada Kamis (5/6/2025). Hadir dalam forum tersebut Babinsa Desa Senaning dari Koramil 415-04/Ma Bulian Kodim 0415/Jambi, Serma Mahmudin, bersama Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan perangkat desa lainnya.
Agenda musyawarah mencakup isu-isu strategis desa, seperti peningkatan produktivitas pertanian, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, perbaikan layanan publik, serta perencanaan pembangunan infrastruktur prioritas.
“Melalui musyawarah ini, kita perkuat sinergi antar-lembaga dan komunitas desa. Bukan hanya menyelesaikan masalah, tapi juga menyusun langkah nyata demi kemajuan bersama,” tegas Serma Mahmudin dalam sambutannya.
Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam musyawarah desa merupakan bentuk keterlibatan aktif dalam membangun desa dari bawah, menciptakan suasana yang kondusif, serta memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat.
Lebih lanjut, Serma Mahmudin menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana menyampaikan aspirasi warga, memperkuat silaturahmi, dan meminimalisir potensi konflik sosial melalui dialog terbuka dan inklusif.
“Keterlibatan semua unsur dalam musyawarah ini adalah bukti bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi hasil kolaborasi seluruh elemen desa,” tambahnya.
Musyawarah ini diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan partisipatif, transparan, dan berkeadilan sosial di Desa Senaning, sekaligus mempertegas komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan rakyat melalui pendekatan teritorial yang humanis dan solutif. **)










