Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Rabu, 19 April 2023 - 17:48 WIB

Perketat Pengamanan Jalur Tikus, 5 Orang PMI Non Prosedural Diamankan Satgas Pamtas Yonif 645/Gty

SRIWIJAYADAILY – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha Perketat pengawasan dan Pengamanan Jalur-jalur tikus/jalur tidak resmi (JTR) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia dalam Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023 M dalam antisipasi keluar masuknya pelintas batas illegal dan masuknya barang-barang illegal khususnya penyelundupan barang haram Narkotika.

Kali ini Prajurit Pos Koki Jagoi Babang berhasil mengamankan 5 (lima) orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga PMI Non Prosedural di jalur tidak resmi/jalan tikus, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalbar.

Demikian disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Rabu, (19/04/2023).

Dansatgas mengatakan, menjelang hari raya lebaran Idul Fitri 1444 H/2023 M Prajurit kami Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha melaksanakan pengawasan dan pengamanan perbatasan secara ketat dijalur-jalur tidak resmi/jalur tikus dalam antisipasi peningkatan pelanggaran pelintas batas illegal serta dalam upaya mencegah kegiatan illegal serta masuknya barang-barang illegal khususnya penyelundupan narkotika yang sudah menjadi atensi dari pimpinan atas. Ujar Dansatgas

Baca :  Babinsa Bagan Pete Dampingi Peninjauan Posyandu, Dukung Percepatan Penanganan Stunting

Dikatakannya, TNI dalam hal ini Satgas Pamtas tidak akan memberi celah sedikitpun untuk orang-orang yang melakukan kegiatan-kegiatan illegal di wilayah perbatasan RI-Malaysia khususnya jalur tikus wilayah sector Kalimantan barat yang menjadi sector pengamanan kami, baik itu berupa barang maupun pelintas batas Kami akan ambil tindakan tegas apabila menemukan hal tersebut. Tegasnya

Kali ini Prajurit kami darii Pos Koki Jagoi Babang Satgas Pamtas Yonif 645/Gty yang di pimpin oleh Serda Viky Wahyu Dwi Ariel beserta 3 (tiga) orang anggota saat sedang melaksanakan Ambush mengamankan 5 (lima) orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga PMI Non Prosedural yang sedang melintas atau berjalan di jalur tidak resmi/jalur tikus dari arah negara Malaysia menuju Indonesia. imbuhnya

Baca :  Babinsa Koramil Sebapo Anjangsana ke Desa Tanjung Baru, Pantau Kondisi Wilayah Binaan

Kemudian 5 (lima) orang tersebut didekati dan dihentikan, selanjutnya antisipasi bawa barang-barang Illegal ataupun Narkotika dilaksanakan pengecekan dan pemeriksaan barang-barang bawaan tersebut. Setelah dilaksanakan pengecekan dan pemeriksaan identitas KTP orang tersebut ternyata adalah WNI (Warga Negara Indonesia) yang tidak bisa menunjukan surat-surat sesuai prosedur yang ada dan diduga PMI Non Prosedural yang hendak melintas masuk ke Indonesia melalui jalur tidak resmi/jalan tikus.

Kelima Orang PMI Non Prosedural tersebut yang bekerja buruh di Malaysia dan akan kembali ke Indonesia melewati jalur tidak resmi/jalur tikus tersebut berasal dari berbagai Provinsi seperti Kalbar dan NTB, selanjutnya Kelima PMI Non Prosedural tersebut berinisial AW (28), IK (25), AS (29), LA (27), HS (34).

Baca :  Pendampingan Babinsa di Batanghari Perkuat Semangat Petani Tingkatkan Produksi Padi

Dansatgas menambahkan, dari tingkat kerawanan kegiatan penyelundupan dan kegiatan illegal lainnya yang cukup tinggi tersebut, maka diberlakukan pengawasan yang ketat dengan melaksanakan patroli dan Ambush setiap hari guna mencegah segala bentuk kegiatan illegal. Tegas Dansatgas

Selanjutnya Serda Viky melaporkan kejadian tersebut kepada Dan SSK II Pos Koki Jagoi Babang Kapten Inf Prayudy Yusga. Kemudian Dan SSK II memerintahkan agar menyerahkan 5 (lima) orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural tersebut ke Pihak Pos Imigrasi Jagoi babang untuk didata sesuai dengan prosedur yang berlaku.
(Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty)

Share :

Baca Juga

Nasional

Cukur Rambut Gratis, Dari Satgas TNI 142/KJ Untuk Siswa Di Sekolah

Nasional

Kasad Resmikan Instalasi Tahanan Super Maximum Security (SMS) Milik Pomdam III/Siliwangi

Nasional

Satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi Berikan Bimbingan Belajar Pada Anak Di Perbatasan Papua

Nasional

Pangdam III/Siliwangi Bahas Kolaboratif dengan Kajati untuk Jawa Barat

Nasional

Satgas TNI Bantu Pendidikan Anak-Anak di Perbatasan Papua

Nasional

TNI-Polri Bersinergi Amankan Pemilu 2024

Nasional

Babinsa Sungai Asam Himbau Anak-Anak Hindari Bermain di Sungai Berarus Deras

Nasional

BERITA FOTO : Pangdam II/Swj Mengikuti Apel Komandan Satuan Di Akademi Militer