Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Kamis, 19 Mei 2022 - 20:43 WIB

Pemerintah Buka Keran Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan, untuk memberikan izin kembali kegiatan ekspor komoditas minyak goreng. Aktivitas ekspor tersebut, mulai efektif pada 23 Mei 2022 mendatang.

“Saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali,” kata Presiden Jokowi melalui siaran virtual pada Kamis (19/5/2022).

Pertimbangan Presiden Jokowi membuka keran ekspor minyak goreng kembali, karena adanya sejumlah faktor. Di antaranya kebutuhan nasional yang telah naik signifikan di kisaran angka 211 ribu ton per bulan.

Tercapainya angka tersebut, lanjut Presiden, membuktikan bahwa ketersediaan minyak goreng telah melimpah di tanah air.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

“Pada Maret 2022 sebelum dilakukan pelarangan ekspor pasokan kita hanya mencapai 64,5 ribu ton, namun setelah dilakukan pelarangan ekspor di April pasokan kita mencapai 211 ribu ton per bulannya, melebihi kebutuhan nasional bulanan kita,” kata Presiden.

Kemudian, adanya indikasi penurunan harga rata-rata minyak goreng secara nasional. Terbukti dari harga minyak curah terpantau menjadi Rp17.600 dari harga sebelumnya yang menyentuh angka Rp19.800.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

“Setelah adanya pelarangan ekspor harga rata-rata nasional turun menjadi Rp17.200 sampai dengan Rp17.600.

Pemerintah juga mempertimbangkan 17 juta orang tenaga di industri sawit yang terdiri dari petani, pekerja, dan juga tenaga pendukung lainnya. Sehingga, kebijakan membuka keran ekspor minyak goreng dapat dilakukan kembali.

“Ke depan harga minyak goreng curah akan semakin terjangkau menuju harga yang kita tentukan, karena ketersediaannya semakin melimpah,” kata Presiden.

Dalam rangka memastikan kegiatan ekspor dapat berlangsung terus, pemerintah kini akan melakukan pengawasan secara ketat. Terhadap kebijakan ekspor minyak goreng tersebut, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan rakyat.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Langkah strategis telah dilakukan oleh instansi pemerintah terkait dalam menjamin ketersediaan minyak goreng tersebut. Termasuk adanya sanksi berat yang dapat diganjar kepada pelaku yang melakukan penyimpangan ekspor minyak goreng.

“Saya juga telah memerintahkan aparat hukum kita untuk terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum para pelakunya. Saya tidak mau ada yang bermain-main yang dampaknya mempersulit rakyat, merugikan rakyat,” pungkas Presiden.

Share :

Baca Juga

Nasional

Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Dukung Persiapan Perlombaan 10 Program PKK Tingkat Kecamatan

Nasional

Kasal : Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi Lahirkan Inovasi Wujudkan TNI AL yang Profesional

Nasional

Pangdam I/BB Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapan Operasi Hopal Toba dan Pengamanan VVIP

Nasional

Hadiri Iftifalan Santri Ponpes Sa’adatuddarein, Babinsa Serka Haryadi Berpesan Terus Lanjutkan Pendidikan

Nasional

Tekan Angka Stunting, Babinsa Bersama PKM Gencar Sosialisasikan Pencegahannya

Nasional

Aksi Heroik Satgas Yonif 143/TWEJ Perbaiki Jembatan Di Pedalaman Papua

Nasional

Semarak HUT Kemerdekaan RI Ke-77, Seskoad Gelar Berbagai Lomba

Nasional

TNI Beri Kado Spesial Natal 2021 Untuk Anak-Anak Di Lanny Jaya