Delapan Dekade Persit, Peran Pendamping Prajurit Kian Strategis Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Danrem 043/Gatam Tekankan Percepatan Pembangunan Desa Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok

Home / Nasional

Jumat, 3 Maret 2023 - 07:43 WIB

Panglima TNI : Dalam Keadaan Tanggap Darurat Tidak Perlu Tunggu Perintah

Foto. Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB)/ Puspen TNI

Foto. Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB)/ Puspen TNI

SRIWIJAYADAILY.CO.ID –Dalam keadaan tanggap darurat sudah saya sampaikan kepada seluruh jajaran TNI tidak lagi menunggu perintah. Tidak lagi selalu ada telegram hitam di atas putih dari Panglima TNI, segera jalankan dulu, segera datang, segera berkoordinasi dengan BPBD, Kepala Daerah sehingga semuanya dapat teratasi dengan cepat.

Demikian disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan materi “Peran TNI dalam Memperkuat Resillensi Bangsa dalam Menghadapi Bencana” bertempat di Arena Jakarta Internasional Expo Kemayoran Hall B1 & B2, Kemayoran Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).

Panglima TNI menyampaikan bahwa hal itu sudah sesuai dengan Tugas Pokok TNI, dimana TNI dalam melaksanakan tugas menegakkan kedaulatan, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia melalui Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dalam OMSP ada kegiatan membantu pelaksanaan penanggulangan bencana kemudian melaksanakan kegiatan kemanusiaan.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

“Saya kira sudah kita laksanakan bersama Pemerintah Daerah, BNPN maupun BPPD di daerah. Perlu digaris bawahi di sini supaya kita dapat melaksanakan secara sinergis baik dengan Pemerintah Daerah, TNI-Polri. Apabila ini bisa kita laksanakan bersama, saya yakin penanggulangan bencana di daerah pasti lebih mudah dan bisa terlaksana dengan lancar,” ujar Laksamana Yudo Margono.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa peran TNI dalam penanganan bencana maupun pra bencana merupakan fungsi teritorial TNI. TNI telah melaksanakan pembinaan terotorial dan komunikasi sosial dengan melakukan edukasi dan penyuluhan untuk upaya pencegahan. Seperti yang sudah sering dilaksanakan oleh para pimpinan TNI di daerah dan melaksanakan program-program pencegahan bencana berupa reboisasi, pemulihan daerah aliran sungai serta penanaman mangrove. Selanjutnya dibidang operasi dan latihan, TNI telah melaksanakan penyusunan disaster management plan berupa Rencana Kontijensi, Rencana Tanggap Darurat, pembuatan protap dan SOP.

Baca :  Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga menguraikan peran dan kemampuan TNI pada tahap pasca bencana meliputi penyusunan recovery plan berupa rencana rehabilitasi dan rekonstruksi, serta melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana, mengembalikan penduduk yang mengungsi akibat bencana dan melaksanakan trauma healing terhadap korban terdampak bencana.

Baca :  Babinsa Muara Bulian Sosialisasikan Pencegahan Karhutla ke Warga

Di akhir pengarahannya, Panglima TNI menjelaskan komitmen TNI dalam rangka penanggulangan bencana alam. TNI akan hadir untuk melaksanakan tugas pokok yaitu melindungi segenap bangsa termasuk dari ancaman bencana alam. TNI akan meningkatkan kesiapsiagaan alutsista dan personil agar siap digerakkan dengan deploy dalam hitungan jam. TNI akan bersinergi dengan komponen bangsa lainnya dalam membangun ketahanan terhadap bencana alam dan TNI akan meningkatkan kemampuan alutsista dan personil melalui modernisasi dan pelatihan terpadu yang bertingkat dan berlanjut.

Kegiatan Rakornas PB dibuka oleh Presiden RI dan diikuti 5000 peserta, diantaranya Pejabat Utama TNI-Polri, para Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia, Bappenas dan BPBD Provinsi.

Sumber : Puspen TNI

Share :

Baca Juga

Nasional

Wujud Peduli ke Anggotanya, Danrem 044/Gapo Besuk Sertu Hermansyah di RS AK Gani

Nasional

Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman Sandang Predikat Lulusan Terbaik Program Doktor FEB Universitas Trisakti

Nasional

Prajurit Kodim 0416/Bute Ikuti Pelatihan Pengelolaan Keuangan Pribadi di Awal Tahun 2025

Nasional

Dirkuad Pimpin Syukuran HUT Ke 78 Corps Keuangan TNI Angkatan Darat

Nasional

Bentuk Mental Prajurit Yang Tangguh, Ajendam Terima Bintal Dari Bintaljarahdam II/Swj

Nasional

Kasrem 043/Gatam Hadiri Rapat Luar Biasa Senat Unila Dalam Rangka Dies Natalis Ke-59 

Nasional

Dandim 0415/Jambi : Binsiap Apwil dan Puanter Salah Satu Upaya Kodim Meningkatkan Kesiapan Apter Melaksanakan Pemberdayaan Wilayah

Nasional

Kehadiran Satgas Yonif MR 412 Kostrad Dukung Pendidikan Anak-Anak Di Tanah Papua