SRIWIJAYADAILY.COM – Dalam rangka mendukung program nasional swasembada pangan, kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV Tahun 2025 digelar di lahan PT. Brahma Binabakti KM 53, Desa Suko Awin Jaya, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Gubernur Jambi Al Haris, S.Sos., M.H., serta Forkopimda Provinsi Jambi. Dandim 0415/Jambi diwakili oleh Pabung Muaro Jambi Letkol Inf Beni, S.I.P., yang turut hadir bersama unsur TNI lainnya dalam mendukung gerakan nasional penanaman jagung.
Selain Forkopimda Provinsi Jambi, kegiatan juga dihadiri oleh Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., Asdatun Kejati Jambi Yudi Prihastoro, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Batanghari Rahmad Asrofi, S.E., serta sejumlah pejabat dari Polda Jambi, Kejaksaan, dan OPD Provinsi maupun Kabupaten Muaro Jambi.
Kegiatan dimulai dengan mengikuti Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak yang terpusat bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dari Kabupaten Tangerang, Banten. Usai kegiatan daring, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bibit jagung kepada dua kelompok tani binaan PT. Brahma Binabakti.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan 11 unit traktor dari Kementerian Pertanian RI serta 9 unit mesin pengering (bed dryer), yang terdiri dari 6 unit bantuan Pemerintah Provinsi Jambi dan 3 unit bantuan Polda Jambi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi memberikan penghargaan kepada PT. Brahma Binabakti atas kontribusinya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selanjutnya, dilakukan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolda Jambi, Gubernur, Forkopimda, serta tamu undangan, termasuk Pabung Muaro Jambi Letkol Inf Beni.
Kegiatan ditutup dengan pelepasan pipilan jagung sebanyak 5 ton ke Bulog oleh Kapolda Jambi dan Gubernur Jambi, disaksikan Forkopimda dan peserta kegiatan.
Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda, diharapkan program penanaman jagung serentak ini dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Jambi.**










