Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Danrem 043/Gatam Tekankan Percepatan Pembangunan Desa Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok Babinsa Muara Tembesi Intensifkan Komsos, Perkuat Silaturahmi dan Keamanan Desa Ampelu Mudo

Home / Militer

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:00 WIB

OPM Serang Tenaga Medis TNI, Tragedi Kemanusiaan Terjadi Lagi di Papua

Dekai, Papua Pegunungan – Aksi kekerasan bersenjata kembali mengguncang Tanah Papua. Serka SM, seorang Bintara Kesehatan (Bakes) Kodim 1715/Yahukimo, gugur dalam tugas setelah ditembak dan dibacok oleh kelompok bersenjata yang diduga kuat merupakan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) pada Senin (16/6/2025), pukul 10.45 WIT.

Penyerangan terjadi di Jembatan Kali Biru KM 4, Jalan Serada, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Saat itu, korban dalam perjalanan pulang dari RSUD Dekai menuju Markas Kodim.

Baca :  Perkuat Sinergi Keamanan, Camat Jambi Selatan Sambut Silaturahmi Senkom Mitra Polri

“Penembakan ini terjadi secara tiba-tiba saat almarhum berada di tengah perjalanan. Serka SM gugur di tempat akibat luka tembak dan bacokan,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Candra Kurniawan, dari Jayapura.

Insiden tragis ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata di Papua sepanjang semester pertama 2025.

Tren Kekerasan Meningkat

Berdasarkan data Komnas HAM Papua, sepanjang 1 Januari hingga 12 Juni 2025, telah tercatat 40 kasus kekerasan di wilayah Papua, termasuk 27 kasus penembakan dan kontak senjata.

Baca :  Babinsa Wijayapura Bersama Warga RT 05 Gotong Royong Cor Jalan Lingkungan

“Situasi hak sipil dan politik di Papua menunjukkan tren yang mengkhawatirkan,” ungkap Frits Ramandey, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Minggu (15/6).

Kabupaten Yahukimo menempati peringkat tertinggi dengan 8 kasus, diikuti Intan Jaya (7), Jayapura (5), serta beberapa daerah rawan lainnya seperti Puncak, Jayawijaya, dan Nduga.

Baca :  Kodam XXI/Radin Inten Gelar Upacara 17-an, Pangdam Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Duka Mendalam dan Evaluasi Keamanan

Gugurnya Serka SM meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI AD dan masyarakat Papua yang mendambakan perdamaian. Tindakan brutal ini kembali menggugah urgensi evaluasi keamanan dan pendekatan pembangunan damai di wilayah konflik.

️”Selamat jalan, prajurit terbaik. Darahmu di tanah Papua adalah bukti pengabdian yang tak tergantikan”.

Share :

Baca Juga

Militer

Babinsa Pelayangan Dampingi Pedagang Kaki Lima, Tertibkan Area BKR Putri Pinang Masak

Militer

Pastikan Kondusifitas Wilayah Tetap Terjaga, Kodim 0415/Jambi Gelar Patroli Garnizun

Militer

Babinsa Koramil 415-04/Ma Bulian Gelar Gotong Royong Bersama Warga Desa Aro

Militer

Sambang UMKM, Babinsa Rantau Rasau Sapa Pengusaha Kecil di Desa Tri Mulyo

Militer

Pangdam II/Sriwijaya Kunjungi Kodim 0418/Palembang, Tekankan Disiplin dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Militer

Patroli Gabungan di Kecamatan Pasar, Babinsa Bersama Aparat Tertibkan Gangguan Kamtibmas

Militer

Babinsa Sungai Lingkar Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos

Militer

TMMD Ke-125 Resmi Ditutup di Lampung, Pangdam II/Sriwijaya Tekankan Semangat Kemanunggalan