Sambut HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal, dan Pengobatan Gratis TNI AD Fair 2026, Alutsista dan Inovasi Jadi Magnet Pengunjung di Monas DPD PEPABRI Jambi Evaluasi dan Bubarkan Panitia HUT ke-67, Tekankan Tertib Administrasi dan Penguatan Pengabdian Purna Tugas Bukan Akhir Persaudaraan, Rekan Seperjuangan Datang Menjenguk Suhartono Danrem 042/Gapu Salurkan 25 Ribu Masker Bantuan Presiden, Lindungi Warga Jambi dari Dampak Kabut Asap Karhutla

Home / TNI-POLRI

Minggu, 23 Maret 2025 - 01:34 WIB

OPM Kembali Lakukan Kejahatan Kemanusiaan di Yahukimo, Guru dan Tenaga Kesehatan Dibakar Hidup-Hidup

YAHUKIMO – Gerombolan bersenjata yang diduga bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi brutal yang mengguncang Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pada Jumat (21/3/2025), kelompok ini membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang guru dan tenaga kesehatan di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk. Tak hanya itu, mereka juga membakar empat gedung sekolah dan satu rumah guru.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, S.E., M.M., dalam keterangannya pada Sabtu (22/3/2025), mengutuk keras aksi keji tersebut.

Baca :  Silaturahmi dengan PPAD, Kasad Paparkan Inovasi TNI AD untuk Prajurit dan Masyarakat

“OPM penjahat kemanusiaan ini benar-benar biadab. Mereka tidak hanya membunuh enam guru dan tenaga kesehatan dengan cara dibakar hidup-hidup, tetapi juga menghancurkan fasilitas pendidikan serta memeras dan merampok masyarakat. Mana keadilan HAM bagi para korban ini?” ujar Kapendam.

Saat ini, aparat keamanan masih berupaya mengevakuasi para korban, sementara kelompok bersenjata tersebut terus meneror masyarakat sekitar. Nama-nama korban yang sudah teridentifikasi sejauh ini adalah Sdri. T (guru), Sdri. F (guru), Sdr. F (guru), dan Sdri. I (tenaga kesehatan), sementara dua korban lainnya masih dalam proses pendataan.

Baca :  Babinsa Jambi Selatan Ajak Pelajar SMPN 26 Jauhi Geng Motor, Judi Online, dan Narkoba

Akibat serangan brutal ini, para guru dan tenaga kesehatan dari Distrik Heriyapini, Distrik Kosarek, Distrik Ubalihi, Distrik Nisikni, Distrik Walma, dan Distrik Kabiyanggama meminta untuk diungsikan. Pada Sabtu (22/3), sebanyak 58 orang, termasuk 4 anak-anak dan 1 warga sipil, telah dievakuasi menggunakan pesawat Adventist Aviation melalui Bandara Wamena.

Baca :  Babinsa Koramil Muara Tembesi Hadiri Sosialisasi P4GN, Dukung Terwujudnya Kampung Bebas Narkoba

Aksi biadab ini kembali menegaskan ancaman nyata dari kelompok separatis bersenjata di Papua yang terus menyerang tenaga pendidik dan kesehatan, yang seharusnya menjadi pilar kemajuan daerah. Aparat keamanan diharapkan dapat mengambil langkah tegas untuk menghentikan aksi teror ini dan memberikan keadilan bagi para korban.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa Wijaya Pura Ikuti Senam Sehat Bersama Warga, Pererat Kebersamaan dan Budaya Hidup Sehat

TNI-POLRI

PT Siginjai Sakti Pererat Silaturahmi Mitra Lewat Buka Puasa Bersama

TNI-POLRI

Babinsa Jambi Timur Ikut Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan

TNI-POLRI

Babinsa Pasir Panjang Hadiri Sosialisasi Inflasi, Ajak Warga Bijak Kelola Keuangan Rumah Tangga

TNI-POLRI

Letkol Inf Dedy Pungky, Kreator Bendera Raksasa di Langit Tebo

TNI-POLRI

Mantan Dandenpom Jambi Kolonel Purn. M. Nurdin Ikuti Ziarah HUT ke-80 Pomad di TMP Satria Bhakti

TNI-POLRI

Danramil 415-07/Pelayangan Hadiri Pembukaan MTQ, Tegaskan Komitmen Dukung Generasi Qurani

TNI-POLRI

Satgas TMMD Kodim 0416/Bute Salat Jumat Bersama Warga, Pererat Kebersamaan di Desa Teluk Kuali