Babinsa Talang Jauh Bersama Lurah dan Warga Gotong Royong Cor Jalan Rabat Beton, Dukung Program Kampung Bahagia Babinsa Koramil 415-12/Pasar Bersama Aparat Gabungan Gelar Patroli Malam, Jaga Kondusivitas Wilayah Babinsa Jalin Komsos dengan Tokoh Pemuda, Ajak Cegah Kenakalan Remaja dan Perkuat Kamtibmas Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Pererat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos di Desa Bakti Mulya TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Batanghari, Akses Ekonomi Diharapkan Pulih

Home / Nasional

Kamis, 21 Maret 2024 - 12:50 WIB

OPLA di OKI Banjir, Kodam II/Swj Alihkan Excavator Ke Bandar Jaya

SRIWIJAYADAILY OKI ~ Dikarenakan kegiatan Optimasi Lahan (OPLA) Rawa di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengalami banjir dan tidak kunjung surut serta dihadapkan dengan tenggang waktu pekerjaan yang mendesak maka Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil menyetujui pengalihan pekerjaan dari Desa Sukapulih ke Desa Bandar Jaya.

Disampaikan Kapendam II/Swj, Kolonel Arh Saptarendra dalam rilisnya di Palembang, bahwa pada hari ini (Selasa,19/03/2024) Pangdam II/Swj memimpin rapat koordinasi lanjutan terkait progress kegiatan OPLA yang dilakukan jajaran Kodam II/Swj bersama dengan Dinas PTPH Provinsi Sumsel, Dinas PTPH Kabupaten OKI serta Tim Ahli Pelaksana Survei Investigasi Desain (SID) Ekstensifikasi lahan dari Unsri, Unpad dan Unand.

Baca :  Babinsa Sebapo Monitoring Wilayah, Pastikan Desa Tetap Kondusif Pasca Idul Fitri

“Tujuan dari SID ekstensifikasi lahan untuk mengetahui apakah lahan rawa yang akan dioptimasi itu layak dikembangkan sebagai sawah ataukah tidak, sehingga dengan adanya survei dari Lembaga/unsur yang independent dalam hal ini dari Unsri, Unpad dan Unand maka dapat mendukung pelaksanaan kebijakan secara ilmiah,”terang Sapta.

Seperti yang dialami di Kabupaten OKI, lanjut mantan Kasubdislitra Dispenad itu, setelah Pangdam II/Swj terima laporan kemajuan pekerjaan mengalami kendala maka beliau segera menindaklanjuti dengan rapat koordinasi lanjutan dalam rangka mengevaluasi serta merencanakan tindak lanjut solusinya.

Baca :  Babinsa Hadir di Tengah Warga untuk Jaga Kebersamaan dan Keamanan

“Saat ini di Sumbagsel, khususnya Sumsel terjadi peningkatan curah hujan sehingga area di Desa Sukapulih, Pademaran, OKI mengalami banjir dan tidak kunjung surut beberapa hari ini sehingga keadaan force majeur atau peristiwa yang tidak dapat dikendalikan dan tenggang waktu, memaksa kita untuk mengambil Langkah solutif,”ujar Sapta.

“Diantaranya menunda kegiatan di Desa Sukapulih dan dengan mengalihkan pekerjaan, excavator ke Desa Bandar Jaya, Air Sugihan,’imbuh dia.

Ini juga berdasarkan penilaian dari tim ahli dan kondisi di Desa Bandar Jaya, lanjut lulusan Akmil 1996 itu, lahannya lebih kering dan excavator bisa digunakan secara maksimal.

Baca :  Menjaga Rasa Aman dari Pinggir Desa

“Pangdam juga tegaskan, untuk pekerjaan OPLA harus dapat direaliasikan karena merupakan komitmen bersama untuk mendukung program pemerintah dan masayrakat dalam hal ketahanan pangan,”pungkasnya.

Selain Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Muhammad Thohir, S.Sos.,M.M, juga hadir Aster Kasdam ll/Swj Kolonel Inf Ahmad Hadi Hariono, Kazidam ll/Swj Kolonel Czi Koerniawan Pramulyo, S.H. dan Dandim Dandim 0402/OKI Letkol Inf I M Pane.

Sumber : Pendam II/Swj

Share :

Baca Juga

Nasional

Meriahkan HUT ke-74, Yonkav 5/DPC Gelar Khitanan Massal Gratis

Nasional

Asintel Kasad Mayjen TNI Jaka Tandang Tinjau Langsung Program TMMD Ke 118 Kodim 0419/Tanjab

Nasional

Kasad Saksikan Deklarasi 320 Mantan Anggota NII Kembali Setia pada NKRI

Nasional

Pesawat Hercules C-130 Mendarat Sukses di Lanud Dhomber Bawa Transmisi Pompa Air untuk IKN

Nasional

Dukung Reformasi Perlindungan Sosial Terintegrasi, Babinsa Hadiri Rapat FKP Registrasi Sosial dan Ekonomi

Nasional

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kawal Penyaluran BLT Dana Desa di Gedong Karya

Nasional

Kasad, Umat Khonghucu Bagian Dari Komponen Bangsa Agar Tetap Teguh Jaga Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan

Nasional

KST Kembali Berulah Di Papua, 1 Prajurit TNI Gugur dan 2 Luka Terkena Tembakan