TELANAIPURA, SRIWIJAYADAILY — Warung kopi kerap menjadi ruang paling jujur bagi warga untuk berbagi keresahan. Di sana, obrolan mengalir tanpa sekat, dari urusan rumah tangga hingga soal keamanan lingkungan. Di Kelurahan Beliung, ruang sederhana itu dimanfaatkan sebagai medium menjaga ketertiban bersama.
Sabtu malam, 10 Januari 2026, Babinsa Kelurahan Beliung, Koramil 415-09/Telanaipura, Kodim 0415/Jambi, Sertu Erizal, duduk bersama warga RT 06 di warung kopi milik Ruslan, di Jalan TP Sriwijaya. Obrolan santai sambil menyeruput kopi berubah menjadi diskusi serius tentang kondisi keamanan lingkungan.
Warga menyampaikan kegelisahan mereka. Situasi lingkungan dinilai mulai kurang kondusif. Dari dialog itulah muncul kesepakatan: ronda malam perlu dihidupkan kembali sebagai langkah pencegahan gangguan keamanan.
Bagi Sertu Erizal, keamanan bukan semata urusan aparat. Ia menekankan pentingnya peran warga melalui jaga swakarsa. “Keamanan lingkungan adalah modal utama kehidupan yang tenteram. Tanpa keterlibatan warga, rasa aman sulit terwujud,” ujarnya.
Ajakan itu mendapat respons positif. Hasan, salah seorang warga RT 06, menyatakan dukungannya terhadap pengaktifan kembali ronda malam. Ia bahkan siap mendorong partisipasi warga lain dan membantu kebutuhan kegiatan jaga malam secara bergiliran.
Pendekatan persuasif melalui komunikasi sosial menjadi pilihan Babinsa. Warung kopi dipilih bukan tanpa alasan—tempat ini dinilai paling efektif untuk membangun keakraban dan kepercayaan. Dari obrolan ringan, tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan bersama.
Dari Beliung, pesan sederhana kembali ditegaskan: keamanan tidak selalu lahir dari patroli resmi, tetapi dari kepedulian warga yang mau berjaga, saling mengingatkan, dan bergotong royong.
Sumber: Pendim 0415/Jambi










