Turun Langsung ke Titik Api, Brigjen TNI Debok dan Kasdam Tambun Bungai Tangani Karhutla di Tjilik Riwut Belajar Menerima dan Melepaskan, Agar Hidup Tak Selalu Menjadi Peperangan Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA”

Home / TNI-POLRI

Selasa, 8 Juli 2025 - 10:00 WIB

Makan Bersama, Menghapus Sekat: Kisah Keakraban Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Perangkat Desa Tidar Kuranji

Muara Bulian, Jambi – Di balik senyapnya siang Desa Tidar Kuranji, Kecamatan Muaro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, terselip momen sederhana namun penuh makna. Senin, 7 Juli 2025, makan siang bersama menjadi jembatan keakraban antara aparat dan warga—membuktikan bahwa kedekatan tak selalu hadir lewat upacara atau rapat resmi.

Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian, Sertu Reflizar, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Muaro Sebo Ilir, duduk bersila di tempat lesehan. Tak ada jarak, tak ada pangkat—yang ada hanyalah tawa renyah, obrolan santai, dan hidangan yang tersedia di atas meja lesehan. Mereka menyatu dalam suasana penuh kekeluargaan bersama perangkat desa setempat.

Baca :  Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil, Tim Samba Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2026

“Silaturahmi itu fondasi dari ketahanan wilayah. Kita ingin kehadiran TNI dan Polri terasa sebagai sahabat, bukan sekadar penjaga,” tutur Sertu Reflizar sembari menyendok sayur yang dihidangkan hangat.

Menurutnya, komunikasi sosial bisa terbangun lewat cara apa pun, termasuk dari piring yang sama. Baginya, makan bersama bukan hanya mengisi perut, tetapi mengisi ruang-ruang kepercayaan antara aparat dan rakyat.

Baca :  Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha, Tiga Pilar Kunjungi Hotel di Wilayah Sungai Asam

“Makan bersama ini jadi simbol. Kami duduk bersama bukan karena perintah, tapi karena hati. Di sinilah rasa hormat dan kebersamaan tumbuh,” tambahnya.

Perangkat desa pun menyambut hangat inisiatif tersebut. Kehadiran aparat di tengah masyarakat, apalagi dalam suasana santai, menjadi penguat bahwa keamanan dan kenyamanan warga adalah tanggung jawab bersama.

“Kami merasa diperhatikan, dan yang lebih penting, kami merasa dekat. Ini bukan soal tugas formal, tapi kemanusiaan,” ungkap salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya.

Baca :  Tingkatkan Kemampuan Digital, Pusbekangad Gelar Bimtek Profesi Penerangan

Di tengah tantangan menjaga keamanan desa, sinergi seperti ini menjadi kunci. Semangat persaudaraan antara TNI, Polri, dan pemerintah desa adalah modal sosial untuk membangun wilayah yang aman, damai, dan sejahtera.

Karena sejatinya, kehadiran aparat bukan sekadar berdiri di garis depan, tapi juga duduk di tengah masyarakat—mendengar, memahami, dan menguatkan. (Dimjbi/jt54)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Kodim 0415/Jambi Gelar Patroli Malam, Jaga Keamanan dan Kondusifitas Kota

TNI-POLRI

Danramil 419-03/TI Jadi Inspektur Upacara Srigernas di SMKN 1 Tungkal Ilir

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Gelar Anjangsana di Desa Ujung Tanjung

TNI-POLRI

Babinsa Jelmu Bantu Angkut Kerikil, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Gotong Royong

TNI-POLRI

Babinsa Mersam Komsos dengan Perangkat Desa, Bahas Keamanan Lingkungan

TNI-POLRI

Upacara HUT ke-80 TNI Digelar di BKB Palembang, “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju

TNI-POLRI

Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Deka Piro Sandira Pimpin Ziarah Rombongan Sambut HUT ke-80 Pomad

TNI-POLRI

Bangun Keakraban dan Serap Informasi, Babinsa Pasar Jambi Gelar Komsos Bersama Warga