Babinsa Koramil Mersam Gotong Royong Bantu Pembangunan Rumah Warga Safari Dakwah di Prabumulih, Ustaz Jarir dan Ustaz Rofiq Fatah Ajak Jamaah Perkuat Bekal Akhirat Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Tegaskan Komitmen pada Etika dan Profesionalisme Pers Ketum PWI Pusat Ajak Keluarga Besar PWI Provinsi Jambi Jaga Kekompakan Babinsa Kelurahan Murni Kawal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Home / Olahraga

Rabu, 7 Desember 2022 - 09:00 WIB

Lewat Adu Penalti, Maroko Usir Spanyol dari Piala Dunia 2022

Noussair Mazraoui dijegal pemain lawan di laga Maroko vs Spanyol, Piala Dunia 2022\r\n (c) AP Photo/Julio Cortez

Noussair Mazraoui dijegal pemain lawan di laga Maroko vs Spanyol, Piala Dunia 2022\r\n (c) AP Photo/Julio Cortez

BOLA SRIWIJAYADAILY – Maroko memaksa Spanyol angkat kaki dari Piala Dunia 2022 Qatar. Selasa (6/12/2022), Maroko melewati duel alot 120 menit untuk mengalahkan Spanyol di babak adu penalti dengan skor telak 3-0.

Bermain di Education City Stadium, Maroko tampil tangguh untuk merebut tiket perempat final dari Spanyol. Hakim Ziyech dkk. menang dramatis di babak adu penalti.

Sesuai prediksi, Maroko tampil tangguh untuk membuat Spanyol kesulitan. Bahkan 45 menit pertama Maroko tampak lebih berbahaya daripada La Roja.

Spanyol bangkit di babak kedua, tapi tidak ada gol hingga 90 menit berakhir. Laga bahkan masih terkunci tanpa gol hingga 120 menit berlalu.

Lanjut ke babak adu penalti, Yassine Bounou kiper Maroko tampil luar biasa dengan menepis tiga penalti lawan. Maroko menang telak 3-0 dan berhak melaju ke babak perempat final.

Kemenangan Maroko atas Spanyol kali ini juga menyisakan setidaknya 5 pelajaran menarik. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaswjters!

5. Maroko super-agresif di babak pertama, kelelahan di babak kedua

Duel antarpemain di laga Maroko vs Spanyol, Piala Dunia 2022 (c) AP Photo/Julio Cortez

Maroko langsung tancap gas dan coba memberikan segalanya di 45 menit pertama. Babak pertama jadi milik Hakim Ziyech dkk. Spanyol sulit mengembangkan permainan.

Baca :  Babinsa Desa Petajen Hadir di Tengah Pekerja Bangunan, Perkuat Silaturahmi dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Terbukti, Spanyol mendominasi penguasaan bola sampai 69% di babak pertama, tapi justru Maroko yang lebih banyak mendapatkan peluang atau celah serangan.

Maroko kemudian menurunkan tempo di babak kedua, sepertinya untuk menjaga stamina. Untungnya mereka masih bisa menjaga gawang tidak sampai kebobolan.

4. Penguasaan bola Spanyol yang tak berarti

Pedri ditempel ketat oleh pemain lawan di laga Maroko vs Spanyol, Piala Dunia 2022 (c) AP Photo/Francisco Seco

Tim yang mendominasi sampai tiga perempat total persentase penguasaan bola seharusnya bisa menang, atau paling tidak mencetak gol. Nahas, Spanyol tidak demikian.

La Roja memang membawa bola, tapi mereka tidak tahu bola tersebut harus diapakan. Aliran umpan Spanyol hampir tidak berarti, tidak benar-benar mengancam.

Tercatat, Spanyol hanya melepas satu tembakan tepat sasaran selama 120 menit. Tentu catatan buruk untuk tim yang digadang-gadang jadi juara.

3. Maroko harus lebih efektif di lini serang

Aksi Hakim Ziyech di laga Maroko vs Spanyol, Piala Dunia 2022 (c) AP Photo/Julio Cortez

Di babak pertama, dengan lebih banyak peluang, Maroko seharusnya bisa memanfaatkan momentum untuk mencetak gol. Sayangnya mereka masih bermasalah dalam final pass.

Umpan pemungkas Maroko sering salah sasaran, jadi serangan mereka terhenti begitu saja. Padahal, seharusnya Maroko bisa mencetak gol lebih dari sekali.

Baca :  Hasan Basri Harahap Terpilih Aklamasi, Kembali Pimpin IPSI Jambi 2026–2030

Di perempat final nanti, Maroko jelas harus bermain lebih efektif dan harus memaksimalkan peluang sebaik-baiknya.

2. Spanyol sial di extra time

Timnas Spanyol saat adu penalti di laga 16 besar Piala Dunia 2022 versus Maroko, Selasa (6/12/2022) (c) AP Photo/Luca Bruno

Spanyol dan extra time memang tidak berjodoh. Tercatat, dengan kekalahan ini, La Roja sudah lima kali tersingkir di babak extra time dalam turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa).

Di Euro 2020 lalu, Spanyol juga kalah adu penalti dari Italia. Dan di edisi Piala Dunia terakhir (2018), Spanyol juga kalah adu penalti dari Rusia.

Kali ini skuad Luis Enrique kembali sial di babak adu penalti. Energi Spanyol sepertinya tidak cukup untuk duel alot selama 120 menit.

1. Pahlawan Maroko: Yassine Bounou dan Achraf Hakimi

Kiper Maroko di Piala Dunia 2022, Yassine Bounou (c) AP Photo/Abbie Parr

Ada dua pahlawan Maroko di balik kemenangan atas Spanyol: Yassine Bounou dan Achraf Hakimi. Keduanya jadi penentu di babak adu penalti.

Bounou, kiper Sevilla, memaksa tiga eksekutor pertama Spanyol gagal melakukan tugasnya. Sarabia, Soler, dan Busquets gagal mengeksekusi penalti.

Baca :  Babinsa Danau Teluk Rutin Komsos dan Anjangsana, Pererat Kedekatan dengan Warga

Kerja keras Bounou kemudian dituntaskan Hakimi yang jadi penendang keempat Maroko. Di panggung terbesar dunia, dengan tekanan masif, Hakimi melepas eksekusi Panenka untuk menaklukkan Unai Simon. Impresif.

Rapor Maroko Menuju 8 Besar Piala Dunia 2022

Timnas-Maroko piala dunia 2022/ FOTO : IST

Maroko yang berada di Grup F menggores kisah indah di Piala Dunia 2022. Singa Atlas sukses menjadi juara grup dalam perjalanan menuju babak 16 besar.

Ada dua raksasa Eropa yang jadi korban mereka. Hakin Ziyech dan kawan-kawan membuat runner-up 2018 Kroasia harus puas menempati peringkat dua. Sementara Belgia dibuat mengepak koper lebih cepat.

Maroko membuka kampanye di Qatar dengan mengimbangi Kroasia tanpa gol. Mereka lalu menghajar Belgia 2-0, sebelum memastikan posisi teratas berkat kemenangan 2-1 atas Kanada.

Singa Atlas menduduki posisi puncak Grup F lewat torehan tujuh angka. Mereka unggul dua nilai atas Kroasia dan selanjutnya saat menghadapi runner-up Grup E Spanyol pada 16 besar Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Al Rayyan, Selasa (6/12/2022) pukul 22.00 WIB, Maroko berhasil mengalahkan Spanyol lewat adu penalti dengan skor 3-0.

Pada perempat final, Maroko akan berhadapan dengan Portugal, mampukah Maroko membuat kejutan kembali, mari kita nantikan!!!

Susunan pemain

MAROKO XI (4-3-3): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Nayef Aguerd (84′ Jawad El Yamiq), Romain Saiss, Noussair Mazraoui (82′ Yahya Attia Attia Allah); Azzedine Ounahi (120′ Badr Benoun), Sofyan Amrabat, Selim Amallah (82′ Walid Cheddira); Hakim Ziyech, Youssef En-Nesyri (82′ Abdelhamid Sabiri), Sofiane Boufal (66′ Abdessamad Ezzalzouli).

Pelatih: Walid Regragui

SPANYOL XI (4-3-3): Unai Simon; Marcos Llorente, Rodri, Aymeric Laporte, Jordi Alba (98′ Alejandro Balde); Gavi (63′ Carlos Soler), Sergio Busquets, Pedri; Ferran Torres (76′ Nico Williams, 119′ Pablo Sarabia), Marco Asensio (63′ Alvaro Morata), Dani Olmo (98′ Ansu Fati).

Pelatih: Luis Enrique

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua KONI Jambi Budi Setiawan: Binaraga Jadi Cabor Andalan, Siap Dukung PBFI Menuju PON 2028

Olahraga

Dedikasi Tanpa Henti: Budi Setiawan Menuju Kepemimpinan KONI Jambi yang Lebih Visioner

Daerah

Porwil XI Hari Ke Dua, Kontingen Jambi Tambah 4 Medali Perunggu

Daerah

Guntur Muchtar Resmi Masuk Bursa Ketua KONI Jambi 2025–2029

Olahraga

Lionel Messi Sabet Trofi Ballon dOr 2021

Olahraga

Kasad Apresiasi Prestasi Prajurit TNI AD Dalam Ajang Pesta SEA Games 31 di Vietnam

Daerah

Tim Sepaktakraw Jambi Kantongi Tiket Menuju PON XXI Tahun 2024 di Aceh/Sumut

Olahraga

Big Match 2022, Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Eksibisi Forkopimda Papua Dengan Para Pimpinan Instansi Di Stadion Mandala