Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Muhammad Ali, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam posisi strategis di lingkungan TNI Angkatan Laut di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat kapasitas satuan, serta memberikan kesempatan bagi para perwira tinggi untuk mengembangkan karier dan pengabdian di lingkungan TNI AL.
Adapun enam jabatan yang mengalami pergantian adalah:
1. Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika Angkatan Laut (Kadiskomlekal), dari Laksma Maulana kepada Laksma Frandinanto.
2. Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal), dari Laksma Hariyo Poernomo kepada Laksma Mohamad Taufik.
3. Kepala Dinas Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal), dari Laksma Dwi Cahyo Kuncoro kepada Kolonel Laut (E) Andi Indra Putra.
4. Kepala Pusat Kelaikan Matra Laut, Keselamatan Kerja dan Kerja Sama Angkatan Laut (Kapuslaikmatlamjaal), dari Laksma Bambang H. Witjaksono kepada Laksma Jusep Wildan.
5. Kepala Dinas Fasilitas Pangkalan Angkatan Laut (Kadisfaslanal), dari Laksma Jusep Wildan kepada Laksma Teguh Kadyat Yudharto.
6. Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Kadislitbangal), dari Laksma Teguh Kadyat Yudharto kepada Laksma Danny Hotler Bachtera.
Dalam arahannya, KSAL menegaskan bahwa tantangan pertahanan maritim ke depan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, inovatif, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan TNI AL.
Menurut KSAL, regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi merupakan bagian penting dalam menjaga kesiapan dan profesionalisme TNI AL dalam menghadapi berbagai tantangan strategis, baik di tingkat nasional maupun kawasan.










