Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Jumat, 28 Juni 2024 - 11:23 WIB

Kolaborasi antara Koramil Pijoan Dengan Tim Peneliti Arkeologi Unja Diharapkan Dapat Meningkatkan Nilai-nilai Sejarah di Desa Pematang Jering

Kolaborasi antara Koramil Pijoan Dengan Tim Peneliti Arkeologi Unja Diharapkan Dapat Meningkatkan Nilai-nilai Sejarah di Desa Pematang Jering

Kolaborasi antara Koramil Pijoan Dengan Tim Peneliti Arkeologi Unja Diharapkan Dapat Meningkatkan Nilai-nilai Sejarah di Desa Pematang Jering

PIJOAN – Sebuah penelitian arkeologis yang didampingi oleh Babinsa Desa Pematang Jering Koramil 415-06/Pijoan bersama mahasiswa Jurusan Arkeologi Universitas Jambi telah mengungkap sejarah dan kekayaan budaya yang terpendam di Candi Pematang Jering.

Situs bersejarah yang berlokasi di Desa Pematang Jering, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, ini menjadi fokus utama penelitian untuk memahami jejak peradaban masa lalu di wilayah tersebut.

Dalam penelitian yang dilakukan 30 mahasiswa arkeologi yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Bpk. Hani, dengan di dampingi Babinsa berbagai metode arkeologi digunakan, termasuk survei lapangan, ekskavasi, dan analisis artefak. Candi yang menghadap ke arah Timur ini memiliki luas 16 x 36 meter dan diyakini sebagai peninggalan agama Buddha.

Baca :  Danramil Muara Tembesi Motivasi Lulusan MAN 4 Batanghari Tatap Masa Depan

“Pentingnya keberadaan kami di sini tidak hanya untuk mendukung penelitian yang sedang berlangsung, tetapi juga untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar situs bersejarah ini,” ujar Peltu Erizal saat memberikan keterangan kepada media.

Baca :  Babinsa Kasang Jaya Latih Mental dan Disiplin Pegawai Bea Cukai Jambi

Meskipun kondisi fisik candi saat ini belum memungkinkan untuk dijadikan objek wisata karena masih dalam tahap pemugaran yang belum optimal, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang peradaban masa lalu di Jambi. Temuan-temuan arkeologis yang ditemukan, seperti artefak dan struktur bangunan, diharapkan dapat memberikan sumbangan penting dalam pemahaman kita tentang sejarah dan budaya lokal.

Kolaborasi antara Babinsa Desa Pematang Jering Koramil 415-06/Pijoan dengan tim peneliti Arkeologi Universitas Jambi ini juga diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap nilai-nilai sejarah dan kebudayaan yang ada di Desa Pematang Jering. Masyarakat diharapkan dapat terinspirasi untuk turut serta dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang berharga ini.

Baca :  Pererat Silaturahmi, Babinsa Jambi Timur Hadiri Yasinan Warga di Kelurahan Tanjungsari

Penelitian ini merupakan langkah awal yang penting dalam mengungkap dan merawat sejarah budaya Jambi yang kaya dan beragam./**

Share :

Baca Juga

Nasional

Jalin Kebersamaan Dengan Warga Binaan, Babinsa Bantu Petani Panen Cabai

Nasional

Dandim 0415/Jambi Pimpin Upacara Pemakaman Militer Almarhum Koptu Herliyansah

Nasional

Kodim Jayapura Dirikan Dapur Umum Untuk Makan Warga Terdampar Banjir

Nasional

Ini Tanggapan Warga Saat Disapa Dandim 0419/Tanjab Di Lokasi TMMD 

Nasional

LAFKI Jakarta Melaksanakan Survey Akreditasi Di RS dr Bratanata Jambi Demi Menjamin Mutu Dan Keselamatan Pasien

Nasional

Babinsa Koramil Sengeti Gotong Royong Bantu Warga Buat MCK

Nasional

Panglima TNI Laksanakan Tradisi Admiral Inspection

Nasional

HUT Ke 70 Yonif Raider 142/KJ, Prajurit Gelar Doa Bersama dan Ikrar Kesetiaan