Delapan Dekade Persit, Peran Pendamping Prajurit Kian Strategis Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Danrem 043/Gatam Tekankan Percepatan Pembangunan Desa Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok

Home / Nasional

Rabu, 18 Oktober 2023 - 09:51 WIB

Klarifikasi Video TNI Berangkat Penugasan Ke Palestina, Kapuspen TNI Nyatakan Hoak

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Ramai di jagat maya beredar video sekelompok prajurit TNI melaksanakan apel keberangkatan di dermaga dalam rangka penugasan ke Palestina. Video ini diunggah oleh akun Tiktok @green_force90 dengan narasi “Jika harus Gugur, lebih baik Gugur di Tanah Palestina”. Kemudian beredar video yang hampir sama dengan narasi “Pasukan Elit TNI Pasang Badan untuk Palestina”.

Menanggapi kedua video tersebut, Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono membantah dengan tegas. “Video yang di upload oleh akun Tiktok @green_force90 dan akun Tiktok @heritnm itu tidak benar, video tersebut adalah video pemberangkatan Batalyon 712 Satgas Pamtas RI-PNG, dan Pasukan TNI penjaga perdamaian di Libanon,” ujarnya.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Menurut Kapuspen TNI, penugasan prajurit TNI ke berbagai negara yang sedang berkonflik adalah sebagai penjaga perdamaian di bawah payung PBB. Pengiriman pasukan ini  sesuai dengan Pembukaan UUD 45 yaitu ikut serta dalam ketertiban dunia, Indonesia juga netral dan tidak memihak. “Kita kan Netral, Politik Luar Negeri Kita Jelas, yaitu Bebas Aktif,” sambungnya.

Baca :  Semangat Gotong Royong, Prajurit Korem 042/Gapu Bersama Warga Bersihkan Langgar Sambut Ramadhan

Lebih lanjut Kapuspen TNI menjelaskan terkait dua video tersebut, “Video yang diunggah adalah video keberangkatan Yonif Raider 712/Wiratama di Dermaga Bitung Sulawesi Utara, saat akan berangkat tugas pengamanan perbatasan RI-PNG pada bulan November 2022 dengan jumlah 450 prajurit, dan Satgas Perdamaian Unifil dibawah PBB yang bertugas di Libanon beberapa tahun yang lalu,” tegas Laksamana berbintang dua ini.

Kapuspen TNI menghimbau kepada pemilik akun Tiktok @green_force90 dan @heritnm untuk segera menghapus video tersebut, Ia tidak ingin video hoaks ini dapat menggiring opini publik, untuk menjatuhkan dan penilaian negatif kepada TNI. Informasi yang disebarkan akun Tiktok @green_force90 dan @heritnm adalah hoaks atau tidak benar, karena video tersebut merupakan video lama yang kembali di unggah dengan narasi yang tidak tepat, “Saya himbau kepada masyarakat yang mengikuti berita-berita terkait TNI, agar lebih mempercayai akun-akun  resmi TNI,” pungkasnya.

Baca :  Babinsa Bagan Pete Dampingi Peninjauan Posyandu, Dukung Percepatan Penanganan Stunting

Share :

Baca Juga

Nasional

Jabatan Danrem Akan Diserahterimakan, Tim Verifikasi Itdam II/Swj Kunjungi Korem 042/Gapu

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Sidang Pantukhir Calon Taruna/Taruni Akmil TA 2022

Nasional

Semarak HUT RI ke-79: Satgas TMMD Kodim Jambi Imbau Warga Hiasi Lingkungan dengan Bendera dan Ornamen Merah Putih

Nasional

Danramil Telanaipura : Dengan MTQ, Mari Ajak Anak Kita Membaca Al Quran

Nasional

Kunjungi Kodim 0411/KM,  Danrem 043/Gatam Tekankan Untuk Bekerja dan Melaksanakan Tugas Pokok Dengan Ikhlas

Nasional

Kejutan Perayaan Spesial HUT Bhayangkara ke-78 Oleh Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-J Minusca Car di Republik Afrika Tengah

Nasional

Memasuki Pekan Kelima Liga Santri Piala Kasad, Tiga Tim Lolos ke Tingkat Nasional

Nasional

Jadwal Pemilu 2024 Sudah Ditetapkan, Presiden Pastikan Tak Ada Penundaan