Danrem 043/Gatam Ikuti Rakornis TMMD ke-128 Tahun 2026 Pgs Kasdim 0415/Jambi Hadiri Tasyakuran Kenaikan Status Pengadilan Negeri Sengeti Kunjungi Kodim Tanjab, Danrem 042/Gapu Tekankan Disiplin dan Respons Cepat Anjangsana ke Warga, Babinsa Pasar Jambi Ajak Jaga Kebersihan dan Kesehatan Takziah ke Warga, Babinsa Tanjung Raden Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Home / Militer

Selasa, 4 November 2025 - 19:11 WIB

Ketua PERTINA Jambi Tegaskan Dukungan kepada Kepengurusan Pusat di Bawah Hillary Lasut

SRIWIJAYADAILY, Jambi — Polemik pembatalan pertandingan cabang olahraga tinju pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII/2025 di Jakarta menuai sorotan dari berbagai daerah. Ketua PERTINA Provinsi Jambi, AKP Beny Pane, menegaskan komitmen serta loyalitas pihaknya terhadap organisasi tinju nasional di bawah kepemimpinan Ketua Umum PERTINA, Hillary Brigitta Lasut.

“Kami sadar, kami dibesarkan oleh PERTINA. Kami akan selalu berada di barisan PERTINA dan Provinsi Jambi, tegak lurus mendukung kepemimpinan Ibu Hillary Brigitta Lasut. Kami yakin pengurus pusat akan berbuat yang terbaik untuk organisasi ini,” kata Beny Pane di Jambi, Selasa (4/11/2025).

Baca :  Babinsa Tanjung Pauh Dampingi Panen Jagung Program Ketahanan Pangan

Sikap tersebut disampaikan menyusul pembatalan mendadak pertandingan tinju yang rencananya digelar Senin (3/11/2025) di Gelanggang Renang Jakarta Utara (GRJU), Tanjung Priok. Pembatalan dilakukan oleh pihak penyelenggara tanpa koordinasi dengan PERTINA maupun para peserta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta sekaligus Ketua Pengurus Besar POPNAS XVII/2025, Andri Yansyah, sebelumnya menjelaskan bahwa pelaksanaan pertandingan tinju berada di bawah Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi). Hal itu ia sampaikan saat manager meeting di Sunlake Hotel Waterfront, Sunter, Minggu (2/11/2025).

Baca :  Danrem 043/Gatam: Hari Jadi ke-62 Lampung Jadi Momentum Energi Positif Pembangunan

Di lapangan, sebanyak 56 atlet dari berbagai provinsi sudah hadir dan bersiap bertanding, begitu pula perangkat pertandingan seperti wasit, hakim, dan panitia teknis PERTINA yang telah berada di lokasi sejak pagi. Namun, pertandingan dibatalkan sesaat sebelum dimulai.

Selain pembatalan sepihak, penyelenggaraan juga disorot karena ketiadaan fasilitas medis, seperti ambulans dan tenaga dokter, yang merupakan syarat wajib dalam pertandingan tinju.

“Aspek medis dan keselamatan petinju adalah prioritas utama. Tidak bisa diabaikan,” ujar Warta Ginting, wasit dan hakim senior PERTINA.

Baca :  Babinsa Olak Kemang Dampingi Penanaman Padi Gogo, Dukung Ketahanan Pangan

Ia menambahkan, keputusan dalam technical meeting harus dijalankan sepenuhnya oleh penyelenggara. “Apalagi keputusan tersebut sudah disepakati bersama,” katanya.

Sejumlah pelatih dan pengurus provinsi juga menyayangkan keputusan pembatalan mendadak tersebut dan menilai kurangnya koordinasi sebagai bentuk ketidakprofesionalan penyelenggara.

Dengan terjadinya peristiwa ini, para pengurus berharap PB PERTINA dan Kementerian Pemuda dan Olahraga segera mengambil langkah penyelesaian agar pembinaan atlet muda tetap berjalan baik dan nilai sportivitas tetap dijunjung tinggi.**

Share :

Baca Juga

Militer

Kasad: TNI AD Harus Jadi Solusi Nyata Bagi Kesulitan Rakyat Papua Barat

Militer

Bangun Keakraban, Babinsa Rajawali Pererat Hubungan Sosial Lewat Komsos di Wilayah Binaan

Militer

Babinsa Pasar Terusan Dampingi Posyandu, Percepat Pencegahan Stunting

Militer

Babinsa Koramil 419-06/Rantau Rasau Jalin Silaturahmi dengan Aparatur Desa Rantau Makmur

Militer

Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Dandim 0415/Jambi dan Pejabat Utama Korem

Militer

Babinsa Tanam Jagung di Perhutanan Sosial, Perkuat Ketahanan Pangan di Jambi

Militer

Babinsa Tanjung Raden Perkuat Sinergi dan Kamtibmas Lewat Komsos Bersama Warga

Militer

Babinsa dan Warga Petajen Gotong Royong Perbaiki Jalan Longsor