Doa Bersama, Keluarga Besar Korem 042/Gapu Panjatkan Syukur dan Mohon Kelancaran Pengabdian Penerangan Korem di Era Informasi: Dari Publikasi Menuju Kepercayaan 128 Tim Adu Strategi, Tim Mabes 05 Juara Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI di Jambi Danrem 042/Gapu Tutup Open Tournament Tenis Se-Sumatera, Perkuat Silaturahmi dan Sportivitas Ribuan Warga Meriahkan TNI Fun Run 5K 2026 di Kota Jambi

Home / TNI-POLRI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Kasad Laporkan Capaian Program Infrastruktur TNI AD kepada Presiden: 2.500 Jembatan dan 3.000 Titik Air Bersih Rampung

BEKASI — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaporkan capaian pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat kepada Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto melalui konferensi video, Kamis (13/8/2026).

Laporan tersebut disampaikan dalam rangka peresmian Jembatan Garuda ke-2.500 dan titik air bersih ke-3.000 yang dipusatkan di Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD telah melaksanakan pembangunan sebanyak 3.008 jembatan di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 2.500 jembatan telah selesai dibangun, sementara 508 lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Program pembangunan jembatan tersebut telah membuka akses masyarakat menuju 7.807 desa, 9.008 sekolah, 4.502 fasilitas kesehatan, dan 4.618 fasilitas ekonomi. Manfaatnya dirasakan oleh sekitar 4,5 juta jiwa masyarakat.

“​​TNI Angkatan Darat sudah mengerjakan 3.008 jembatan dan hari ini kita menyelesaikan 2.500 jembatan di tempat ini. Percepatan pembangunan terus berjalan karena waktu pelaksanaannya berbeda-beda, bahkan dalam sehari bisa mencapai lebih dari 50 hingga hampir 100 jembatan yang selesai,” ujar Kasad.

Baca :  Babinsa Rajawali Dampingi Perajin Tempe, Dorong UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Kasad juga menjelaskan bahwa pembangunan 798 jembatan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi prioritas, khususnya sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. Ia menargetkan pembangunan jembatan akan terus dilanjutkan hingga mencapai sedikitnya 5.000 jembatan selesai pada akhir tahun.

Selain pembangunan infrastruktur penghubung, TNI AD juga terus memperkuat penyediaan akses air bersih bagi masyarakat. Hingga saat ini, TNI AD telah membangun 10.912 titik air bersih, termasuk 5.797 sumur bor dalam kurun lima tahun terakhir.

Dengan dukungan Presiden Prabowo Subianto, percepatan pembangunan air bersih terus dilakukan. Hingga Agustus 2026, sebanyak 3.000 titik air bersih telah berhasil diselesaikan. Titik ke-3.000 berada di Sumenep, sementara di Gunungsitoli pengeboran sumur mencapai kedalaman 180 meter dan memberikan manfaat bagi sekitar 231 kepala keluarga.

“Dengan dukungan Bapak Presiden, sejak Januari hingga Agustus ini saja kita sudah membuat 3.232 titik air dan 3.000 di antaranya telah selesai. Program ini akan terus dilanjutkan. Mudah-mudahan target pembangunan jembatan hingga akhir tahun minimal mencapai 5.000 jembatan,” kata Kasad yang juga mendapat mandat sebagai Dansatgas Jembatan.

Baca :  Terima 429 Perwira Remaja Dikmapa PK, Wakasad Tekankan Penguatan SDM TNI AD Hadapi Tantangan Modern

Di sektor ketahanan pangan, TNI AD turut berkontribusi melalui pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi. Sebanyak 83.150 hektare lahan yang sebelumnya bergantung pada curah hujan kini mendapatkan dukungan pengairan. Selain itu, terdapat 445 titik irigasi baru yang diproyeksikan mampu mengairi 16.970 hektare lahan.

Secara keseluruhan, program tersebut diarahkan untuk mendukung pengairan sekitar 100.120 hektare lahan tadah hujan, sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian hingga mampu panen tiga kali dalam setahun serta menambah produksi gabah sekitar 1,5 juta ton per tahun.

Kasad menegaskan bahwa pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, dan pengembangan irigasi merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang bersama prajurit TNI AD turut bergotong royong dalam setiap pelaksanaan program pembangunan.

Baca :  Korem 042/Gapu Tegaskan Belum Ada Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Telanaipura

“Kerja sama dengan masyarakat dan semangat gotong royong adalah hal yang sangat penting. Dengan gotong royong, masyarakat merasa memiliki, dan respons masyarakat di seluruh Indonesia sangat luar biasa,” ungkap Kasad.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas berbagai terobosan dan pengabdian yang dilakukan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selama memimpin TNI AD.

Presiden menyampaikan bahwa dirinya telah mengikuti kiprah dan berbagai inisiatif Maruli sejak sebelum menjabat sebagai Kasad. Menurut Presiden, dedikasi dan hasil karya seorang prajurit pada akhirnya akan dinilai oleh masyarakat dan menjadi bagian dari catatan pengabdian.

“Jenderal Maruli, sebelum menjadi Kasad, sebelum menjabat sebagai pejabat tertinggi di Angkatan Darat, saya telah memonitor berbagai inisiatif baik yang saudara lakukan. Seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi perwira dan menduduki jabatan tertinggi di Angkatan Darat merupakan hasil dari karya serta pengabdiannya,” ujar Presiden. (Dispenad)

Editor: Firdaus

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Satgas TMMD Kodim 0415/Jambi Tanamkan Nilai Keagamaan bagi Anak-Anak Desa Petajen

TNI-POLRI

Komsos Jadi Sarana Pererat Hubungan Babinsa dan Masyarakat di Danau Teluk

TNI-POLRI

Korem Garuda Hitam Gelar RAT Ke-50 Koperasi Kartika, Dorong Adaptasi dan Kemandirian

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Walimatul Safar Warga Tanjung Sari, Pererat Silaturahmi Jelang Haji

TNI-POLRI

Kunjungi Kodim 0410/KBL, Danrem 043/Gatam Berikan Arahan Penting kepada Prajurit, PNS, dan Persit

TNI-POLRI

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Jaga Ketertiban dan Kebersihan Lingkungan

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Gotong Royong Bangun Jalan Rabat Beton Bersama Warga Thehok

TNI-POLRI

Babinsa Dampingi Pendataan Rumah Tidak Layak Huni di Tanjung Raden