Lewat Pendekatan Humanis, TNI AD Antar Dua Eks Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI Danramil 415-07/Pelayangan Hadiri Pembukaan MTQ, Tegaskan Komitmen Dukung Generasi Qurani Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Pererat Silaturahmi dengan Warga Tempino Melalui Komsos Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Hadiri Forum Ketua RT, Perkuat Sinergi Membangun Lingkungan Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha, Tiga Pilar Kunjungi Hotel di Wilayah Sungai Asam

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 8 Februari 2025 - 07:48 WIB

Jaga Warisan Sejarah, Danramil Suak Kandis Bersama Forkopimcam Kumpeh Gelar Patroli Cagar Budaya

Muaro Jambi – Cagar budaya merupakan peninggalan bersejarah yang memiliki nilai penting bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan. Namun, maraknya aktivitas pencarian dan penambangan ilegal di kawasan bersejarah, terutama di sepanjang Sungai Kumpeh dan Sungai Batanghari, menjadi ancaman bagi kelestarian warisan budaya tersebut.

Menanggapi hal ini, Danramil 415-01/Suak Kandis, Kodim 0415/Jambi, Kapten Inf Kusnaidi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kumpeh melaksanakan patroli imbauan larangan penambangan cagar budaya pada Jumat (7/2/2025).

Baca :  Babinsa Koramil Muara Bulian Pererat Silaturahmi Melalui Komsos Bersama Warga Desa Bukit Sari

Patroli ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak situs bersejarah.

Kapten Inf Kusnaidi menegaskan bahwa upaya sosialisasi dan patroli telah dilakukan berulang kali, namun masih ada warga yang tetap melakukan pencarian dan penambangan. Oleh karena itu, langkah tegas akan diambil apabila masyarakat tidak mengindahkan imbauan tersebut.

“Kami memberikan tenggat waktu tiga hari agar warga menghentikan aktivitas penambangan cagar budaya. Jika masih ditemukan pelanggaran setelah batas waktu tersebut, akan ada tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Baca :  Babinsa Hadiri Walimatul Safar Warga Tanjung Sari, Pererat Silaturahmi Jelang Haji

Sementara itu, Camat Kumpeh, Benyamin S.Sos, menekankan bahwa eksploitasi cagar budaya tidak hanya merusak nilai sejarahnya, tetapi juga dapat berdampak buruk pada lingkungan sekitar sungai.

“Penambangan ini mengubah karakteristik lingkungan, merusak ekosistem, serta menghilangkan jejak sejarah yang seharusnya kita lestarikan untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Baca :  Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga Desa Sungai Pulai

Patroli ini dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis agar masyarakat memahami pentingnya menjaga situs bersejarah. Selain itu, kehadiran TNI dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian budaya.

Dengan adanya patroli dan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga warisan sejarah agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. (F1R54)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa Mekar Sari Latih Jasmani Siswa SMKN 5 Puding, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

TNI-POLRI

Latsitardanus XLV/2025: Taruna-Taruni TNI-Polri Bersama Warga Wujudkan Kampung Tigamaya yang Bersih dan Berjiwa Nasionalisme

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Konsolidasi RT di Cempaka Putih Jambi, Dorong Sinergi Jaga Keamanan Lingkungan

TNI-POLRI

Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Danyonif 142/Ksatria Jaya, Tekankan Regenerasi dan Profesionalisme

TNI-POLRI

Danrem 043/Gatam Hadiri Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung

TNI-POLRI

Babinsa Gelar Komsos di Olak Besar, Jalin Komunikasi dengan Warga

TNI-POLRI

Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektoral, Dorong Sinergi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

TNI-POLRI

TNI Hadiri Pawai Ta’aruf MTQ Paal Merah, Danramil 415-10 Tegaskan Komitmen Dukung Syiar Islam