JAMBI, sriwijayadaily.com – Peran aktif tokoh masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan kembali mendapat apresiasi. Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS-NU) Jambi memberikan penghargaan kepada tokoh muda sekaligus pengusaha Jambi, H. Budi Setiawan, SP., MM, atas kontribusi nyata yang telah diberikannya bagi pengembangan perguruan tinggi tersebut.
Penghargaan diserahkan pada Selasa, 3 Februari 2026, di Kampus ITS-NU Jambi. Piagam apresiasi disampaikan langsung oleh Rektor ITS-NU Jambi periode 2025–2029, Prof. Dr. Bahrul Ulum, MA, didampingi Wakil Rektor II Hasjim Asari, S.E dan Kepala Biro M. Ali, S.Pd.I.
Menurut Rektor ITS-NU Jambi, dukungan dari berbagai pihak di luar kampus memiliki peran strategis dalam memperkuat kualitas akademik dan layanan pendidikan. Kolaborasi semacam itu dinilai menjadi modal penting untuk membangun institusi yang maju dan berdaya saing.
“Perguruan tinggi tidak bisa bergerak sendiri. Kami membutuhkan dukungan banyak pihak. Apa yang telah dilakukan Bapak H. Budi Setiawan adalah bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan di Jambi,” ujar Bahrul Ulum dalam sambutannya.
Selama ini, H. Budi Setiawan dikenal aktif membantu ITS-NU Jambi, baik melalui dukungan pemikiran maupun kontribusi nyata bagi peningkatan fasilitas dan pengembangan layanan akademik. Kepeduliannya terhadap kemajuan pendidikan dinilai sejalan dengan visi kampus untuk mencetak generasi unggul dan berkarakter.
Menerima penghargaan tersebut, H. Budi Setiawan menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya bagi masa depan ITS-NU Jambi.
“Saya berharap ITS-NU Jambi terus berkembang menjadi pusat pendidikan yang unggul. Kampus ini harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang profesional, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ke depan semakin banyak pihak yang peduli dan bersama-sama memajukan pendidikan di Jambi,” katanya.
Pemberian penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara ITS-NU Jambi dengan para pemangku kepentingan di luar kampus. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat menjadi kunci untuk mencetak generasi yang siap bersaing.
ITS-NU Jambi menilai, kepedulian tokoh seperti H. Budi Setiawan merupakan contoh bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tugas kampus, tetapi tanggung jawab bersama demi masa depan daerah yang lebih baik. (Rosyid)










