Purna Tugas Bukan Akhir Persaudaraan, Rekan Seperjuangan Datang Menjenguk Suhartono Danrem 042/Gapu Salurkan 25 Ribu Masker Bantuan Presiden, Lindungi Warga Jambi dari Dampak Kabut Asap Karhutla Musda X LVRI Jambi, PEPABRI Dorong Pewarisan Semangat Juang ’45 kepada Generasi Penerus SBC Soroti SOP dan Peran Askrindo-Jamkrindo dalam Sidang Kasus Semen Baturaja Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Londerang

Home / TNI-POLRI

Kamis, 27 November 2025 - 07:23 WIB

Gembok 30 di SDN 146/IV: Ikhtiar Senyap Mengunci Kembali Budaya Baca

Jambi, SriwijayaDaily.com – Di tengah merosotnya minat baca anak-anak akibat gempuran gawai, SDN 146/IV Kota Jambi memilih langkah yang senyap namun strategis: menghadirkan kembali kebiasaan membaca buku selama 30 menit setiap hari. Program yang mereka namai “Gembok 30” itu menjadi ikhtiar kecil untuk mengunci budaya literasi sebelum hilang di antara deru layar sentuh dan konten instan.

Senin pagi (24/11/2025), halaman sekolah di RT 15 Kelurahan SP III Sipin tampak lebih ramai dari biasanya. Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura, Serka Mardianto, hadir mendampingi para siswa yang duduk berjajar dengan buku di tangan. Kehadiran aparat teritorial dalam kegiatan literasi bukan pemandangan umum, namun justru di situlah pesan utamanya: pendidikan, terutama literasi, tak boleh berjalan sendiri. Ia perlu ditopang banyak pihak.

Baca :  Babinsa Pematang Sulur Jalin Komsos dengan Security Perusahaan, Perkuat Sinergi Keamanan Wilayah

Sejumlah pemangku kebijakan lokal ikut hadir—Sekretaris Camat Kotabaru Budiman, Lurah SP III Sipin, Bhabinkamtibmas, dan TP PKK. Kegiatan sederhana itu pun berubah menjadi penegasan bahwa minat baca bukan lagi sekadar urusan sekolah, melainkan agenda bersama yang menyentuh kepentingan publik.

Baca :  Spanyol Raih Gelar Kedua, Berikut Daftar Juara Piala Dunia Sepanjang Sejarah

Di sela kegiatan, Serka Mardianto menekankan bahwa kebiasaan membaca akan menentukan bentuk masa depan anak-anak.

“Membaca memperluas wawasan, melatih daya ingat, dan mengasah kemampuan berpikir. Kebiasaan ini membuka peluang lebih besar bagi anak-anak meraih cita-cita,” ujarnya. Menurutnya, kemampuan memahami teks menjadi benteng penting di era ketika informasi datang tanpa henti, namun kebenarannya sering kabur.

Program Gembok 30 diharapkan bukan hanya menjadi seremoni rutin yang cepat dilupakan. Ia dimaksudkan sebagai pembiasaan jangka panjang: membuat siswa akrab dengan buku, terbiasa bertanya, dan mampu mencari jawaban dari sumber yang sahih. Jika dirawat konsisten, program ini bisa menjadi bibit lahirnya generasi yang lebih kritis dan tak mudah digiring oleh opini sesaat.

Baca :  Babinsa Koramil Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial di Desa Baru

Gerakan kecil seperti ini mungkin tak mampu mengubah statistik literasi nasional dalam sekejap. Namun perubahan besar sering kali tumbuh dari meja belajar yang sederhana—dari seorang anak yang membuka halaman buku dan menemukan cara baru memandang dunia.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Keceriaan Anak-Anak SD Sambut Kehadiran Satgas TMMD ke-123 di Desa Teluk Kuali

TNI-POLRI

Cegah Stunting, Babinsa Sebapo Dampingi Posyandu dan Bagikan PMT untuk Balita

TNI-POLRI

Pererat Silaturahmi, Babinsa Tanjung Raden Gelar Komsos Bersama Warga RT 08

TNI-POLRI

Babinsa Koramil Muara Bulian Perkuat Komsos dan Anjangsana Bersama Warga Desa Singkawang

TNI-POLRI

Babinsa Bantu Petani Rawat Gambas dan Kacang Panjang, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

TNI-POLRI

Sertu Sobli Perkuat Komsos Berbasis Budaya Lokal di Sungai Pulai, Tumbuhkan Sinergi TNI dan Masyarakat

TNI-POLRI

Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Swasembada Pangan Jambi, Pastikan Tanam September Tepat Waktu

TNI-POLRI

Babinsa Sengeti Hadiri Rembuk Stunting, Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi Cegah Anak Gizi Buruk