Delapan Dekade Persit, Peran Pendamping Prajurit Kian Strategis Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Danrem 043/Gatam Tekankan Percepatan Pembangunan Desa Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok

Home / Nasional

Senin, 9 Desember 2024 - 12:49 WIB

Dipastikan HOAX Berita Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung

Dipastikan HOAX Berita, Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung/Foto: Pendam Cenderawasih

Dipastikan HOAX Berita, Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung/Foto: Pendam Cenderawasih

Sriwijaya Daily – Menyebarnya pemberitaan dan foto yang menarasikan adanya intervensi Dandim 1716/Tolikara yang hadir bersama Kapolres Tolikara di ruangan Sirekap KPU Tolikara yang diisukan mengakibatkan perang antar pendukung dapat dipastikan merupakan berita bohong atau HOAX.

Atas pemberitaan HOAX ini, setelah dikonfirmasi di lapangan, bahwa yang benar adalah kehadiran Dandim 1716/Tolikara dan Kapolres di Aula GIDI Karubaga, Kab. Tolikara Provinsi Papua Pegunungan merupakan kegiatan mediasi oleh KPU Kab. Tolikara, Bawaslu, Kapolres dan Dandim 1716/Tolikara dengan Para Saksi Pasangan Calon (Paslon) terkait Pleno Terbuka Pilkada Serentak Tahun 2023 tingkat Kabupaten, Sabtu (7/12/2024).

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Saat dikonfirmasi, Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf Justus B. Mara menegaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat adanya kumpulan massa dari Distrik Gilubandu dan Distrik Telenggeme yang protes karena ada nya perbedaan hasil suara di lapangan dengan data yang dimasukan di sirekap sehingga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka Dandim dan Kapolres berupaya memediasi menenangkan massa.

Baca :  Babinsa Ulu Gedong Ajak Anak-anak Bermain Edukatif, Bangun Karakter Sejak Dini

“Tidak benar bahwa Dandim dan Kapolres intervensi, itu HOAX, justru kami memegang teguh netralitas, ingin suasana tetap tenang, aman dan damai,” tegas Dandim.

“Kehadiran saya selaku Dandim bersama Kapolres tidak benar mengakibatkan perang antar pendukung, itu semua HOAX. Justru kegiatan mediasi tersebut berakhir damai dan aman serta massa dapat kembali dengan aman ke tempat masing-masing,” imbuhnya.

Baca :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Dandim 1716/Tolikara juga menghimbau kepada masyarakat untuk jangan terprovokasi oleh berita-berita atau informasi HOAX yang bertujuan untuk membuat suasana menjadi gaduh, kacau dan bahkan anarkis.

“Mari bersama-sama menjaga kedamaian di Tanah Papua Tanah yang diberkati ini,” tutup Dandim.**

Share :

Baca Juga

Nasional

Warga Desa Talang Silungko Bersama Satgas TMMD Bahu Membahu Cor Atap MCK Musholla

Nasional

Kodim 0420/Sarko Sasar Pelayanan Vaksin Anak Di Dua Sekolah Dasar

Nasional

Dampingi Petani, Babinsa Koramil 02/Gunung Raya Bantu Tanam Padi Di Wilayah Binaan

Nasional

Babinsa Koramil 09/TP Turut Membantu Persiapan Keberangkatan Jemaah Calon Haji Kota Jambi

Nasional

Arhanud TNI AD Mewujudkan Postur Ideal dan Modern

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Malam Penganugerahan Dan Gebyar Hadiah Percepatan Vaksinasi Covid-19 Di Griya Agung

Nasional

Kenaikan Pangkat Prajurit Korem 042/Gapu: Salah Satunya Letkol Inf Beni

Nasional

Wakasad : Tugas Prajurit Adalah Menciptakan Kedamaian dan Rasa Aman