Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Senin, 9 Desember 2024 - 12:49 WIB

Dipastikan HOAX Berita Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung

Dipastikan HOAX Berita, Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung/Foto: Pendam Cenderawasih

Dipastikan HOAX Berita, Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung/Foto: Pendam Cenderawasih

Sriwijaya Daily – Menyebarnya pemberitaan dan foto yang menarasikan adanya intervensi Dandim 1716/Tolikara yang hadir bersama Kapolres Tolikara di ruangan Sirekap KPU Tolikara yang diisukan mengakibatkan perang antar pendukung dapat dipastikan merupakan berita bohong atau HOAX.

Atas pemberitaan HOAX ini, setelah dikonfirmasi di lapangan, bahwa yang benar adalah kehadiran Dandim 1716/Tolikara dan Kapolres di Aula GIDI Karubaga, Kab. Tolikara Provinsi Papua Pegunungan merupakan kegiatan mediasi oleh KPU Kab. Tolikara, Bawaslu, Kapolres dan Dandim 1716/Tolikara dengan Para Saksi Pasangan Calon (Paslon) terkait Pleno Terbuka Pilkada Serentak Tahun 2023 tingkat Kabupaten, Sabtu (7/12/2024).

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Saat dikonfirmasi, Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf Justus B. Mara menegaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat adanya kumpulan massa dari Distrik Gilubandu dan Distrik Telenggeme yang protes karena ada nya perbedaan hasil suara di lapangan dengan data yang dimasukan di sirekap sehingga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka Dandim dan Kapolres berupaya memediasi menenangkan massa.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Tidak benar bahwa Dandim dan Kapolres intervensi, itu HOAX, justru kami memegang teguh netralitas, ingin suasana tetap tenang, aman dan damai,” tegas Dandim.

“Kehadiran saya selaku Dandim bersama Kapolres tidak benar mengakibatkan perang antar pendukung, itu semua HOAX. Justru kegiatan mediasi tersebut berakhir damai dan aman serta massa dapat kembali dengan aman ke tempat masing-masing,” imbuhnya.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Dandim 1716/Tolikara juga menghimbau kepada masyarakat untuk jangan terprovokasi oleh berita-berita atau informasi HOAX yang bertujuan untuk membuat suasana menjadi gaduh, kacau dan bahkan anarkis.

“Mari bersama-sama menjaga kedamaian di Tanah Papua Tanah yang diberkati ini,” tutup Dandim.**

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasiintel Kasrem 045/Gaya Hadiri Vaksinasi Serentak Bersama Wakapolri Melalui Zoom Meeting

Nasional

Tanamkan Disiplin, Satgas Yonif Raider 200/BN Latih Baris Berbaris Pelajar SD Inpres Eragayam

Nasional

Meningkatkan Ketahanan Pangan Melalui Demplot dan Integrated Farming di Kodim 0406 Lubuk Linggau

Nasional

Personel Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Cari Warga Hilang Di Hutan

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Serka Jefri

Nasional

Kebersamaan TNI dan Warga Desa Tima dalam Sebungkus Nasi dan Sejumput Harapan

Nasional

Satgas TMMD Kodim Tanjab Bangun MCK Untuk Warga

Nasional

Danrem 043/Gatam Bersama Pj. Gubernur Lampung Meninjau Perkembangan Pembangunan Bendungan Margatiga Lampung Timur