Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / Nasional

Senin, 9 Desember 2024 - 12:49 WIB

Dipastikan HOAX Berita Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung

Dipastikan HOAX Berita, Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung/Foto: Pendam Cenderawasih

Dipastikan HOAX Berita, Dandim 1716/Tolikara Intervensi KPU dan Penyebab Perang Antar Pendukung/Foto: Pendam Cenderawasih

Sriwijaya Daily – Menyebarnya pemberitaan dan foto yang menarasikan adanya intervensi Dandim 1716/Tolikara yang hadir bersama Kapolres Tolikara di ruangan Sirekap KPU Tolikara yang diisukan mengakibatkan perang antar pendukung dapat dipastikan merupakan berita bohong atau HOAX.

Atas pemberitaan HOAX ini, setelah dikonfirmasi di lapangan, bahwa yang benar adalah kehadiran Dandim 1716/Tolikara dan Kapolres di Aula GIDI Karubaga, Kab. Tolikara Provinsi Papua Pegunungan merupakan kegiatan mediasi oleh KPU Kab. Tolikara, Bawaslu, Kapolres dan Dandim 1716/Tolikara dengan Para Saksi Pasangan Calon (Paslon) terkait Pleno Terbuka Pilkada Serentak Tahun 2023 tingkat Kabupaten, Sabtu (7/12/2024).

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Saat dikonfirmasi, Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf Justus B. Mara menegaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat adanya kumpulan massa dari Distrik Gilubandu dan Distrik Telenggeme yang protes karena ada nya perbedaan hasil suara di lapangan dengan data yang dimasukan di sirekap sehingga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka Dandim dan Kapolres berupaya memediasi menenangkan massa.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Tidak benar bahwa Dandim dan Kapolres intervensi, itu HOAX, justru kami memegang teguh netralitas, ingin suasana tetap tenang, aman dan damai,” tegas Dandim.

“Kehadiran saya selaku Dandim bersama Kapolres tidak benar mengakibatkan perang antar pendukung, itu semua HOAX. Justru kegiatan mediasi tersebut berakhir damai dan aman serta massa dapat kembali dengan aman ke tempat masing-masing,” imbuhnya.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Dandim 1716/Tolikara juga menghimbau kepada masyarakat untuk jangan terprovokasi oleh berita-berita atau informasi HOAX yang bertujuan untuk membuat suasana menjadi gaduh, kacau dan bahkan anarkis.

“Mari bersama-sama menjaga kedamaian di Tanah Papua Tanah yang diberkati ini,” tutup Dandim.**

Share :

Baca Juga

Nasional

Jalin keakraban, Babinsa Lakukan Komsos saat Gotong Royong bersama Warga

Nasional

Perjusami Pramuka SWK Kodim 0419/Tanjab Ditutup, Ini Harapan Dandim

Nasional

Mayor Beni Bersama Kapolres dan Unsur Forkopimda Muaro Jambi Ikuti Vicon Kapolda di Malam Lebaran

Nasional

Beri Kuliah Inspiratif, Rektor Universitas Pertamina Sebut Kasad Pemimpin yang Best of The Best

Nasional

Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Dukung Persiapan Perlombaan 10 Program PKK Tingkat Kecamatan

Daerah

IPU ke-144 di Bali Akan Dihadiri 115 Negara

Nasional

Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif, Subdit Politik Dit Intelkam Polda Jambi Kumpulkan Relawan Bakal Calon Presiden

Nasional

Pangdam Cenderawasih Pantau Penyaluran BTPKLWN TNI Di Kodim 1701/Jayapura