Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Rabu, 12 April 2023 - 12:28 WIB

Dihadang KST, Warga Hitadipa Dan Agisiga Murka Tak Bisa Menjual Hasil Bumi ke Sugapa

Dihadang KST, Warga Hitadipa Dan Agisiga Murka Tak Bisa Menjual Hasil Bumi ke Sugapa (Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

Dihadang KST, Warga Hitadipa Dan Agisiga Murka Tak Bisa Menjual Hasil Bumi ke Sugapa (Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

SRIWIJAYADAILY – Kembali gerombolan kelompok Separatis Teroris (KST) berulah dengan melarang warga, khususnya mama-mama yang berada di sekitar perkampungan Hitadipa, kampung Titigi, kampung Bamanggo, Eknemba, Kampung Dugusiga, demikian pula pelarangan oleh KST sampai di sekitar Mamba dan Sambili Kab. Intan Jaya.

Seperti yang dialami oleh mama-mama warga Hitadipa yang membawa hasil bumi menuju Pasar Sugapa di hadang, diancam dan dilarang menjual hasil buminya oleh gerombolan KST Kelompok Daniel Aibon, Selasa (11/4/2023) sekitar pukul 07.00 WIT.

Baca :  Sinergitas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Perayaan Tri Suci Waisak di Amrta Vihara Jambi

Demikian disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H saat dikorfimasi terkait situasi di wilayah Intan Jaya, Rabu (12/4/2023).

“Berdasarkan keluhan dan laporan dari warga kepada Aparat Keamanan. Setelah dicek di lapangan, memang benar gerombolan KST melarang mama-mama berjualan di pasar,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

“Informasi dari mama-mama tersebut, KST menghalangi Mama-mama yang akan menjual hasil buminya agar tidak ada hasil bumi disekitar Pasar Sugapa,” imbuhnya.

“Warga dan khususnya mama mama kecewa dan sangat marah, karena tidak bisa berjualan dan menghidupi keluarganya.Tentunya hal itu sangat merugikan masyarakat banyak, baik warga penjual yang tidak bisa mendapatkan penghasilan dari penjualannya dan warga pembeli yang tidak bisa memperoleh bahan makanan,” ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Hasil bumi yang selalu dijual oleh Mama-mama ke pasar Sugapa diantaranya Wortel, Kol, Ubi, Sayur sawi, Jeruk, Nanas, Kentang dan Cabe.

Hasil bumi tersebut juga bersumber dari kampung-kampung yang berada di sekitar Sugapa yang memiliki akses mudah menuju Pasar. Akibatnya kini pasar Yokatapa relatif sepi karena berkurangnya jumlah pedagang.

Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih.

Share :

Baca Juga

Nasional

Minimalisir Terjadinya Banjir, Kodim Tanjab Bersama Masyarakat Tanam Pohon

Nasional

Berhasil Berbuat Kebaikan Untuk Masyarakat Papua, 400 Prajurit Yonif R 142/KJ Kembali Dengan Formasi Lengkap

Nasional

Dekatkan Diri Dengan Warga, Babinsa Hadiri Yasinan di Rumah Warga Binaan

Nasional

Asops Dankormar Paparkan Bidang Operasi Dan Latihan Pada Rako dan AKS Korps Marinir Tahun 2023

Nasional

Tingkatkan Taraf Hidup Sehat, Babinsa Arab Melayu Bantu Warga Tanam Toga

Nasional

Satgas TMMD Bersama Warga Pasang Lisplang SD Nomor 57/II Talang Silungko

Nasional

Dandim 0415/Jambi : Program TMMD ke 115 Akan Bangun Jalan Sepanjang 8,5 Kilometer Di Wilayah  Muarosebo Ulu

Nasional

Komandan Kodim 0416/Bute Hadiri Apel Gelar Pasukan Siaga Darurat Bencana Karhutla di Kabupaten Tebo