Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:22 WIB

Data Tingkat Kemiskinan 2025: Jambi di Posisi ke-16 dari 38 Provinsi

SRIWIJAYADAILY.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren positif dalam penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia per Maret 2025. Secara nasional, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 8,47 persen, turun dari 8,57 persen pada September 2024 dan 9,03 persen pada Maret 2024. Secara absolut, jumlah penduduk miskin mencapai 23,85 juta jiwa, berkurang 200 ribu orang dari September 2024 dan 1,37 juta orang dibandingkan Maret tahun lalu.

Baca :  Anjangsana Babinsa Sebapo dan Perangkat Desa Talang Pelita Sinkronkan Program Ramadhan

Berdasarkan data BPS per 25 Juli 2025, Provinsi Jambi menempati posisi ke-16 dari 38 provinsi dengan tingkat kemiskinan sebesar 7,19 persen. Angka ini masih di bawah rata-rata nasional dan menunjukkan penurunan dari periode sebelumnya.

Jika dibandingkan provinsi lain di Sumatera, Jambi termasuk dalam kelompok provinsi dengan kemiskinan moderat. Angka kemiskinan Jambi lebih rendah dibanding Sumatera Utara (7,36%), Sumatera Selatan (10,15%), dan Lampung (10%), namun lebih tinggi dibanding Riau (6,16%), Sumatera Barat (5,35%), dan Kepulauan Riau (4,44%).

Baca :  Babinsa Jambi Timur Dukung UMKM, Dampingi Pengrajin Sikat Ijuk yang Kian Langka

Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya menargetkan penurunan kemiskinan melalui penguatan program perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur dasar di desa-desa tertinggal.

Secara nasional, provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah adalah Bali (3,72%), diikuti Kalimantan Selatan (3,84%) dan DKI Jakarta (4,28%). Sebaliknya, wilayah Papua Pegunungan mencatat angka tertinggi sebesar 30,03 persen, disusul Papua Tengah (28,90%) dan Papua Barat (20,66%), menunjukkan bahwa hampir sepertiga penduduk di beberapa wilayah Papua masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca :  Danrem 042/Gapu Tinjau Koperasi dan Infrastruktur di Tanjab Barat

BPS juga mencatat bahwa tingkat kemiskinan di perdesaan menurun menjadi 11,03 persen, sementara di perkotaan naik menjadi 6,73 persen. Hal ini menandakan tekanan ekonomi di wilayah perkotaan yang kompleks, sedangkan program pengentasan kemiskinan di desa mulai menunjukkan hasil.

Sumber: [Jambi One] dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolres Bungo Apresiasi Pelibatan Anggotanya Dalam Satgas TMMD 117 Kodim 0416/Bute

Nasional

Tim Supervisi Kodam II/Swj Kunjungi Pos Satgas Penguatan Binter Di Wilayah Kodim 0415/Jambi

Nasional

Dukung Program Pemerintah, Danrem 043/Gatam Tanam Sayur Mayur dan Makan Siang Bersama Siswa-Siswi Kartika II Bandar Lampung

Nasional

Proses Pengerjaan RTLH Milik Edi Candra Memasuki Tahap Pengacian Lantai

Nasional

Mengatasi Kesulitan Masyarakat, Kodim Mimika Salurkan BLT Minyak Goreng

Nasional

TNI Buka Pendaftaran Perwira Prajurit Karier 2023, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Nasional

PON Papua Ditutup, Sampai Jumpa Lagi di Ufuk Barat

Nasional

Kasipers Kasrem 042/Gapu Hadiri Penutupan, Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Diktuk Bintara Polri Angkatan XX TA 2021