Turun Langsung ke Titik Api, Brigjen TNI Debok dan Kasdam Tambun Bungai Tangani Karhutla di Tjilik Riwut Belajar Menerima dan Melepaskan, Agar Hidup Tak Selalu Menjadi Peperangan Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA”

Home / Nasional

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:22 WIB

Data Tingkat Kemiskinan 2025: Jambi di Posisi ke-16 dari 38 Provinsi

SRIWIJAYADAILY.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren positif dalam penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia per Maret 2025. Secara nasional, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 8,47 persen, turun dari 8,57 persen pada September 2024 dan 9,03 persen pada Maret 2024. Secara absolut, jumlah penduduk miskin mencapai 23,85 juta jiwa, berkurang 200 ribu orang dari September 2024 dan 1,37 juta orang dibandingkan Maret tahun lalu.

Baca :  Sinergi Lintas Unsur Sukseskan Haflah Akhirussanah ke-13 Ponpes Serambi Makkah

Berdasarkan data BPS per 25 Juli 2025, Provinsi Jambi menempati posisi ke-16 dari 38 provinsi dengan tingkat kemiskinan sebesar 7,19 persen. Angka ini masih di bawah rata-rata nasional dan menunjukkan penurunan dari periode sebelumnya.

Jika dibandingkan provinsi lain di Sumatera, Jambi termasuk dalam kelompok provinsi dengan kemiskinan moderat. Angka kemiskinan Jambi lebih rendah dibanding Sumatera Utara (7,36%), Sumatera Selatan (10,15%), dan Lampung (10%), namun lebih tinggi dibanding Riau (6,16%), Sumatera Barat (5,35%), dan Kepulauan Riau (4,44%).

Baca :  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Korem 042/Gapu Tekankan Keteladanan dan Pengabdian

Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya menargetkan penurunan kemiskinan melalui penguatan program perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur dasar di desa-desa tertinggal.

Secara nasional, provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah adalah Bali (3,72%), diikuti Kalimantan Selatan (3,84%) dan DKI Jakarta (4,28%). Sebaliknya, wilayah Papua Pegunungan mencatat angka tertinggi sebesar 30,03 persen, disusul Papua Tengah (28,90%) dan Papua Barat (20,66%), menunjukkan bahwa hampir sepertiga penduduk di beberapa wilayah Papua masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca :  Babinsa Koramil 415-11/Jambi Timur Hadiri Penyuluhan dan Pelayanan Terapi Disabilitas serta Lansia

BPS juga mencatat bahwa tingkat kemiskinan di perdesaan menurun menjadi 11,03 persen, sementara di perkotaan naik menjadi 6,73 persen. Hal ini menandakan tekanan ekonomi di wilayah perkotaan yang kompleks, sedangkan program pengentasan kemiskinan di desa mulai menunjukkan hasil.

Sumber: [Jambi One] dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Share :

Baca Juga

Nasional

Danrem 042/Gapu : Penebalan Personel Merupakan Upaya Pencegahan Dalam Mengantisipasi Terjadinya Karhutla

Nasional

Danrem 042/Gapu Terima Audiensi Ketua Umum Pengurus Pusat PPM

Nasional

Babinsa Lubuk Dalam Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang Di Jalan Lintas Baturaja – Muaradua

Nasional

Menko Ekon: Hingga 1 April Realisasi Pemulihan Ekonomi Capai Rp29,3 Triliun

Nasional

Kasdam XVII/Cenderawasih Pimpin Penerimaan Satgas Yonif Mekanis 203/AK dan Yonif Raider 321/GT Tahun 2022

Nasional

Indahnya Ramadhan Di Elelim, Warga Ajak Satgas YR 142/KJ Berbuka Bersama

Nasional

Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Hadiri Rapat Sosialisasi Jamban Keluarga

Nasional

Danrem 041/Gamas Tinjau Baksos Penanganan Stunting Dan TNI Manunggal KB Kes Kodim 0408/BS