BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI

Home / Nasional

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:57 WIB

Danrem 081/DSJ : Penari yang Baik Adalah Penari yang Tahu Irama Gendang

Madiun, sriwijayadaily.co.id – Siang ini cuaca di Kota Madiun terik sekali. Saking teriknya, panas sinar matahari terasa hingga menembus kulit.

Meski begitu, hal itu tak menyurutkan langkah pria yang satu ini untuk terus bekerja guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat di sekelilingnya.

Sosok itu adalah Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf H. Sugiyono, seorang perwira menengah TNI AD yang pernah mendapatkan penghargaan PIN Emas dari Presiden Jokowi atas prestasinya sebagai Dandim Terbaik dalam mendukung pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Dengan masih menggunakan pakaian dinasnya, tak menyurutkan langkahnya walaupun harus berkubang dengan lumpur dan membuat baju dinas kebanggaannya menjadi kotor.

Meski bersama anggotanya, ia tak mau hanya sekedar berpangku tangan dalam mengolah lahan pertanian yang digalakkannya di Asrama Bosbow, Kota Madiun. Lahan pertanian seluas 1.400 meter persegi itu nantinya akan ditanami dengan cabai.

“Siang ini kami menggarap lahan yang ada di Bosbow, lahan pertanian milik kami Korem 081/DSJ. Lahan ini rencananya akan kami tanami cabai sebanyak 3.500 bibit,” katanya di lokasi, Rabu (15/5/2024).

Baca :  Danrem 042/Gapu Tinjau Lima Pos Siaga Karhutla di Muaro Jambi, Pastikan Kesiapan Hadapi Musim Kemarau

Danrem menyebut, dipilihnya budidaya cabai bukannya tanpa alasan. Karena ia melihat, dihadapkan dengan datangnya musim kemarau, harga cabai ke depannya akan mahal dan memberatkan bagi anggotanya maupun masyarakat.

“Kenapa kita tanam cabai? Karena sekarang memasuki musim kemarau, tentunya harga cabai akan mahal. Penari yang baik adalah penari yang tahu irama gendang, maksudnya kita harus peka terhadap kondisi pasar ke depan,” ujarnya.

Baca :  PPAD Muara Enim Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Sambut HUT Ke-23

Terkait hasilnya nanti, Pamen TNI AD itu menegaskan untuk membantu kebutuhan anggota dan masyarakat sekitar, mengingat cabai merupakan salah satu bumbu pokok yang digunakan untuk memasak.

Lebih dari itu, budidaya cabai yang dilakukan juga merupakan salah satu upaya satuannya di bidang ketahanan pangan guna mengantisipasi ancaman krisis pangan.

“Pekerjaan ini kami lakukan guna ikut berpartisipasi aktif dalam rangka gerakan antisipasi darurat pangan dihadapkan dengan kemarau panjang nantinya,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Prajurit Satgas 412 Kostrad Bantu Padamkan Kebakaran Honai Warga

Nasional

Melalui Pendayagunaan Koramil Model, Korem 042/Gapu Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Apkowil

Nasional

TMMD Memberi Dampak Positip Bagi Olahraga Voli Di Desa Kembang Seri Baru

Nasional

Satgas Yonif Raider 142/KJ Galakkan Pelayanan Kesehatan Keliling

Nasional

Bentuk Empati dan Belasungkawa, Dandim 0415/Jambi Takziah Ke Rumah Duka Orang Tua Sekda Muaro Jambi

Nasional

Hadiri Buka Bersama Perangkat Warga Desa, Babinsa Sertu Yon Kandra Berikan Arahan Terkait Bahaya Narkoba

Nasional

Kasrem 043/Gatam Resmikan Rumah Bapak Supari, Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni Kodim 0421/LS

Nasional

Babinsa Koramil 13/Sebapo Monitoring Ketinggian Air di desa Nyogan