Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Rangkul Pemuda, Perkuat Kesadaran Jaga Kamtibmas Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Patroli Terpadu Bersama Tim Karhutla dan Warga Babinsa Koramil 415-12/Pasar Bersama Dinsos dan Pemerintah Kelurahan Evakuasi ODGJ Secara Humanis Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat, Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Gelar Komsos di Sungai Putri Semarak HUT ke-1 Kodam XX/TIB, Kodim 0415/Jambi Gelar Jalan Santai Bersama Keluarga Besar TNI

Home / Nasional

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:57 WIB

Danrem 081/DSJ : Penari yang Baik Adalah Penari yang Tahu Irama Gendang

Madiun, sriwijayadaily.co.id – Siang ini cuaca di Kota Madiun terik sekali. Saking teriknya, panas sinar matahari terasa hingga menembus kulit.

Meski begitu, hal itu tak menyurutkan langkah pria yang satu ini untuk terus bekerja guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat di sekelilingnya.

Sosok itu adalah Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf H. Sugiyono, seorang perwira menengah TNI AD yang pernah mendapatkan penghargaan PIN Emas dari Presiden Jokowi atas prestasinya sebagai Dandim Terbaik dalam mendukung pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Baca :  Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Danyonif 142/Ksatria Jaya, Tekankan Regenerasi dan Profesionalisme

Dengan masih menggunakan pakaian dinasnya, tak menyurutkan langkahnya walaupun harus berkubang dengan lumpur dan membuat baju dinas kebanggaannya menjadi kotor.

Meski bersama anggotanya, ia tak mau hanya sekedar berpangku tangan dalam mengolah lahan pertanian yang digalakkannya di Asrama Bosbow, Kota Madiun. Lahan pertanian seluas 1.400 meter persegi itu nantinya akan ditanami dengan cabai.

“Siang ini kami menggarap lahan yang ada di Bosbow, lahan pertanian milik kami Korem 081/DSJ. Lahan ini rencananya akan kami tanami cabai sebanyak 3.500 bibit,” katanya di lokasi, Rabu (15/5/2024).

Baca :  Babinsa Pasar Jambi Rutin Komsos, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kondusifitas Wilayah

Danrem menyebut, dipilihnya budidaya cabai bukannya tanpa alasan. Karena ia melihat, dihadapkan dengan datangnya musim kemarau, harga cabai ke depannya akan mahal dan memberatkan bagi anggotanya maupun masyarakat.

“Kenapa kita tanam cabai? Karena sekarang memasuki musim kemarau, tentunya harga cabai akan mahal. Penari yang baik adalah penari yang tahu irama gendang, maksudnya kita harus peka terhadap kondisi pasar ke depan,” ujarnya.

Baca :  Babinsa Desa Aro Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos

Terkait hasilnya nanti, Pamen TNI AD itu menegaskan untuk membantu kebutuhan anggota dan masyarakat sekitar, mengingat cabai merupakan salah satu bumbu pokok yang digunakan untuk memasak.

Lebih dari itu, budidaya cabai yang dilakukan juga merupakan salah satu upaya satuannya di bidang ketahanan pangan guna mengantisipasi ancaman krisis pangan.

“Pekerjaan ini kami lakukan guna ikut berpartisipasi aktif dalam rangka gerakan antisipasi darurat pangan dihadapkan dengan kemarau panjang nantinya,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Rumah Lapuk Nenek Ngatini Kini Dibangun Ulang Berkat TMMD ke-121 Kodim 0415 Jambi

Nasional

Kunjungi Kodim Belitung, Ini Pesan Danrem 045/Gaya

Nasional

Gotong Royong Warga dan TNI Buka Jalan 4,6 KM di Jambi

Nasional

Panglima TNI Terima Pesawat C-130J-30 Super Hercules dari Menhan RI

Nasional

Pabung Muaro Jambi, Letkol Inf Beni, Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Nasional

Babinsa Tanjung Johor Bersama Nakes Pantau Perkembangan Anak Stunting

Nasional

Apresiasi Berbagai Upaya Babinsa, Kasad : Hidup Tidak Sesulit Apa Yang Kita Khawatirkan

Nasional

Danrem 044/Gapo Pimpin Rapat Penutupan Posko Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan