Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:57 WIB

Danrem 081/DSJ : Penari yang Baik Adalah Penari yang Tahu Irama Gendang

Madiun, sriwijayadaily.co.id – Siang ini cuaca di Kota Madiun terik sekali. Saking teriknya, panas sinar matahari terasa hingga menembus kulit.

Meski begitu, hal itu tak menyurutkan langkah pria yang satu ini untuk terus bekerja guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat di sekelilingnya.

Sosok itu adalah Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf H. Sugiyono, seorang perwira menengah TNI AD yang pernah mendapatkan penghargaan PIN Emas dari Presiden Jokowi atas prestasinya sebagai Dandim Terbaik dalam mendukung pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Dengan masih menggunakan pakaian dinasnya, tak menyurutkan langkahnya walaupun harus berkubang dengan lumpur dan membuat baju dinas kebanggaannya menjadi kotor.

Meski bersama anggotanya, ia tak mau hanya sekedar berpangku tangan dalam mengolah lahan pertanian yang digalakkannya di Asrama Bosbow, Kota Madiun. Lahan pertanian seluas 1.400 meter persegi itu nantinya akan ditanami dengan cabai.

“Siang ini kami menggarap lahan yang ada di Bosbow, lahan pertanian milik kami Korem 081/DSJ. Lahan ini rencananya akan kami tanami cabai sebanyak 3.500 bibit,” katanya di lokasi, Rabu (15/5/2024).

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Danrem menyebut, dipilihnya budidaya cabai bukannya tanpa alasan. Karena ia melihat, dihadapkan dengan datangnya musim kemarau, harga cabai ke depannya akan mahal dan memberatkan bagi anggotanya maupun masyarakat.

“Kenapa kita tanam cabai? Karena sekarang memasuki musim kemarau, tentunya harga cabai akan mahal. Penari yang baik adalah penari yang tahu irama gendang, maksudnya kita harus peka terhadap kondisi pasar ke depan,” ujarnya.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Terkait hasilnya nanti, Pamen TNI AD itu menegaskan untuk membantu kebutuhan anggota dan masyarakat sekitar, mengingat cabai merupakan salah satu bumbu pokok yang digunakan untuk memasak.

Lebih dari itu, budidaya cabai yang dilakukan juga merupakan salah satu upaya satuannya di bidang ketahanan pangan guna mengantisipasi ancaman krisis pangan.

“Pekerjaan ini kami lakukan guna ikut berpartisipasi aktif dalam rangka gerakan antisipasi darurat pangan dihadapkan dengan kemarau panjang nantinya,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pimpin Upacara Mingguan, Kasdim 0415/Jambi Tekankan Fungsi Pengawasan

Nasional

Sinergitas TNI – Polri Bersama Masyarakat Wujudkan Boven Digoel Bersih Dan Nyaman

Nasional

Kasdam II/Swj : Nuzulul Qur’an, Introspeksi Diri dan Tingkatkan Kualitas Imtaq

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya : Janji Saya, Jadi Prajurit Bayar, Uang Dikembalikan..!

Nasional

Sambut Tahun Baru 2022, Kodam Cenderawasih Bantu Karang Taruna Numbay Gelar Bhakti Sosial

Nasional

Danrem 042/Gapu Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat

Nasional

Sambut HUT Ke 77, Persit KCK Koorcab Rem 042 Gelar Ziarah Rombongan Di TMP Satria Bhakti

Nasional

Hadiri HUT Jambi, Pangdam II/Sriwijaya Terima Penghargaan