Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Sabtu, 4 Maret 2023 - 16:51 WIB

Danrem 081/DSJ Ikuti Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2023

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2023, bertempat di Jakarta Internasional Expo Hall B1 dan B2, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Presiden Jokowi mengambil tema penguatan resiliensi berkelanjutan menghadapi bencana.

Dikutip dalam laman Setkab RI, Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan bahwa, saat ini semua negara tengah mewaspadai perubahan iklim yang berpotensi meningkatkan frekuensi bencana.

“Perubahan iklim itu menyebabkan frekuensi bencana alam di dunia naik drastis dan Indonesia menempati tiga teratas paling rawan bencana,” katanya.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Presiden juga mengungkapkan, frekuensi bencana di Indonesia naik 81 persen, dari 1.945 bencana di tahun 2010 menjadi 3.544 bencana di tahun 2022, yang meliputi banjir, letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi serta bencana alam dan non alam lainnya.

Oleh sebab itu, Presiden menegaskan, kesiapsiagaaan dan kewaspadaan menjadi kunci utama, baik tahap pra bencana, tanggap darurat, maupun pasca bencana. Semuanya harus disiapkan dan dikelola dengan baik.

Baca :  Trump Kalungkan Medali Perak untuk Messi, Argentina Akhiri Piala Dunia 2026 sebagai Runner-up

Lanjut, mantan Walikota Solo itu menekankan, tahap pra bencana sangat penting untuk memitigasi risiko serta meminimalisir korban dan kerugian akibat bencana. Dalam tahap pra bencana yang perlu dilakukan diawali dengan menyiapkan masyarakat, mengedukasi masyarakat, hingga memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat untuk langkah-langkah antisipasi.

Dalam tahapan pra bencana, Presiden Jokowi pun memberikan berbagai penekanannya. Mulai dari pentingnya sistem peringatan dini, memberikan edukasi bencana kepada masyarakat, serta tata ruang dan konstruksi yang harus menjadi perhatian khusus bagi dinas pekerjaan umum daerah dan badan perencanaan pembangunan daerah.

Baca :  Peserta Porwada SIWO PWI Jambi Membeludak, Jaring Atlet untuk Porwanas 2027

Presiden juga meminta, agar jajaran terkait memperhatikan peta kerawanan bencana dalam memberikan izin pendirian bangunan.

“Kita sudah punya peta di mana yang terjadi erupsi gunung berapi, di mana yang sering terjadi gempa, kita tahu semuanya. Mestinya mulai diwajibkan agar masyarakat yang mendirikan bangunan itu konstruksinya diarahkan, yaitu konstruksi-konstruksi yang anti gempa,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Bansos Ke Warga SAD Pasir Putih, Kapolres Bungo Terima 2 Pucuk Senpi Kecepek

Nasional

Sertu Agus Sukma Jaya Bekali Materi Saka dan Bela Negara Pada Raicab Pramuka

Nasional

Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Pantau Pasar Murah

Nasional

Sambil Patroli Malam, Babinsa Lakukan Komsos Bersama Warga

Nasional

Danrem 044/Gapo Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Kunjungi Agrowisata Tekno 44 di Desa Gelebek

Nasional

Jelang Purna Tugas Kapten Sartono, Koramil Jambi Timur Gelar Silaturahmi dan Makan Malam Bersama

Nasional

Babinsa Terus Ajak Warga Sukseskan TMMD Di Desa Talang Silungko

Nasional

Danrindam II/Swj Tutup Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri